Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Mahir Matematika 3

Mahir Matematika 3: SMK Kelas XII - KTSP 2006

Mahir Matematika 3

Kita sering mendengarkan orang berbicara tentang kata peluang, seperti peluang mendapatkan hadiah undian, peluang lolos seleksi pegawai negeri, peluang untuk berbinis yang menguntungkan, peluang munculnya mata dadu genap, dan peluang mendapatkan anak laki-laki atau perempuan.

Pernahkan Anda merenungkan tentang kata peluang yang biasa kita jumpai dalam kehidupan seharihari? Misalkan ada 3 orang pelamar kerja, sedangkan tenaga yang dibutuhkan hanya 1 orang, maka berapakah peluang setiap orang mendapatkan pekerjaan itu? Untuk menjawab permasalahan peluang tersebut, kita dapat menggunakan teori peluang yang akan kita pelajari dalam materi bab ini.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Pratikno

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9794628867
Terbit: Juni 2008, 186 Halaman

Ikhtisar

Kita sering mendengarkan orang berbicara tentang kata peluang, seperti peluang mendapatkan hadiah undian, peluang lolos seleksi pegawai negeri, peluang untuk berbinis yang menguntungkan, peluang munculnya mata dadu genap, dan peluang mendapatkan anak laki-laki atau perempuan.

Pernahkan Anda merenungkan tentang kata peluang yang biasa kita jumpai dalam kehidupan seharihari? Misalkan ada 3 orang pelamar kerja, sedangkan tenaga yang dibutuhkan hanya 1 orang, maka berapakah peluang setiap orang mendapatkan pekerjaan itu? Untuk menjawab permasalahan peluang tersebut, kita dapat menggunakan teori peluang yang akan kita pelajari dalam materi bab ini.

Pendahuluan / Prolog

Kata Sambutan
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK.

Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008.

Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK.

Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar.

Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008
Direktur Pembinaan SMK

Kata Pengantar
Ada pendapat bahwa tanpa harus belajar matematika secara khusus pun orang bisa sukses dalam usahanya. Contohnya, seorang pedagang di kampung, pengusaha kerajinan, atau tukang bangunan yang tidak pernah sekolah, tetapi usahanya berjalan lancar. Benarkah pendapat demikian?

Dalam kehidupan yang semakin modern, manusia tidak hanya ingin memenuhi kebutuhan primernya, tetapi juga kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya. Hal itu menuntut konsekuensi usaha lebih keras untuk mendapatkan pemasukan lebih besar. Belum lagi, munculnya pesaing-pesaing baru, baik dalam usaha maupun bidang keahliannya, memaksa manusia berkompetisi, jika tidak ingin tersisih. Jelas, semua itu memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan. Karena itulah, muncul ilmu akuntansi, manajemen, teknik, dan sebagainya. Namun sebenarnya, matematikalah yang mendasari dan membantu konsep-konsep dalam ilmu-ilmu tersebut.

Didasari hal itulah, kami ingin membantu menyajikan konsep-konsep matematika yang berhubungan dengan ilmu-ilmu yang dipelajari oleh siswa-siswa SMK. Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dikembangkan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pengembangan program sekolah berbasis kebutuhan dan potensi wilayah. Strategi ini merupakan upaya meningkatkan peran SMK dalam pengembangan wilayah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia profesional dan produktif, sehingga program sekolah mampu mengakar kuat pada masyarakat. Penyelenggaraan proses pemelajaran dilaksanakan melalui pendekatan belajar tuntas/Mastery Learning, berorientasi pada kegiatan siswa/Student Centered Learning, dan berbasis produksi/Production Based Training (PBT).

Mahir Matematika SMK (nonteknik) Kelas XII disusun sesuai standar isi untuk mengarahkan bagaimana siswa belajar menguasai standar kompetensi Teori Peluang, Statistika, dan Matematika Keuangan agar tujuan pemelajaran dapat tercapai. Setiap materi kami bahas mulai dari konsep dasar, penurunan rumus, kemudian aplikasinya dalam bentuk contoh soal, latihan, dan dilengkapi dengan lembar tugas. Di akhir standar kompetensi kami juga memberikan soal evaluasi untuk mengukur seberapa besar kompetensi yang telah dikuasai siswa. Mahir Matematika SMK Kelas XII juga dilengkapi dengan soal-soal UAN dan pembahasannya, sehingga siswa memiliki gambaran untuk menghadapi UAN. Semua ini bertujuan agar pemakai buku matematika ini tidak hanya mengambil rumus jadi, lalu menerapkannya pada soal-soal hitungan, tetapi memahami mengapa, kapan, dan bagaimana rumus itu digunakan.

Selain memahami konsep, terampil dalam menyelesaikan soal-soal hitungan juga sangat diharapkan. Itulah ciri yang khas dari tujuan pemelajaran matematika. Soal-soal kami susun menurut tingkat kesulitannya, agar siswa dapat mengukur sendiri tingkat pemahamannya terhadap materi yang diajarkan. Keberhasilan pemelajaran ditandai dengan adanya perubahan perilaku positif pada diri siswa sesuai standar kompetensi dan tujuan pendidikan, serta siswa sudah mampu menguasai standar kompetensi yang ada.

Kami mengharapkan buku matematika ini benar-benar dapat menjadi rujukan bagi siswa dalam mempelajari konsep matematika serta menjadi alat bantu yang efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Tersedianya Mahir Matematika SMK ini tidak lepas dari adanya kerjasama yang baik dari berbagai pihak. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah memberikan kontribusi, baik moril maupun materiil.

Akhirnya, seperti kata pepatah: tiada gading yang tak retak, kami mengharapkan saran dan kritik yang konstruktif demi kesempurnaan buku ini di waktu yang akan datang.

Jakarta, April 2008
Tim Penulis

Daftar Isi

Cover
Kata sambutan
Kata pengantar
Daftar isi
Bab 1 Teori peluang
Bab 2 Statistika
Bab 3 Matematika keuangan
Soal-soal Ujian Nasional SMK (NonTeknik)
Daftar pustaka