Maskapai perketat aturan untuk hewan

Majalah airmagz - Edisi 37
14 Maret 2018

Majalah airmagz - Edisi 37

Manusia terdorong untuk selalu membawa serta hewan peliharaannya. / Foto : foxnews.com

airmagz
Baru-baru ini insiden kurang mengenakkan menimpa gadis kecil saat terbang dari Phoenix menuju Portland, Oregon. Ketika itu, ia duduk di barisan kursi pertama bersebelahan dengan penumpang yang membawa anjing peliharaan ke dalam kabin pesawat. Gadis cilik berumur 6 tahun itu pun mendekati sang anjing untuk sekadar bermain. Namun tak disangka-sangka, hewan peliharaan tersebut malah menyerang dahinya hingga terluka.

Salah seorang penumpang, Todd Rice, kemudian mengunggah kejadian ini ke Twitter dan menjadi viral. Dia menyesalkan kebijakan pihak maskapai yang membolehkan seekor anjing masuk ke dalam kabin. “Saya tidak akan naik pesawat Southwest lagi,” tulis Rice di media sosialnya. Imbasnya, prosedur maskapai soal boleh atau tidaknya hewan masuk pesawat pun menimbulkan perdebatan di tengah publik.

Pihak maskapai Southwest kemudian menanggapi positif cuitan Rice ini. Southwest mengapresiasinya karena telah berbagi informasi . Southwest memast ikan, bahwa keselamatan tetap jadi prioritas utamanya dan akan segera menyelesaikan permasalahan ini. Komentar dari para netizen pun bermunculan. Menimbulkan polemik.

Sebagian dari mereka menilai, hewan yang menggigit gadis cilik di dalam pesawat itu tergolong service animal dan memiliki hak legal untuk berada di dalam pesawat. Ada juga yang berpendapat bahwa kalau anjing itu benar-benar service animal yang sudah terlatih, seharusnya bisa mentoleransi sikap anak kecil itu dan bukan malah menggigitnya.

Majalah airmagz dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI