Kiat sukses produksi susu premium

Majalah Agrina - Edisi 276
23 Februari 2018

Majalah Agrina - Edisi 276

Pencatatan riwayat sapi bisa mengurangi beban biaya produksi. Saat kebanyakan peternak sapi perah hanya memproduksi susu sekitar 11- 12 liter/ekor/hari. / Foto : Windi Listianingsih

Agrina
Saat kebanyakan peternak sapi perah hanya memproduksi susu sekitar 11- 12 liter/ekor/hari, ada peternak yang mampu menghasilkan susu 16-20 lt/ekor/ hari. Produksi melimpah dan kualitas terjaga. Apa resep mereka agar beroleh susu berkualitas premium? Adalah Septian Jasiah Wijaya, peternak sapi perah di Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat (Jabar) yang memproduksi susu sebanyak 16-17 lt/ekor/hari.

Awalnya produksi Tian, sapaannya, sekitar 4-7 lt/ekor/ hari. “Dulu dapat 7 liter itu sudah seneng banget,” ujarnya. Peserta pelatihan ternak sapi perah ‘Fonterra Dairy Scholarship 2016’ ini menuturkan pentingnya mencatat data riwayat sapi, seperti silsilah keluarga, produksi susu, kebutuhan pakan, dan biaya operasional.

“Peternak itu nggak melihat sapinya nggak produktif bertahun-tahun karena masih keluar susu. Padahal kalau dihitung cost-nya sudah minus,” ungkap dia. Data itu menunjukkan sapi yang produktif meng hasilkan susu dan tidak. Setelah mengikuti pelatihan, Tian fokus mengurangi populasi sapi.

“Sapi yang tidak produktif dilihat dari produksi susu, bobot badan. Saya treatment dulu satu ekor. Kira-kira nggak bisa diperbaiki, kita jual,” katanya kepada AGRINA. Karena itu, ia merasionalisasi dari 130 ekor sapi perah menjadi 49 ekor untuk efisiensi pengelolaan. Di Parompong, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jabar, Fani M.

Zaelani sebelumnya memproduksi susu sapi sebanyak 18 lt/ekor/hari. Berkat memberi perhatian yang cukup pada sapi, peserta FDS 2016 ini bisa menaikkan produksi jadi 20 lt/ekor/hari. Caranya menggunakan genetik yang bagus dan memenuhi kebutuhan nutrisi dengan pakan berkualitas sejak sapi dilahirkan, disapih, hingga dewasa.

Majalah Agrina dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI