Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Prakarya dan Kewirausahaan

Prakarya dan Kewirausahaan: SMA/MA/SMK/MAK Kelas XI - Semester 1 - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2017

Prakarya dan Kewirausahaan

Produk kerajinan pada awalnya dibuat untuk tujuan fungsional, baik untuk kepentingan keagamaan (religius) maupun kebutuhan praktis. Produk kerajinan tersebut berupa peninggalan pada zaman batu seperti artefak-artefak kapak dan perkakas; pada zaman logam berupa nekara, moko, candrasa, kapak, bejana, hingga perhiasan seperti gelang, kalung, dan cincin. Benda-benda tersebut dipakai sebagai perhiasan dan properti upacara ritual adat berbagai suku serta kegiatan ritual yang bersifat kepercayaan seperti penghormatan terhadap arwah nenek moyang.

Sejalan dengan perkembangan zaman konsep karya kerajinan terus berkembang. Pembuatan karya kerajinan yang pada awalnya untuk kepentingan fungsional, dalam perkembangannya mengalami pergeseran orientasi ke arah nilai keindahan (estetis). Kekayaan alam Indonesia merupakan modal untuk menghasilkan produk kerajinan.

Sejak dahulu rakyat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kekayaan alam Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, kita harus memuji ciptaan Tuhan Yang Maha Agung ini. Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam. Ada juga yang memanfaatkan bahan limbah sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet, dan logam.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: RR. Indah Setyowati / Wawat Naswati / Heatiningsih / Miftakhodin / Cahyadi / Dwi Ayu
Editor: Sri Mintarjo, S.Si

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786024271534
Terbit: Januari 2017, 257 Halaman

Ikhtisar

Produk kerajinan pada awalnya dibuat untuk tujuan fungsional, baik untuk kepentingan keagamaan (religius) maupun kebutuhan praktis. Produk kerajinan tersebut berupa peninggalan pada zaman batu seperti artefak-artefak kapak dan perkakas; pada zaman logam berupa nekara, moko, candrasa, kapak, bejana, hingga perhiasan seperti gelang, kalung, dan cincin. Benda-benda tersebut dipakai sebagai perhiasan dan properti upacara ritual adat berbagai suku serta kegiatan ritual yang bersifat kepercayaan seperti penghormatan terhadap arwah nenek moyang.

Sejalan dengan perkembangan zaman konsep karya kerajinan terus berkembang. Pembuatan karya kerajinan yang pada awalnya untuk kepentingan fungsional, dalam perkembangannya mengalami pergeseran orientasi ke arah nilai keindahan (estetis). Kekayaan alam Indonesia merupakan modal untuk menghasilkan produk kerajinan.

Sejak dahulu rakyat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kekayaan alam Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, kita harus memuji ciptaan Tuhan Yang Maha Agung ini. Produk kerajinan lebih banyak memanfaatkan bahan-bahan alam. Ada juga yang memanfaatkan bahan limbah sebagai bahan kerajinan seperti limbah kertas, plastik, karet, dan logam.

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Kreativitas dan keterampilan peserta didik dalam menghasilkan produk kerajinan, produk rekayasa, produk budidaya maupun produk pengolahan sudah dilatih melalu Mata Pelajaran Prakarya sejak di Sekolah Menengah KelasVII, VIII dan Kelas IX. Peserta didik telah diperkenalkan pada keragaman teknik untuk menghasilkan produk kerajinan, produk rekayasaan, produk budidaya dan produk pengolahan.

Teknik yang dilatihkan dapat dimanfaatkan sesuai dengan potensi dan kearifan lokal yang khas daerah di daerah masing-masing. Peserta didik akan dengan kreatif dan terampil mengembangkan potensi khas daerah. Produk-produk tersebut berpotensi memiliki nilai ekonomi melalui wirausaha.

Pada Sekolah Menengah kelas X, XI dan XII pembelajaran Prakarya disinergikan dengan kompetensi Kewirausahaan, yaitu dalam Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan. Kewirausahaan merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki untuk dapat berperan di masa depan.

Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan bagi peserta didik pada jenjang Pendidikan Menengah Kelas XI harus mencakup aktivitas dan materi pembelajaran yang secara utuh dapat meningkatkan kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk menciptakan karya nyata, menciptakan peluang pasar, dan menciptakan kegiatan bernilai ekonomi dari produk dan pasar tersebut.

Pembelajarannya dirancang berbasis aktivitas terkait dengan sejumlah ranah karya nyata, yaitu karya kerajinan, karya teknologi, karya pengolahan, dan karya budidaya dengan contoh-contoh karya konkret berasal dari tema-tema karya populer yang sesuai untuk peserta didik Kelas XI. Sebagai mata pelajaran yang mengandung unsur muatan lokal, tambahan materi yang digali dari kearifan lokal yang relevan sangat diharapkan untuk ditambahkan sebagai pengayaan dari buku ini.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Buku ini sangat terbuka dan perlu terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mudahmudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Jakarta, 2017

Tim Penulis

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Bab 1 : Wirausaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk nagun datar
     A. Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar
     B. Sistem Produksi Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar
     C. Perhitungan Titik Impas (Break Event Point) Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar
     D. Strategi Promosi Produk Hasil Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar
     E. Laporan Kegiatan Usaha Kerajinan dari bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar
Bab 2 : Wirausaha Produk Rekayasa sistem teknik
     A. Perencanaan Usaha Produk Sistem Teknik
     B. Sistem Produksi Usaha Sistem Teknik
     C. Menghitung Titik Impas
     D. Strategi Promosi Usaha Sistem Teknik
     E. Laporan Kegiatan Pembuatan Produk Sistem Teknik
     F. Evaluasi
Bab 5 : Budidaya pembenihan ikan konsumsi
     A. Perencanaan Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi
     B. Penerapan Sistem Pembenihan Ikan Konsumsi berdasarkan Daya Dukung Wilayah
     C. Menghitung Titik Impas (Break Even Point) Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi
     E. Laporan Kegiatan Usaha Pembenihan Ikan Konsumsi
Bab 4 : Pengolahan dan kewirausahaan bahan nabati menjadi makanan khas daerah
     A. Perencanaan Usaha Makanan Khas Daerah
     B. Penerapan Sistem Produksi Makanan Khas Daerah Berdasarkan Daya Dukung Daerah
     C. Menghitung Titik Impas (Break Even Point) Usaha Makanan Khas Daerah
     D. Promosi Produk Hasil Usaha Makanan Khas Daerah
     E. Laporan Kegiatan Usaha Makanan Khas Daerah
Daftar pustaka
Glosarium
Profil Penulis
Profil Penelaah
Profil Editor