Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Teknik Konstruksi Kapal Baja Jilid 2

Teknik Konstruksi Kapal Baja Jilid 2: SMK Kelas XI - KTSP 2006

Teknik Konstruksi Kapal Baja Jilid 2

Konstruksi linggi buritan adalah bagian konstruksi kapal yang merupakan kelanjutan lunas kapal. Bagian linggi ini harus diperbesar atau diberi boss pada bagian yang ditembus oleh poros baling-baling, terutama pada kapal-kapal yang berbaling-baling tunggal atau berbaling-baling tiga. Pada umumnya linggi buritan dibentuk dari batang pejal, pelat, dan baja tempa atau baja tuang.

Kapal-kapal biasanya mempunyai konstruksi linggi buritan yang terbuat dari pelat-pelat dan profil-profil yang diikat dengan las lasan, sedangkan untuk kapal besar berbaling-baling tunggal atau berbaling-baling tiga mempunyai konstruksi linggi buritan yang dibuat dari bahan baja tuang yang dilas. Dengan pemakaian baja tuang, diharapkan konstruksi liggi buritan dapat dibagi menjadi dua atau tiga bagian baja tuang yang akan dilas digalangan. Hal tersebut juga untuk mendapatkan bentuk linggi yang cukup baik.

Pada kapal yang menggunakan jenis kemudi meletak tanpa balansir, linggi buritan terdiri atas dua bagian. Bagian tersebut ialah linggi kemudi dan linggi baling-baling. Linggi kemudi juga dapat dibuat dari baja tuang dengan diberi penegar-penegar melintang dari pelat. Hal ini diperlukan untuk mendapatkan kekuatan yang cukup, akibat tekanan melintang kemudi pada saat diputar ke kiri atau ke kanan.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Moch. Sofi’i

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9789790600782
Terbit: Juni 2008, 349 Halaman

Ikhtisar

Konstruksi linggi buritan adalah bagian konstruksi kapal yang merupakan kelanjutan lunas kapal. Bagian linggi ini harus diperbesar atau diberi boss pada bagian yang ditembus oleh poros baling-baling, terutama pada kapal-kapal yang berbaling-baling tunggal atau berbaling-baling tiga. Pada umumnya linggi buritan dibentuk dari batang pejal, pelat, dan baja tempa atau baja tuang.

Kapal-kapal biasanya mempunyai konstruksi linggi buritan yang terbuat dari pelat-pelat dan profil-profil yang diikat dengan las lasan, sedangkan untuk kapal besar berbaling-baling tunggal atau berbaling-baling tiga mempunyai konstruksi linggi buritan yang dibuat dari bahan baja tuang yang dilas. Dengan pemakaian baja tuang, diharapkan konstruksi liggi buritan dapat dibagi menjadi dua atau tiga bagian baja tuang yang akan dilas digalangan. Hal tersebut juga untuk mendapatkan bentuk linggi yang cukup baik.

Pada kapal yang menggunakan jenis kemudi meletak tanpa balansir, linggi buritan terdiri atas dua bagian. Bagian tersebut ialah linggi kemudi dan linggi baling-baling. Linggi kemudi juga dapat dibuat dari baja tuang dengan diberi penegar-penegar melintang dari pelat. Hal ini diperlukan untuk mendapatkan kekuatan yang cukup, akibat tekanan melintang kemudi pada saat diputar ke kiri atau ke kanan.

Pendahuluan / Prolog

Kata Sambutan
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, berkat rahmat dan karunia Nya, Pemerintah, dalam hal ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, telah melaksanakan kegiatan penulisan buku kejuruan sebagai bentuk dari kegiatan pembelian hak cipta buku teks pelajaran kejuruan bagi siswa SMK.

Karena buku-buku pelajaran kejuruan sangat sulit di dapatkan di pasaran. Buku teks pelajaran ini telah melalui proses penilaian oleh Badan Standar Nasional Pendidikan sebagai buku teks pelajaran untuk SMK dan telah dinyatakan memenuhi syarat kelayakan untuk digunakan dalam proses pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 45 Tahun 2008 tanggal 15 Agustus 2008.

Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh penulis yang telah berkenan mengalihkan hak cipta karyanya kepada Departemen Pendidikan Nasional untuk digunakan secara luas oleh para pendidik dan peserta didik SMK.

Buku teks pelajaran yang telah dialihkan hak ciptanya kepada Departemen Pendidikan Nasional ini, dapat diunduh (download), digandakan, dicetak, dialihmediakan, atau difotokopi oleh masyarakat. Namun untuk penggandaan yang bersifat komersial harga penjualannya harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah. Dengan ditayangkan soft copy ini diharapkan akan lebih memudahkan bagi masyarakat khsusnya para pendidik dan peserta didik SMK di seluruh Indonesia maupun sekolah Indonesia yang berada di luar negeri untuk mengakses dan memanfaatkannya sebagai sumber belajar.

Kami berharap, semua pihak dapat mendukung kebijakan ini. Kepada para peserta didik kami ucapkan selamat belajar dan semoga dapat memanfaatkan buku ini sebaik-baiknya. Kami menyadari bahwa buku ini masih perlu ditingkatkan mutunya. Oleh karena itu, saran dan kritik sangat kami harapkan.

Jakarta, 17 Agustus 2008
Direktur Pembinaan SMK

Kata Pengantar
Dengan didorong oleh keinginan yang luhur dalam menyumbangkan pikiran dalam proses pengembangan dunia pendidikan, terutama dalam bidang teknik konstruksi kapal, penulis mendapat kesempatan dalam menyusun sebuah buku Teknik Konstruksi kapal.

Buku ini ditulis secara sederhana agar dapat dengan mudah dipahami oleh para siswa sehingga tujuan kurikulum dapat tercapai. Disamping itu penulisan buku ini didasarkan atas pustaka yang ada dan ditunjang oleh pengalaman yang dipunya oleh penulis, terutama dalam industri perkapalan, sehingga pengungkapan masalah banyak berlandaskan pada pengalaman tersebut.

Ucapan terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu penulisan buku ini dengan harapan bahwa, apabila masih terdapat kekurangan, buku ini dapat disempurnakan. Mengingat keterbatasan waktu dan kemampuan yang dimiliki oleh penulis, kritik dan saran dari semua pihak sangat diharapkan guna memberikan masukkan dalam penyempurnaan buku ini. Penulis

Daftar Isi

Cover
Kata Sambutan
Kata Pengantar
Pemetaan Kompetensi
Daftar Isi
Bab XII Konstruksi Bagian Belakang
A. Linggi Buritan
B. Sekat Ceruk Buritan
C. Ceruk Buritan
D. Tabung Poros Baling-baling
E. Penyangga Poros Baling-baling
F. Kemudi
Bab XIII Konstruksi Bangunan Atas dan Rumah Geladak
A. Bangunan Atas Bagian Belakang
B. Bangunan Atas Bagian Depan
C. Rumah Geladak
D. Lubang-lubang Pada Dinding Bangunan Atas
Bab XIV Konstruksi Kamar Mesin
A. Wrang Pada Kamar Mesin
B. Fondasi Kamar Mesin
C. Gading dan Senta di Kamar Mesin
D. Selubung Kamar Mesin
E. Terowongan Poros
Bab XV Instalasi Pipa Dalam Kapal
A. Material Instalasi Pipa
B. Gambar Produksi
C. Sistem Instalasi Pipa Air Tawar
D. Sistem Instalasi Pipa Air Laut
E. Sistem Instalasi Pipa Ballast, Bilga dan Pemadam
F. SIstem Instalasi Pipa Mesin Induk/ Mesin Bantu
Bab XVI Jangkar dan Perlengkapannya
A. Jangkar
B. Rantai Jangkar (Anchor Chain)
C.Tabung Jangkar (Hawse Pipe)
D. Bak Penyimpanan Rantai Jangkar (Chain loker)
E. Windlass (Mesin Derek Jangkar)
Bab XVII Alat-alat Keselamatan Pelayaran
A. Sekoci
B. Dewi-dewi (davits)
C. Pelampung Penolong (Life bouy)
D. Inflatable Liferafts (Rakit Penolong Otomatis)
E. Alat-alat Pemadam Kebakaran (Fire Appliances)
Untitled
Bab XVIII Stabilitas
Bab XIX Pembuatan Dan Perakitan Komponen Kapal
A. Bengkel Fabrikasi
B. Sub Assembly
C. Assembly
D. Erection
Bab XX Deformasi Pada Konstruksi Las
A. Gambaran Umum Deformasi
B. Sambungan Las Dan Perubahan Bentuk.
C. Perubahan Bentuk Karena Pemotongan Gas
D. Pencegahan dan Pelurusan Perubahan Bentuk.
Bab XXI Fiberglass
A. Gambaran Umum Fibreglass
B. Pembuatan Fibreglass
C. Material Dan Peralatan Untuk Membuat Kapal Fibreglass
Bab XXII Pembersihan dan perbaikan Konstruksi Badan Kapal
A. Pembersihan Badan Kapal.
B. Perbaikan Konstruksi Badan Kapal
C. Reparasi Geladak Kapal / Deck
Bab XXIII Penggambaran 2 Dimensi dan 3 Dimensi Dengan Autocad
A. Menjalankan Autocad 2D
B. Menjalankan Autocad 3D
Daftar Pusaka