Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Buku Guru Prakarya

Buku Guru Prakarya : SMP/MTs Kelas VIII - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2017

Buku Guru Prakarya

Sejarah Prakarya di Indonesia dimulai dari kegiatan nonformal yang bersinggungan dengan tradisi lokal yang memuat sistem budaya, teknologi lokal, serta nilai-nilai kehidupan sosial. Oleh karenanya, penataan pelajaran Prakarya pada Kurikulum 2013 berjalan mengikuti perubahan serta berpijak pada perkembangan IPTEK yang mendasarkan pada budaya lokal. Hal ini diajukan karena kekuatan local genius dan local wisdom masih unggul dan menjadi sistem nilai kerja pada setiap daerah sebagai potensi lokal. Konteks pendidikan kearifan lokal, pelajaran Prakarya berbasis budaya, diselenggarakan pada tingkat awal.

Konten pendidikan Prakarya dari kearifan lokal berupa pendidikan: (1) tata nilai, sumber etika, dan moral dalam kearifan lokal, sekaligus sebagai sumber pendidikan karakter bangsa, (2) teknologi tepat guna yang masih relevan dikembangkan untuk menumbuhkan semangat pendidikan keterampilan proses produksi, dan (3) materi kearifan lokal. Dasar pembelajaran berbasis budaya ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai ‘kearifan lokal’ dan ‘jati diri’ sehingga tumbuh semangat kemandirian, kewirausahaan, dan kesediaan melestarikan potensi dan nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini didasari pada kondisi nyata bahwa pengaruh kuat budaya luar masih perlu mendapat perhatian terhadap budaya siswa.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Dewi Sri Handayani Nuswantari / Sukri,S.Kom.,S.Pd.,M.Pd. / Ichda Chaerudin / Suci Paresti
Editor: Giyarto, S.Pt.

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786024270384
Terbit: Januari 2017, 401 Halaman

Ikhtisar

Sejarah Prakarya di Indonesia dimulai dari kegiatan nonformal yang bersinggungan dengan tradisi lokal yang memuat sistem budaya, teknologi lokal, serta nilai-nilai kehidupan sosial. Oleh karenanya, penataan pelajaran Prakarya pada Kurikulum 2013 berjalan mengikuti perubahan serta berpijak pada perkembangan IPTEK yang mendasarkan pada budaya lokal. Hal ini diajukan karena kekuatan local genius dan local wisdom masih unggul dan menjadi sistem nilai kerja pada setiap daerah sebagai potensi lokal. Konteks pendidikan kearifan lokal, pelajaran Prakarya berbasis budaya, diselenggarakan pada tingkat awal.

Konten pendidikan Prakarya dari kearifan lokal berupa pendidikan: (1) tata nilai, sumber etika, dan moral dalam kearifan lokal, sekaligus sebagai sumber pendidikan karakter bangsa, (2) teknologi tepat guna yang masih relevan dikembangkan untuk menumbuhkan semangat pendidikan keterampilan proses produksi, dan (3) materi kearifan lokal. Dasar pembelajaran berbasis budaya ini diharapkan dapat menumbuhkan nilai ‘kearifan lokal’ dan ‘jati diri’ sehingga tumbuh semangat kemandirian, kewirausahaan, dan kesediaan melestarikan potensi dan nilai-nilai kearifan lokal. Hal ini didasari pada kondisi nyata bahwa pengaruh kuat budaya luar masih perlu mendapat perhatian terhadap budaya siswa.

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan pelbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

Ruang lingkup mata pelajaran prakarya untuk SMP/MTs kelas VIII meliputi empat aspek, yaitu Kerajinan, Rekayasa, Budidaya dan Pengolahan. Berdasarkan keempat aspek tersebut para siswa diharapkan mampu untuk membuat produk dengan memanfaatkan potensi dari alam sekitar. Buku Prakarya SMP/MTs kelas VIII ini merupakan edisi revisi yang disusun dengan mengacu kepada Kurikulum 2013 yang telah disempurnakan, baik Kompetensi Inti maupun Kompetensi Dasar.

Untuk membantu guru memahami materi Prakarya yang ada di buku siswa Prakarya SMP/MTs Kelas VIII maka pengorganisasian materi buku ini dibuat sederhana agar mudah dipahami. Oleh karena itu, Buku Guru Prakarya SMP/MTs Kelas VIII disusun dengan pembelajaran berbasis aktivitas. Pada setiap babnya diuraikan tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar, peta materi, tujuan pembelajaran secara umum, dan langkah-langkah pembelajaran. Pada langkah-langkah pembelajaran dijabarkan dalam beberapa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan beberapa pertemuan.

Adapun, disetiap RPP per pertemuan berisi penjelasan yang meliputi informasi untuk guru, konsep umum, proses pembelajaran, interaksi dengan orang tua, pengayaan, remedial dan penilaian. Pembahasan materi pada RPP disetiap pertemuan dijelaskan secara rinci dan komunikatif meliputi metode, cara memotivasi siswa agar aktif dalam pembelajaran dan pembelajaran yang berekplorasi dengan lingkungannya, maupun penggunaan media pembelajaran, serta cara melakukan penilaian.

Harapan penulis buku ini dapat memotivasi dan menginspirasi guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing. Penulis juga berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih pada guru dalam mengajar sebagai upaya meningkatkan kualitas hasil belajar siswa serta turut melestarikan kerajinan, budaya, dan teknologi bangsa Indonesia. Penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam upaya penyusunan buku ini. Oleh karena itu, segala saran dan kritik demi perbaikan buku ini sangat penulis nantikan.

Tim Penulis

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Bab 1 : Pendahuluan
Bab 2 : Pembelajaran dan penilaian pada mata pelajaran prakarya
Bab 3 : Panduan pembelajaran untuk buku teks siswa
Prakarya semester 1
     Bab 1 : Kerajinan bahan lunak
     Bab 2 : Teknologi informasi dan komunikasi
     Bab 3 : Budi daya ternak kesayangan
     Bab 4 : Pengolahan bahan pangan seralia, kacang-kacangan dan umbi menjadi makanan atau minuman
     Bab 5 : Pengolahan bahan pangan serealia, kacang-kacangan dan umbi menjadi pangan setengah jadi
Prakarya semester 2
     Bab 1 : Kerajinan bahan limbah keras
     Bab 2 : Alat penjernih air
     Bab 3 : Budidaya satwa harapan
     Bab 4 : Pengolahan bahan setengah jadi dari serealia kacang-kacangan dan umbi menjadi makanan khas wilayah setempat
     Bab 5 : Pengolahan hasil samping serealia, kacang-kacangan, dan umbi menjadi produk pangan
Glosarium
Daftar pustaka
Profil penulis