Asmaul Husna: Perjalanan Ruhani Menyatukan Hati Dengan Allah

Eceran Digital
Rp. 42,500
Pratinjau

Asmaul Husna

Untuk sampai pada tingkat cinta tertinggi kepada Allah, seseorang harus menempuh Syariat, mengikuti Thariqat, dan menemukan Hakikat. Syariat, Thariqat dan Hakikat akan mengantarkan kita meraih Ma’rifat.

Siapa yang ingin Ma’rifat, dia harus belajar ilmu Hakikat, yaitu mengetahui apa sesungguhnya di balik yang terlihat. Ketiga jalan tersebutlah yang mengantarkan kita pada Ma’rifat. Manakala kita sudah bisa Ma’rifat, di situlah Allah membuka hijab, kita bisa tahu rahasia di balik rahasia. Tidaklah heran bila ada orang-orang tertentu yang memiliki keistimewaan dan bisa meraskan keajaiban-keajaiban yang tidak bisa dilogikakan oleh akal pikiran.

Mengulang sukses buku Mukjizat Asmaul Uzma, dan memenuhi keinginan para pembaca, kini penulis memantapkan kembali buku tersebut dengan judul baru “ASMAUL HUSNA, Perjalanan Ruhani Menyatukan Hati Dengan Allah.” Pembaca akan diajak menempuh perjalanan ruhani menyatukan kehendak hati dengan kehendak Allah. Bersatunya kehendak hati dengan kehendak Allah akan menghadirkan kenikmatan batin yang tiada tara sebelum berjumpa Allah di akhirat.

Perjalanan ruhani ini sesungguhnya adalah perjalanan memasuki syurga dunia. Ibnu Taimiyah berkata: “Siapa yang tidak masuk ke dalam syurga dunia, maka dia tidak akan bisa masuk syurga akhirat.” Pada waktunya nanti pembaca akan merasakan keindahan hidup dan mengalami hal-hal yang membahagiakan. Bahkan tidak mustahil akan menikmati hal-hal yang menakjubkan. Dengan mengeksplorasi Asmaul Husna, kita akan meraih sukses berkelanjutan. Dengan mengambil sumber kekuatan Asmaul Husna, kita akan sanggup memberdayakan seluruh kemampuan dan potensi diri termasuk kecerdasan. Dengan terus meng-update ruh dan jiwa Asmaul Husna, kita seperti baru bangkit dan dilahirkan kembali. Fisik tampil penuh kekuatan dan jiwa bangkit penuh energi yang terus terbarukan.

Kepada Ustaz H. Saifuddin Aman, kami ucapkan terima kasih, semoga buku ini memberikan manfaat besar bagi siapa saja yang membaca dan mengamalkannya. Insya Allah juga menjadi amal shaleh yang akan terus berlanjut pahalanya ila yaumil qiyamah. Amin.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Ustadz H. Saifuddin Aman
Editor: Tim AMP Press

Penerbit: Al Mawardi Prima
ISBN: 9789793862835
Terbit: Februari 2016, 340 Halaman
Edisi digital buku ini hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Ikhtisar

Untuk sampai pada tingkat cinta tertinggi kepada Allah, seseorang harus menempuh Syariat, mengikuti Thariqat, dan menemukan Hakikat. Syariat, Thariqat dan Hakikat akan mengantarkan kita meraih Ma’rifat.

Siapa yang ingin Ma’rifat, dia harus belajar ilmu Hakikat, yaitu mengetahui apa sesungguhnya di balik yang terlihat. Ketiga jalan tersebutlah yang mengantarkan kita pada Ma’rifat. Manakala kita sudah bisa Ma’rifat, di situlah Allah membuka hijab, kita bisa tahu rahasia di balik rahasia. Tidaklah heran bila ada orang-orang tertentu yang memiliki keistimewaan dan bisa meraskan keajaiban-keajaiban yang tidak bisa dilogikakan oleh akal pikiran.

Mengulang sukses buku Mukjizat Asmaul Uzma, dan memenuhi keinginan para pembaca, kini penulis memantapkan kembali buku tersebut dengan judul baru “ASMAUL HUSNA, Perjalanan Ruhani Menyatukan Hati Dengan Allah.” Pembaca akan diajak menempuh perjalanan ruhani menyatukan kehendak hati dengan kehendak Allah. Bersatunya kehendak hati dengan kehendak Allah akan menghadirkan kenikmatan batin yang tiada tara sebelum berjumpa Allah di akhirat.

Perjalanan ruhani ini sesungguhnya adalah perjalanan memasuki syurga dunia. Ibnu Taimiyah berkata: “Siapa yang tidak masuk ke dalam syurga dunia, maka dia tidak akan bisa masuk syurga akhirat.” Pada waktunya nanti pembaca akan merasakan keindahan hidup dan mengalami hal-hal yang membahagiakan. Bahkan tidak mustahil akan menikmati hal-hal yang menakjubkan. Dengan mengeksplorasi Asmaul Husna, kita akan meraih sukses berkelanjutan. Dengan mengambil sumber kekuatan Asmaul Husna, kita akan sanggup memberdayakan seluruh kemampuan dan potensi diri termasuk kecerdasan. Dengan terus meng-update ruh dan jiwa Asmaul Husna, kita seperti baru bangkit dan dilahirkan kembali. Fisik tampil penuh kekuatan dan jiwa bangkit penuh energi yang terus terbarukan.

Kepada Ustaz H. Saifuddin Aman, kami ucapkan terima kasih, semoga buku ini memberikan manfaat besar bagi siapa saja yang membaca dan mengamalkannya. Insya Allah juga menjadi amal shaleh yang akan terus berlanjut pahalanya ila yaumil qiyamah. Amin.

Pendahuluan / Prolog

Pengantar
Alhamdu Lillah, segala puji bagi Allah. Allah Maha Sempurna. Allah pemilik Asmaul Husna, maka berdoalah dengannya. Allah pemilik Asmaul Husna, maka berakhlaklah dengannya. Allah yang mengangkat manusia menjadi khalifah-Nya, maka bertindaklah atas nama-Nya. Nama Allah hanya untuk Zat-Nya, tetapi Allah telah membuatnya menjadi fitrah manusia, dan menjadikannya sebagai sumber energi yang terus terbarukan bagi manusia. Maka larutkan diri Anda ke dalam Asmaul Husna, Anda akan mendapatkan kekuatan dahsyat, Anda akan merasakan hidup lebih bermakna dan bermanfaat, Anda akan merasakan gairah hidup dalam kedamaian tanpa beban laksana baru saja dilahirkan kembali, Anda akan sampai pada puncak transendensi/spiritualitas yang tinggi. Teruslah berzikir menyebut Asmaul Husna, Allah akan menunjukkan keajaiban-Nya.

Untuk Anda yang punya harapan dan cita-cita! Untuk Anda yang menghadapi problematika hidup! Untuk Anda yang dilanda kebingungan atau ketidakjelasan ke mana akan mengarah! Untuk Anda yang ingin terbebas dari kejamnya dunia! Untuk Anda yang ingin sukses dan berjaya dalam karir dan usaha! Semuanya, kembalilah kepada Allah dengan meng-ihsha’ Asmaul Husna. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah mempunyai sembilan puluh sembilan nama, maka siapa yang meng-ihsha’-nya (mengeksploitasi) dia akan masuk syurga (HR. At-Tirmidzi). Syurga Allah akan kita nikmati di dunia sebagai DP (down payment) atau pembayaran di muka, dan syurga yang kekal akan kita nikmati di akhirat.

Dari buku ini Anda akan mendapatkan pengetahuan tentang Asmaul Husna, Anda akan termotivasi meraih keberhasilan dengan melarutkan diri bersama Allah seraya menyebut Asmaul Husna. Anda akan mampu menempuh perjalanan ruhani menyatukan hati dengan Tuhan. Anda bisa mempertemukan keinginan Anda dengan kehendak Tuhan. Dialah pemilik hak untuk memberi atau menolak. Semua kekayaan dan semua yang Anda inginkan ada di tangan Allah, maka mintalah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna yang menyatukan keinginan hati Anda dengan kehendak Allah. Allah Swt berfirman dalam Surat Al-A’raf

ayat 180: Artinya: Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.

Ibnu Abbas menafsirkan kata “yulhidun” dengan kalimat: menyimpang dari kebenaran, mendustakan yakni tidak percaya. Sedangkan Qotadah menafsirkannya: menyekutukan yakni tidak percaya seratus persen akan kekuatannya. Pesan yang kita dapatkan dari ayat tersebut adalah bahwa memang banyak orang yang tidak yakin akan kedahsyatan Asmaul Husna. Tetapi biarlah itu menjadi urusan mereka sendiri. Yang pasti Allah telah memberikan peringatan: “Tinggalkan mereka yang mendustakan Asmaul Husna, karena mereka akan mendapatkan balasan atas apa yang mereka lakukan.” Maka sesuai dengan perintah Allah, kewajiban kita adalah berdoa dengan Asmaul Husna dari dalam hati yang penuh keyakinan. Tugas kita adalah mengantarkan dan mempertemukan hati agar bisa menyatu dengan Tuhan. Sesudah itu serahkan kepada Allah, Dia yang akan mengabulkan dan menghadirkan keajaiban.

Akhirnya, kami ucapkan terima kepada para pihak yang membantu terbitnya buku. Terima kasih kepada para pembaca dan jamaah taklim yang menjadikan buku ini sebagai buku pegangan. Kami doakan semoga Allah memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup kita menjadi lebih baik.

Terima kasih saya, H. Saifuddin Aman, kepada orangorang tercinta, yaitu: • Hj. Rusmiati (istri). • Fieq Faiq (anak). • Asyrof Al-Aulia (anak). Pengorbanan dan pengertian kalianlah yang membuat hidup ini terasa indah bersama Allah. Ketulusan kalianlah yang membuat hidup ini terasa sangat bermakna.

“Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini” (QS. Al-Kahfi: 10)

Daftar Isi

Sampul
Pengantar Penerbit
Pengantar penulis
Daftar Isi
     BAB I - Larut Dalam Nama Allah Mustahil Menjadi Mungkin
     Keajaiban itu benar-benar terjadi - Kisah Pendaratan Darurat Pesawat Garuda
     Keajaiban itu benar-benar terjadi - Kisah Pertempuran Laut Arafuru Pembebasan Irian Barat
     Yakinilah, Anda bisa meraih hal-hal yang luar biasa
     Nikmatnya menjadi seorang Sufi
     Apa yang ditempuh supaya bisa berakhlak sufi?
     Kelebihan Orang-orang Sufi
Manusia Dan kerinduannya kepada Allah
     Allah, Dialah Yang DitujuAllah, Ridha-Nya Yang Dicari
     Fitrah
     Suara Hati
     Keajaiban hati
Hakikat kalimat Syahadat Dan Daya Dobraknya
     Makna Syahadat
     Syarat diterimanya syahadat
     Rahasia Syahadat
     Kekuatan Syahadat
     Syahadat Yang Menggetarkan Kalbu
     Pengaruh Syahadat Terhadap Pola Hidup
Asmaul Husna Dan Keistimewaanya
     Arti sebuah nama dan rahasianya
     Istimewanya nama yang disebutkan Allah
Inilah nama-nama Allah dan kedahsyatannya
     Allah = Lafzhul Jalalah
     Ar-Rahmaan = Yang Maha Pemurah
     Ar-Rahim = Maha Penyayang
     Al-Malik = Maha Raja
     Al-Qudduus = Maha Suci
     As-Salaam = Maha Penyelamat
     Al-Mu’min = Maha Pengaman
     Al-Muhaimin = Maha Memelihara
     Al-‘Aziiz = Maha Perkasa
     Al-Jabbaar = Maha Pemaksa
     Al-Mutakabbir = Maha Megah
     Al-Khaaliq = Maha Pencipta
     Al-Baari’ = Maha Mengadakan
     Al-Mushawwir = Maha Membentuk
     Al-Ghaffaar = Maha Pemaaf
     Al-Qahhaar = Maha Mengalahkan
     Al-Wahhaab = Maha Pemberi
     Ar-Razzaaq = Maha Pemberi Rezeki
     Al-Fattaah = Maha Pembuka
     Al-‘Aliim = Maha Mengetahui
     Al-Qaabidh = Maha Mencabut
     Al-Baasith = Maha Melapangkan
     Al-Khaafidh = Maha Merendahkan
     Ar-Raafi’ = Maha Meninggikan
     Al-Mu’izzu = Maha Memuliakan
     Al-Mudzill = Maha Menghinakan
     As-Samii’ = Maha Mendengarkan
     Al-Bashiir = Maha Melihat
     Al-Hakam = Maha Menetapkan hukum
     Al-‘Adl = Maha Adil
     Al-Lathiif = Maha Lembut
     Al-Khabiir = Maha Mengetahui
     Al-Haliim = Maha Penyantun
     Al-‘Azhiim = Maha Agung
     Al-Ghafuur = Maha Pemaaf
     Asy-Syakuur = Maha MenerimaSyukur
     Al-‘Aliyy = Maha Tinggi
     Al-Kabiir = Maha Besar
     Al-Hafiizh = Maha Penjaga
     Al-Muqiit = Maha Memberi Kekuatan
     Al-Hasiib = Maha Memperhitungkan
     Al-Jaliil = Maha Luhur
     Al-Kariim = Maha Mulia
     Ar-Raqiib = Maha Pengawas
     Al-Mujiib = Maha Mengabulkan
     Al-Waasi’ = Maha Luas
     Al-Hakiim = Maha Bijaksana
     Al-Waduud = Maha Menyintai
     Al-Majiid = Maha Mulia
     Al-Baa’its = Maha Membangkitkan
     Asy-Syahiid = Maha Menyaksikan
     Al-Haqq = Maha Benar
     Al-Wakiil = Maha Pemelihara Penyerahan
     Al-Qawiyy = Maha Kuat
     Al-Matiin = Maha Kokoh
     Al-Waliyy = Maha Melindungi
     Al-Hamiid = Maha Terpuji
     Al-Muhshii = Maha Menghitung
     Al-Mubdi’ = Maha Memulai
     Al-Mu’iid = Maha Mengembalikan
     Al-Muhyii = Maha Menghidupkan
     Al-Mumiit = Maha Mematikan
     Al-Hayyu = Maha Hidup
     Al-Qayyuum = Maha Mandiri
     Al-Waajid = Maha Mengadakan
     Al-Maajid = Maha Mulia
     Al-Waahid = Maha Tunggal
     Ash-Shamad = Maha Yang Dituju
     Al-Qadiir = Maha Kuasa
     Al-Muqtadir = Maha Kuasa
     Al-Muqaddim = Maha Mendahulukan
     Al-Muakhkhir = Maha Mengakhirkan
     Al-Awwal = Maha Pemula
     Al-Aakhir = Maha Akhir
     Azh-Zhaahir = Maha Nyata
     Al-Baathin = Maha Tersembunyi
     Al-Waalii = Maha Memerintah
     Al-Muta’aalii = Maha Tinggi
     Al-Barr = Maha Dermawan
     At-Tawwaab = Maha Menerima Taubat
     Al-Muntaqim = Maha Pembalas
     Al-‘Afuww = Maha Pengampun
     Ar-Rauuf = Maha Pengasih
     Maalikul Mulk = MahaMemiliki Kerajaan
     Dzul Jalaali Wal Ikraam = Maha Memiliki Kebesarandan Kemuliaan
     Al-Muqsith = Maha Adil
     Al-Jaami’ = Maha Mengumpulkan
     Al-Ghaniyy = Maha Kaya
     Al-Mughnii = Maha Mencukupkan
     Al-Maani’ = Maha Mencegah
     Adh-Dhaarr = Maha Pemberi Derita
     An-Naafi’ = Maha Memberi Manfaat
     An-Nuur = Maha Bercahaya
     Al-Haadii = Maha Memberi Petunjuk
     Al-Badii’ = Maha Pencipta Keindahan
     Al-Baaqii = Maha Kekal
     Al-Waarits = Maha Mewarisi
     Ar-Rasyiid = Maha Cerdas
     Arti Ash-Shabuur = Maha Penyabar
Menemukan Sumber kekuatan Asmaul Husna (Eksplorasi Asmaul Husna)
Anda Adalah Keajaiban Dunia
     Eksploitasi kekuatan Andayang bersumber dari Asmaul Husna
     Menggali Kecerdasan Diri Dari Asmaul Husna
     Pertama : Ma’rifatullah.
     Kedua : Ma’rifatunnafsi.
     Fenomena dan Hakikat Ma’rifatullah
     Tiga Cara Ma’rifatullah
     Menyingkirkan Blokade Penghambat Keberhasilan
asmaul husna untuk kesejahteraan hidup
     Tujuh Kecerdasan Plus Tiga
     Meningkatkan Kecerdasan
     Menetapkan spesifikasi pekerjaan
     Berangkat dari hobi
     Berangkat dari kecondongan atau ketertarikan
Kompetensi Asmaul Husna
Tujuh Kompetensi
     1. Punya Inisiatif.
     2. Punya Kreatifitas.
     3. Punya Keahlian dan keterampilan.
     4. Punya kemampuan menganalisis dan menilai.
     5. Bisa menghasilkan sesuatu untuk diri sendiri dan oranglain.
     6. Punya kemampuan menggerakkan orang lain (pemimpin).
     7. Pandai mengkomunikasikan dengan publik.
Mengamalkan Syahadat Dan Asmaul Husna
     Mengapa harus bersyahadat?
     Pengamalan Substansi berupa ibadah dan kepatuhan
     Pengamalan Kalimat berupa zikir dan doa
     Ketahui masalahnya sebelum berdoa
     Berdoa dengan Asmaul Husna secara khusus
     Software atau perangkat lunak Asmaul Husna
Daftar Pustaka
Tentang penulis

Kutipan

Asmaul Husna Dan Keistimewaanya
Arti sebuah nama dan rahasianya

Ketika ayah dan ibu Anda memberi sebuah nama untuk Anda, mereka pasti mempunyai optimisme yang besar akan apa yang terkandung di dalamnya. Orang tua Anda pasti memiliki tujuan di balik nama Anda, di samping tentunya ada rahasianya. Selayaknya Anda mencaritahu dan menanyakan tujuan dan rahasia itu. Nama yang dipilihkan dan diberikan kepada Anda, bagi mereka adalah harapan kebaikan untuk Anda dan kedua orang tua Anda. Karena itu, prilaku Anda seharusnya mencerminkan nama Anda. Anda harus bekerja keras dan berjuang sekuat kemampuan untuk merealisasikan tujuan dan makna yang terkandung dalam nama Anda. Jika Anda tahu, maka nama itu bisa menjadi motivasi bagi Anda. Nama itu bisa menyemangati Anda untuk meraih sukses dan bahagia.

Sebagai seorang muslim, jangan Anda terjebak dalam kata-kata Sastrawan Shakespeare yang menyatakan “Apalah arti sebuah nama.” Nama bagi seorang muslim adalah doa dan harapan. Nanti di akhirat, Allah akan memanggil setiap orang dengan nama-nama yang indah. Rasulullah Saw seringkali ketika kedatangan tamu seorang muslim yang namanya tidak memberikan arti optimisme, beliau menggantinya.

Istimewanya nama yang disebutkan Allah

Kalau satu nama yang diberikan orang tua saja sudah begitu besar makna dan pengaruhnya bagi Anda, bagaimana kalau nama itu diberikan oleh Allah. Allah memberikan nama dan sebutan kepada hamba-Nya yang terpilih. Anda tahu nama para nabi dan rasul? Nama-nama mereka menunjukkan karakter, sifat, kepribadian, akhlak dan bahkan tujuan. Dan Allah juga memberikan nama-nama untuk Zat-Nya. Nama-nama untuk Zat-Nya disebut Asmaul Husna, yang di dalamnya terkandung sifat, pekerjaan, kehendak, tujuan, hal-hal yang menakjubkan, dan tanda-tanda kebesaran-Nya. Nama-nama itu untuk Zat-Nya, tetapi apa yang terkandung di dalamnya diberikan kepada manusia. Maka gunakan Asmaul Hunsa untuk meraih hal-hal yang luar biasa.