Kuliner > LeZAT Wirausaha > Edisi 33
Nasi Goreng Jawa Pak Kartolo
Oleh Tim LeZAT / 2 Februari 2012 11:38:36 WIB
Nasi goreng Jawa ? Siapa yang tidak tahu makanan tersebut. Makanan yang sudah familiar dan merakyat, karena makanan tersebut memang makanan khas Nusantara kita.
Foto: Dapur LeZAT / Fotografer: Bambang
Sesuai namanya Nasi goreng Jawa, olahan nasi ini memang
berasal dari Jawa yang memiliki penampilan dan aroma yang
sangat khas. Bandingkan saja dengan olahan nasi goreng
yang selama ini kita kenal. Kebanyakan nasi gorengnya tidak banyak
menggunakan bumbu dan justru pemakaian sausnya seperti saus
tomat, minyak wijen, kecap asin dan lain sebagainya.
Sedangkan nasi goreng Jawa yang bergaya kampung ini, rasa
sedapnya didapatkan dari pemakaian banyak bumbunya. Jenis
olahannya sendiri sebenarnya tak jauh berbeda dengan olahan nasi
goreng lainnya mulai dari pedagang kaki lima hingga resto.
Dari sekian banyak orang yang berjualan Nasi Goreng
Jawa, boleh dibilang, Supoji Sudarta (51), seorang bapak
asli Lamongan yang kerap disapa pak Kartolo ini cukup
jeli menangkap peluang usaha kuliner dan menjadikan
Nasi Goreng Jawa sebagai menu andalan yang banyak
dipesan.
“Saya sendiri kurang tahu, kenapa banyak orang
yang bilang kalau wajah saya ini mirip pelawak Cak
Kartolo. Malah ada yang bilang, cocok jadi adiknya. Selain
itu kebiasaan saya untuk selalu guyon dalam melayani
pembeli itu adalah kebiasaan saya. Dengan guyon itu bisa
mempererat ikatan persaudaraan terhadap pembeli,” ucap
Pak Kartolo.
Penasaran dengan Nasi Goreng Jawa Pak Kartolo ? Gerobak
nasi goreng Jawa Pak Kartolo cukup mudah dijumpai. Berada
di bawah jembatan penyeberangan Tunjungan Center (TC)
disisi Tanjung Anom. Begitu belok kanan menuju Tanjung Anom,
lokasinya dekat parkir sepeda motor. Untuk menikmati nasi goreng
Jawa racikan Pak Kartolo, bisa dipastikan harus mengantri.
berasal dari Jawa yang memiliki penampilan dan aroma yang
sangat khas. Bandingkan saja dengan olahan nasi goreng
yang selama ini kita kenal. Kebanyakan nasi gorengnya tidak banyak
menggunakan bumbu dan justru pemakaian sausnya seperti saus
tomat, minyak wijen, kecap asin dan lain sebagainya.
Sedangkan nasi goreng Jawa yang bergaya kampung ini, rasa
sedapnya didapatkan dari pemakaian banyak bumbunya. Jenis
olahannya sendiri sebenarnya tak jauh berbeda dengan olahan nasi
goreng lainnya mulai dari pedagang kaki lima hingga resto.
Dari sekian banyak orang yang berjualan Nasi Goreng
Jawa, boleh dibilang, Supoji Sudarta (51), seorang bapak
asli Lamongan yang kerap disapa pak Kartolo ini cukup
jeli menangkap peluang usaha kuliner dan menjadikan
Nasi Goreng Jawa sebagai menu andalan yang banyak
dipesan.
“Saya sendiri kurang tahu, kenapa banyak orang
yang bilang kalau wajah saya ini mirip pelawak Cak
Kartolo. Malah ada yang bilang, cocok jadi adiknya. Selain
itu kebiasaan saya untuk selalu guyon dalam melayani
pembeli itu adalah kebiasaan saya. Dengan guyon itu bisa
mempererat ikatan persaudaraan terhadap pembeli,” ucap
Pak Kartolo.
Penasaran dengan Nasi Goreng Jawa Pak Kartolo ? Gerobak
nasi goreng Jawa Pak Kartolo cukup mudah dijumpai. Berada
di bawah jembatan penyeberangan Tunjungan Center (TC)
disisi Tanjung Anom. Begitu belok kanan menuju Tanjung Anom,
lokasinya dekat parkir sepeda motor. Untuk menikmati nasi goreng
Jawa racikan Pak Kartolo, bisa dipastikan harus mengantri.
Komentar Anda
TERHUBUNG DENGAN MYEDISI
-
Direkomendasikan
-
Aktivitas Teman



Es Krim Cokelat Goreng
JACK M-phal






