Fenomena gelombang beku Danau Abraham

Majalah airmagz - Edisi 48
7 Februari 2019

Majalah airmagz - Edisi 48

Danau Abraham merupakan danau buatan di Sungai utara Saskatchewan. / Foto : dailymail.co.uk

airmagz
Danau merupakan salah satu tujuan wisata cukup popular di banyak negara. Tapi, ada satu fenomena unik yang terjadi di Danau Abraham, Kanada, ketika musim dingin tiba. Fenomena tersebut adalah munculnya banyak gelembung beku pada danau yang terletak di Provinsi Alberta itu. Pemandangan tidak biasa itu terlihat sangat menawan bagi wisatawan yang datang dan merupakan salah satu spot favorit para fotografer ketika musim dingin. Danau Abraham merupakan danau buatan di Sungai Utara Saskatchewan, bagian barat Alber ta, Kanada.

Danau itu dibuat pada 1972 untuk menyokong keberadaan Bendungan Bighorn. Nama Abraham diambil dari salah satu penghuni lembah Sungai Saskatchewan di abad ke- 19, Silas Abraham. Gelembung-gelembung beku yang muncul di danau merupakan gas metana yang dihasilkan dari tumbuhan ser ta organisme di dasar danau. Gas metana yang menuju ke atas permukaan danau itu kemudian tertahan oleh air yang perlahanlahan membeku akibat suhu sangat rendah. Fenomena alam tersebut memang terlihat sangat mengesankan dan instagramable bagi para wisatawan yang datang. Tapi, di balik keindahan yang terlihat, rupanya danau dengan gelembung beku itu menyimpan potensi bahaya.

Gas metana merupakan bagian dari senyawa hidrokarbon dan merupakan komponen utama gas alam. Gas ini merupakan jenis gas yang tidak memiliki warna dan bau serta mudah terbakar jika konsentrasinya sekitar 5-15 persen di udara. Mengingat adanya potensi bahaya dari gelembung-gelembung beku tersebut, maka pegelola Danau Abraham memasang papan per ingatan di sek itar danau. Peringatan tersebut berisi agar para pengunjung danau tidak bermain api.

Majalah airmagz dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI