Kiat Sukses Belajar Melalu TBJ

Eceran Digital
Rp. 15,000
Pratinjau

Kiat Sukses Belajar Melalu TBJ

Puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis bisa menyelesaikan penulisan buku “KIAT SUKSES BELAJAR MELALUI TBJ, Maksimalkan Pengalaman sebagai Sumber Belajar.” Buku ini penulis persembahkan kepada:

1. Orang tuaku, yang sangat Aku cintai yaitu Abdullah dan Eli Wali, yang selalu memberikan dorongan agar selalu menjadi yang terbaik.

2. Keluarga kecilku, istriku Iin Istiqomatin Dewi dan anak-anakku Muhammad Pratama Ardiansyah, Zahera Salsabila, dan Fitri Azahra menjadi motor penggerak berkarya sampai akhir masa.

3. Saudara kandungku Ilham, SKM, Akhamaruddin, S.Sos, Novian (Alm), Eka Aprianto, dan Siti Nur Ainisyah, semoga sukses untuk kita bersama.

4. Untuk keluarga besarku yang tak bisa aku sebutkan satu persatu, semoga kita semua dilindungi oleh Allah SWT.

5. Kepala Sekolah SMAN 6 Kundur Bapak Muhammad Yatim To’i, S.Pd, yang selalu membimbing dan memotivasi, agar selalu mencari terobosan-terobosan baru dalam pembelajaran.

6. Kepala Sekolah SMKN 1 Karimun Bapak Agus Priyombodo, M.Pd, yang selalu memberi sokongan bimbingan dan memotivasi agar menjadi yang terbaik.

7. Seluruh siswa-siswiku di SMAN 6 Kundur dan SMKN 1 Karimun, semoga buku ini bisa menjadi sumbangsih untuk kalian meraih prestasi.

8. Untuk pendidikan, semoga makin maju dan bisa mengeluarkan lulusan yang berkualitas untuk kepuasan layanan masyarakat masa hadapan.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Adrian
Editor: Zulfikri Anas / Tim AMP Press

Penerbit: Al Mawardi Prima
ISBN: 9789793862644
Terbit: Februari 2016, 209 Halaman
Edisi digital buku ini hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Ikhtisar

Puji syukur kehadirat Allah Swt yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis bisa menyelesaikan penulisan buku “KIAT SUKSES BELAJAR MELALUI TBJ, Maksimalkan Pengalaman sebagai Sumber Belajar.” Buku ini penulis persembahkan kepada:

1. Orang tuaku, yang sangat Aku cintai yaitu Abdullah dan Eli Wali, yang selalu memberikan dorongan agar selalu menjadi yang terbaik.

2. Keluarga kecilku, istriku Iin Istiqomatin Dewi dan anak-anakku Muhammad Pratama Ardiansyah, Zahera Salsabila, dan Fitri Azahra menjadi motor penggerak berkarya sampai akhir masa.

3. Saudara kandungku Ilham, SKM, Akhamaruddin, S.Sos, Novian (Alm), Eka Aprianto, dan Siti Nur Ainisyah, semoga sukses untuk kita bersama.

4. Untuk keluarga besarku yang tak bisa aku sebutkan satu persatu, semoga kita semua dilindungi oleh Allah SWT.

5. Kepala Sekolah SMAN 6 Kundur Bapak Muhammad Yatim To’i, S.Pd, yang selalu membimbing dan memotivasi, agar selalu mencari terobosan-terobosan baru dalam pembelajaran.

6. Kepala Sekolah SMKN 1 Karimun Bapak Agus Priyombodo, M.Pd, yang selalu memberi sokongan bimbingan dan memotivasi agar menjadi yang terbaik.

7. Seluruh siswa-siswiku di SMAN 6 Kundur dan SMKN 1 Karimun, semoga buku ini bisa menjadi sumbangsih untuk kalian meraih prestasi.

8. Untuk pendidikan, semoga makin maju dan bisa mengeluarkan lulusan yang berkualitas untuk kepuasan layanan masyarakat masa hadapan.

Pendahuluan / Prolog

Pendahuluan
Manusia dalam kehidupannya di dunia akan dihadapkan pada dua keadaan yang selalu hadir silih berganti, duka dan suka, sulit dan mudah, sedih dan gembira, dan seterusnya. Setiap anak cucu Adam seharusnya mampu menjalani kehidupan dan menghadapi situasi dan kondisi apapun karena manusia telah dibekali dengan sejumlah potensi di dalam dirinya. Dengan potensi itulah manusia menjalankan tugasnya sebagai khalifah Allah di bumi, melaksanakan ibadah, dan berikhtiar.

Namun tidak sedikit manusia yang belum bisa mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya secara maksimal, atau bahkan tidak menyadari adanya potensi tersebut di dalam dirinya. Bagi peserta didik, upaya menggali dan mengembangkan potensi diri selain dari diri sendiri, juga dipengaruhi oleh lingkungannya, yaitu keluarga dan sekolah. Adanya dukungan dari orang tua dan anggota keluarga lainnya, dukungan teman-teman dan motivasi guru-guru di sekolah akan membantu seorang peserta didik dalam mengembangkan potensi dirinya secara maksimal.

Kami menyambut baik naskah buku Kiat Sukses Belajar Melalui TBJ (Trik Belajar Jitu) ini dan memutuskan menerbitkannya. Alasannya, selain isinya mengispirasi, memotivasi, dan wajib dibaca oleh setiap peserta didik, buku ini ditulis oleh seorang guru yang sehari-hari berinteraksi langsung dengan murid dan memahami betul kesulitan-kesulitan dalam belajar yang dialami oleh peserta didik. Keinginan penulis untuk berbagi pengalaman, memotivasi, dan berkarya melalui tulisan layak mendapat apresiasi, dan jejaknya patut diikuti oleh guru-guru lain. Diterbitkannya buku ini adalah bentuk apresiasi terhadap guru yang memiliki komitmen untuk berkarya dan mencerdaskan anak bangsa.

Kelebihan buku ini karena ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis ketika masih berstatus pelajar SLTA dulu, yang memiliki pengalaman hampir sama dengan kenyataan yang dialami oleh sebagian besar pelajar sekarang. Ungkapan pepatah “pengalaman adalah guru yang terbaik” telah dibuktikan oleh penulis, dan menyampaikan pesan kepada kita melalui tulisan reflektif ini bahwa jangan sekali-kali melupakan pengalaman-pengalaman yang telah kita lalui.

Usaha penulis dalam memaknai pengalaman-pengalamannya, disertai kerja keras dan bersungguh-sungguh, sabar menjalani dan menikmati proses yang dilalui dalam menuntut ilmu, konsisten dan berkomitmen pada diri sendiri atas jalan yang ditempuh, mengantarkannya sampai pada tujuan yang telah dicanangkannya. Itulah hasil dari pemaknaan mendalam terhadap kata-kata bijak yang ditulis di awal, “man jadda wajada, man shabara zhafira, wa man saara ‘ala darbi washala”.

Selamat membaca! Semoga buku ini men-datangkan makna yang mudah dipahami, hikmah yang dapat diraih dan manfaat yang dapat dinikmati.

Daftar Isi

Sampul
Persembahan
Pengantar Penerbit
Pengantar Penulis
Pendahuluan : “Kiat Sukses Belajar Melalui TBJ; Mengolah potensi diri sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia Ilahi.”
Daftar Isi
Bab I - Pintar dengan TBJ (Trik Belajar Jitu)
     1. Niat
     2. Figur
     3. Persiapan Men Persiapan
     4. Pengulangan Materi
     5. Baca, Baca dan Baca
     6. Tulis, Tulis dan Tulis
     7. Tanya, Tanya dan Tanya
     8. Kontekstual
     9. Tekad yang Kuat
     10. Doa
     11. Keyakinan yang Tinggi
Bab II - Persiapan Belajar Khusus
     1. Persiapan Lingkungan
     2. Persiapan Fisik
     3. Persiapan Emosional
Bab III - Beberapa Kekeliruan yang Dilakukan Siswa Saat Belajar
     1. Penilaian yang Salah Terhadap Guru
     2. Guru adalah Satu-satunya Sumber Informasi
     3. Selalu Memilih Tempat Duduk Belakang
     4. Selalu Permisi Pada Saat Guru Menjelaskan
     5. Mengabaikan Tugas yang Diberikan Guru
     6. Salah Dalam Memprediksi Soal
     7. Cuek dengan Nilai
     8. Malas ke Sekolah
Bab IV - Catatan Penting Bagi Para Orangtua, Guru danPengelola Pendidikan
     1. Kecerdasan dan Pengalaman Hidup
     2. “Anak yang Digegas”
     3. Asal Mula Kebohongan
     4. “Saya Tidak Bisa Mengarang, Pak”
Daftar Pustaka
Tentang Penulis

Kutipan

Persiapan Lingkungan
Lingkungan yang saya maksudkan di sini adalah tempat atau ruangan kita untuk belajar, lebih identik bisa dikatakan kamar pribadimu, ups jika kamu tidak memiliki kamar pribadi, jangan bersedih, kamu boleh kok menggunakan tempat atau ruangan tertentu dari ruang rumahmu seperti ruang tamu, ruang makan, dan ruangan lainnya, atau bahkan tempat-tempat pavoritmu yang pasti tempat atau ruangan tersebut bisa membuat kamu berkonsentrasi pada saat belajar.

Cerita masalah konsentrasi, pada Bab I sebelumnya saya telah menguraikan, untuk meningkatkan konsentrasi kita pada saat belajar adalah de-ngan memperbanyak shalat malam. Di sini agar konsentrasimu lebih meningkat lagi maka tempat atau ruangan belajarmu juga harus disetting sedemikian rupa, sehingga dapat mengurangi hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi pada saat belajar. Di antara settingan tersebut yaitu:

1. Warna Ruangan Men, jika kamu memiliki kamar pribadi sendiri ini akan lebih baik, mengapa saya katakan demikian? Kasih tahu ga ya? Nih kamu bisa menentukan sendiri warna dari kamarmu dan yang paling penting warnanya adalah warna favorit yang paling kamu sukai. Bicara masalah warna, setiap orang memiliki perspektif berbeda dalam mengartikan warna contoh jika menurut saya warna kuning identik dengan orang yang cemburuan, merah keberanian, putih kesucian, hitam berduka, dan banyak lagi deh. Yang menjadi catatan di sini, ingat ruangan kamarmu adalah tempat kamu belajar dan melakukan berbagai aktivitas di dalamnya, jadi gunakan warna-warna yang cerah, ini akan memberikan kemudahan pada matamu sendiri pada saat melihat dan mengulang pelajaran. Sekarang bayangkan jika kamu berada atau berlajar di kamar yang ruangannya berwarna merah aduh bagai mana rasanya ya? Selamat membayangkan. Jangan error ya.

Sekali lagi, intinya gunakan warna-warna yang cerah untuk tempat kamu belajar. Nah bagi kamu yang tidak memiliki kamar pribadi sendiri, pilihlah ruangan dari rumahmu yang berwarna cerah, atau tempat-tempat yang bersuasana menyegarkan seperti taman dan ruangan terbuka, fresh gitu kayak fresh tea promosi nie ups nggak lah.

Oya dari tadi kita berbicara tidak jauh dari kamar pribadi, ruang-ruang tertentu dari rumahmu, dan tempat-tempat favoritmu seperti taman dan lain-lain, bagaimana dengan kelas tempat belajarmu? Ini tidak kalah penting lho, sama seperti ruang atau tempat yang kita bahas di atas, di sini juga terjadi begitu banyak kegiatan pembelajaran, jadi ruangan kelasmu juga perlu di-setting sedemikian hingga dengan tujuan bisa membuat kamu betah berada di dalamnya dan kamu bisa berkonsentrasi pada saat belajar.