Teknologi budidaya padi sesuai varietas

Majalah Agrina - Edisi 285
12 Maret 2018

Majalah Agrina - Edisi 285

Jarak tanam terbaik untuk IPB 3S adalah 30 cm x 10 cm dengan jumlah 15 bibit per lubang.

Agrina
Setiap varietas padi harus ditanam dengan teknologi tertentu agar potensi hasilnya terealisasi. Demikian ungkap Dr. Ir. Sugiyanta, M.Si, Dosen sekaligus Ketua Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, IPB pada Gelar Inovasi Teknologi di Subang, Jabar, beberapa waktu lalu.

Varietas padi IPB 3S dengan potensi hasil 11,2 ton/ha misalnya, akan memberi hasil panen lebih rendah ketika tidak ditanam dengan teknologi budidaya yang tepat sesuai karakternya. “Ini yang terjadi kalau semua pelepasan varietas ditanam dengan teknologi yang ada. Seharusnya, memperoleh satu paket teknologi tertentu yang sesuai dengan genetiknya,” ujar Sugiyanta. Seperti apa teknologi tepat guna untuk padi varietas IPB 3S?

Mengenal Karakter. Menurut pakar agronomi itu, varietas IPB 3S merupakan padi persilangan tipe baru dengan asal persilangan IPB 6-d-10s-1-1- 1/Fatmawati. Karena tipe persilangan baru, karakter yang dihasilkan pun khusus, seperti daun bendera tegak ke atas dan anakan produktif sedikit, hanya 7-11 batang/bibit berupa anakan primer.

Dengan jumlah anakan produktif yang sedikit, kata Sugiyanta, “Kalau menanam dengan populasi dan jarak tanam yang sama dengan Ciherang, pasti dapat hasil lebih rendah.” Umur varietas ini sekitar 112 hari, tahan terhadap penyakit tungro, dan agak tahan terhadap blas ras 033 serta hawar daun bakteri. Tekstur nasinya pulen dengan kadar amilosa berkisar 21,6%.

Majalah Agrina dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI