• Majalah
  • Tabloid
Login / Daftar
  • Gadget & Selular
  • Komputer & Internet
  • Infotaimen & Hiburan
  • Wisata, Alam & Liburan
  • Olah Raga & Kesehatan
  • Profesional
  • Berita, Politik & Hukum
  • Anak
  • Pola Asuh & Keluarga
  • Fesyen & Gaya Hidup
  • Transportasi
  • Fotografi
  • Seni & Budaya
  • Maritim
  • Kuliner
  • Edisi Terbaru
 
Tweet
Follow Edisi
Scuba Diver AustralAsia Indonesia
3 Followers
Dengan mengaktifkan tombol Follow Edisi, Anda akan mendapatkan pemberitahuan melalui email saat majalah Scuba Diver AustralAsia Indonesia terbaru terbit.

Gunakan akun myedisi dengan proses pendaftaran singkat untuk menggunakan fitur ini.
Harga Cetak Rp. 40.000,- P. Jawa
Rp. 45.000,- Luar Jawa
Berlangganan
Jabodetabek
Rp. 256.000,- 8 Edisi / 12 Bulan
Rp. 448.000,- 16 Edisi / 24 Bulan
  • P. Jawa*
    Rp. 256.000,- 8 Edisi / 12 Bulan
    Rp. 448.000,- 16 Edisi / 24 Bulan
    Luar Jawa*
    Rp. 256.000,- 8 Edisi / 12 Bulan
    Rp. 448.000,- 16 Edisi / 24 Bulan
    *belum termasuk ongkos kirim

    Berlangganan untuk wilayah lainnyaTutup

Formulir Berlangganan

Scuba Diver AustralAsia Indonesia
Edisi 3/2011 vol.2 no.3 - 15 Juni 2011
Majalah Dua Bulanan
  • Fitur
  • Artikel
  • Editorial
  • Tentang Majalah
Cover Story Lokasi TK1, Selat Lembeh, Sulawesi Utara teknik Gambar ini diambil ketika menyelam malam. Kapal kami memiliki lampu minyak tanah
Terbit 15 Juni 2011
Tebal 100 halaman
Ukuran 20 x 26.2 cm

DEPARTMENTS

4 DIVE SLATE
6 SOUND OFF: Letters | Ask DAN
60 GEAR ‘N’ GADGETS
64 DIVE LOG
74 PROFIL
76 HIGHLIGHT
94 THE TEAM
97 DIVE MART

DESTINATION

16 DESTINATION: Terpesona Lucipara
28 DESTINATION: Memasuki Twilight Zone
40 DESTINATION: Mencicipi Maldives

FEATURES

34 THE MOVING PICTURE: Bermain Dengan Paus
72 DIGITAL SHOWDOWN: Dynamic Duo

GALLERIES

8 XTRAORDINARY DIVES: Filipina, Thailand, Spanyol, Laut Merah & Indonesia
46 THROUGH THE LENS : Imran Ahmad
66 THROUGH THE LENS : Eunice Effendi
98 ART: OLEH DEBI HENSHAW

MARINE LIFE

22 SEA SCIENCE: Menyelami Pikiran Oktopus
54 SPECIES SPOTLIGHT: A Royal Jack – Yellowtail Kingfish
56 ENVIRONMENT: Perangkap Ikan

16 Mei 2012

15 Feb 2012

15 Des 2011

15 Okt 2011

15 Agt 2011

15 Jun 2011

15 Apr 2011

15 Feb 2011

15 Des 2010

15 Okt 2010
Arsip Edisi
ARTIKEL

THROUGH THE LENS : Imran AhmadCover Story

Lokasi TK1, Selat Lembeh, Sulawesi Utara
teknik Gambar ini diambil ketika menyelam malam. Kapal kami memiliki lampu minyak tanah

Tweet

Oleh IMRAN AHMAD

DESTINATION: Terpesona Lucipara

Namanya terdengar bagai sebuah desa di Italia. Inilah kepulauan terpencil di perairan Laut Banda
yang pesona bawah airnya tak henti

Tweet

Oleh Fransiska Anggraini

DESTINATION: Memasuki Twilight Zone

Ambon ternyata tak kalah dengan Lembeh. Pulau indah yang penuh sejarah ini merupakan surga fotografi makro bawah air.

Tweet

Oleh Ronny Rengkung

DESTINATION: Mencicipi Maldives

Setelah menghabiskan liburan di Maldives, sangat bisa dimengerti mengapa kembali ke realita hidup sehari-hari terasa begitu berat.

Tweet

Oleh Scott Johnson

THROUGH THE LENS : Eunice Effendi

“Tidak setiap hari bisa begini,” merupakan perkataan yang sering terdengar setiap terbangun di sebuah pulau terpencil yang indah

Tweet

Oleh Fransiska Anggraini

Berserah Pada Kemewahan

Hingga hari ini saya masih belum bisa berhenti meromantisasi kisah bertema remaja yang kabur dari rumah, seperti tokoh Antoine Doinel dalam film The 400 Blows (Les Quatre Cents Coups) atau Holden Caulfield dalam buku The Catcher in the Rye. Saya ingin bisa seperti mereka, pergi begitu saja meninggalkan rutinitas dan pergi ke suatu tempat tanpa peduli konsekuensi yang akan dihadapi. Makanya setiap pergi daerah terpencil, sebetulnya saya malah senang kalau ponsel tidak berfungsi karena keterbatasan sinyal. Dapat melepaskan diri dari dering telepon, ping Blackberry Messenger, bunyi email atau SMS yang masuk merupakan kemewahan bagi saya.

Setiap orang berhak mendefinisikan kata "mewah" sesuai versinya sendiri-sendiri. Di edisi ini saya ingin mengajak untuk mengintip beberapa versi kemewahan, seperti melihat fenomena coral spawning di Lucipara, Maluku ("Terpesona Lucipara", hal 16) atau berlibur ke Maldives, negara terendah di dunia yang diramalkan akan hilang terendam air bila volume air laut terus meningkat ("Mencicipi Maldives", hal 40). Memasuki Twilight Zone di Laha, Ambon untuk berburu foto makro juga mencengangkan (hal 28). Berbincang dengan dua tokoh perfilman bawah air pemenang tujuh Emmy Award, Howard dan Michele Hall, pun tak kalah merupakan kesempatan langka ("Napak Tilas Sineas Dokumenter", hal 34). Simak penelitian menarik tentang kecerdasan mimic octopus yang dilakukan Dr Crissy Huffard ("Menyelami Pikiran Oktopus", hal 22). Melihat melimpahnya ikan yang terperangkap di jaring Fish Aggregating Device (FAD) memang mengagumkan, namun kita harus kritis mempertanyakan keramahannya terhadap lingkungan ("Perangkap Ikan", hal 56).
Di musim liburan ini, tidak ada salahnya untuk melarikan diri sejenak dari rutinitas hidup sehari-hari dan berserah diri pada kemewahan. Apa pun itu artinya menurut Anda.

Fransiska Anggraini

Editor-in-Chief

Merupakan majalah dua bulanan yang menjadi sumber informasi dunia selam global yang terpercaya bagi para pecinta bahari di Indonesia, majalah Scuba Diver AustralAsia Indonesia ingin mengembangkan dunia selam Indonesia dalam segala aspek.

Mulai dari memperkenalkan destinasi menyelam yang ada di Indonesia maupun Asia Pasifik, ikut mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup, hingga membangun minat masyarakat terhadap dunia selam lewat berbagai artikel dan foto-foto menawan.

Website

Twitter

Facebook

RSS Feed

Media Kit
Publikasi lain dari Medialink Indonesia
Twitter Facebook Tumblr Blog Get Satisfaction Newsletter RSS Feed
Informasi Layanan Tanya Jawab Kontak Syarat & Ketentuan Kebijakan Privasi