Mengapa air kolam berbusa

Majalah Apki - Edisi 30
14 Agustus 2018

Majalah Apki - Edisi 30

Intensitas aerator yang berlebihan mengakibatkan banyak busa di permukaan air kolam.

Apki
Namun demikian, bisa saja secara tiba-tiba, terdapat banyak busa pada permukaan air kolam. Busa seperti busa sabun atau berupa gelembung-gelembung kecil di permukaan air tentu akan membuat kolam koi tampak kotor dan juga menghalangi pandangan untuk menikmati indahnya warna-warni koi kesayangan anda.

Jika kolam koi baru selesai dibangun, wajar saja bila masih terdapat busa berwarna putih di permukaan air. Hal ini disebabkan oleh adanya sisa-sisa bahan bangunan atau reaksi air terhadap cat yang digunakan untuk melapisi dinding kolam.

Tetapi jika kolam anda sudah cukup lama beroperasi, lalu tiba-tiba timbul busa maka ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi, antara lain sebagai berikut :

1. Air terjun (water fall). Jika kolam anda dilengkapi dengan ornamen berupa air terjun (water fall) atau air mancur (fountain), maka hal ini dapat menyebabkan timbulnya banyak busa. Sebab semakin tinggi jarak jatuhnya air dari pancuran ke permukaan kolam, maka air seperti dikocok-kocok bukan?

Teknik memecah air seperti ini juga digunakan dalam proses protein skimmer. Oleh sebab itu, sebaiknya jika membuat air terjun sebagai penghias kolam, maka kondisikan agar jarak jatuhnya air tidak terlalu tinggi, untuk menghindari timbulnya busa pada permukaan air kolam.

2. Pompa udara (air blower). Untuk menambah kadar oksigen yang larut dalam air kolam biasanya digunakan aerator yaitu berupa pompa udara (air pump atau air blower). Namun demikian jika intensitas aerasi berlebihan, juga dapat mengakibatkan timbulnya banyak busa. Gunakan mesin aerator dengan kapasitas sesuai yang dibutuhkan. Selain menghemat biaya, juga agar air kolam terbebas dari busa.

Majalah Apki dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI