Jurus bulog stabilkan harga pangan

Majalah Agrina - Edisi 289
5 Juli 2018

Majalah Agrina - Edisi 289

BUDI WASESO (memegang bendera) saat melepas pasokan pangan ke pasar. / Foto : TRY SURYA ANDITYA

Agrina
Dalam upaya menstabilkan harga pangan ditingkat produsen maupun konsumen, Bulog akan mengombinasikan program penugasan pemerintah dan aktivitas komersial. Selain itu Bulog juga melakukan intervensi pasar pangan nonberas. Kegiatan ini dimulai sejak Juni lalu bertepatan dengan persiapan Hari Raya Idul Fitri. Berikut strategi Bulog dalam menjamin ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga pangan.

Melibatkan Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan, seperti beras, daging kerbau dan daging sapi beku daging ayam, serta komoditas pangan lainnya, Bulog menggandeng Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya.

Budi Waseso, Direktur Utama Perum Bulog mengatakan, kerjasama Bulog dengan Kodam Jaya dilakukan di tujuh titik wilayah Jabodetabek dengan melibatkan prajurit-prajurit TNI dan masyarakat sekitar batalion. Sementara kerjasama dengan Polda Metro Jaya berlangsung di 10 titik wilayah Jabodetabek dengan sasaran tempat-tempat yang ramai. Seperti kelurahan, pasar, rumah susun, dan ruang publik lainnya.

“Komoditas beras, gula, minyak, tepung terigu, dan daging kebau kami sediakan dengan brand ‘KITA’ milik Bulog dengan kualitas terbaik,” ungkap Buwas, sapaan akrbanya saat pelepasan giat ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga di Gudang Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (6/6).

Majalah Agrina dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI