Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti : SMP Kelas VIII - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2017

Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti bukan sekadar menyampaikan pesan moral apalagi hanya sekadar mengetahui tata cara hubungan antara manusia dengan Tuhan, melainkan harus menyajikan isi kurikulum yang transformatif dan terinternalisasi dalam diri peserta didik. Artinya, mengubah serta membarui cara pandang dan sikap peserta didik serta mengarahkan peserta didik untuk memahami panggilan Tuhan menjadi berkat bagi sesama dan dunia.

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti pada semua jenjang dan kelas di sajikan dalam bentuk pemahaman konsep mengenai Allah Pencipta, pemelihara, penyelamat, dan pembaharu yang diimplementasikan dalam bentuk pelaksanaan nilai-nilai kristiani dalam praktik kehidupan. Didalamnya tercantum berbagai aktivitas belajar yang dilakukan peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi serta mengembangkan kreativitas dan inovasi pengetahuan, kete rampilan dan sikap.

iviv B Buukkuu G Guururu K Keelalas sV VIIIII IS SMMPP Buku ini merupakan edisi ketdua sebagai penyempurnaan dari edisi sebelumnya. Buku ini sangat terbuka untuk terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Pdt. Janse Belandina Non-Serrano / Julia Suleeman Chandra
Editor: Ivan Riadinata, S.Pd.K

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786022822783
Terbit: Januari 2017, 217 Halaman

Ikhtisar

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti bukan sekadar menyampaikan pesan moral apalagi hanya sekadar mengetahui tata cara hubungan antara manusia dengan Tuhan, melainkan harus menyajikan isi kurikulum yang transformatif dan terinternalisasi dalam diri peserta didik. Artinya, mengubah serta membarui cara pandang dan sikap peserta didik serta mengarahkan peserta didik untuk memahami panggilan Tuhan menjadi berkat bagi sesama dan dunia.

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti pada semua jenjang dan kelas di sajikan dalam bentuk pemahaman konsep mengenai Allah Pencipta, pemelihara, penyelamat, dan pembaharu yang diimplementasikan dalam bentuk pelaksanaan nilai-nilai kristiani dalam praktik kehidupan. Didalamnya tercantum berbagai aktivitas belajar yang dilakukan peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi serta mengembangkan kreativitas dan inovasi pengetahuan, kete rampilan dan sikap.

iviv B Buukkuu G Guururu K Keelalas sV VIIIII IS SMMPP Buku ini merupakan edisi ketdua sebagai penyempurnaan dari edisi sebelumnya. Buku ini sangat terbuka untuk terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Pendidikan menjadi sarana dalam mengubah masyarakat menuju masa kini dan masa depan yang lebih baik dan berpengharapan. Salah satu tugas pembaharuan yang dilakukan oleh Pendidikan adalah melalui Perubahan Kurikulum merupakan salah satu elemen pendidikan. Perubahan kurikulum bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan nasional sekaligus memperbaiki kualitas hidup dan kondisi sosial bangsa Indonesia. Jadi, pengembangan kurikulum 2013 tidak hanya berkaitan dengan persoalan kualitas pendidikan saja, melainkan kualitas kehidupan bangsa Indonesia secara umum agar tahapan pembelajaran memungkinkan peserta didik berkembang dari proses menyerap pengetahuan dan mengembangkan keterampilan hingga memekarkan sikap serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki kualitas hidup dan kondisi sosial bangsa Indonesia, peran pendidikan agama amat penting karena agama berkaitan dengan hampir seluruh bidang kehidupan. Oleh karena itu, melalui pendidikan agama, peserta didik yang mempelajari seluruh mata pelajaran dapat mengambil nilai-nilai etika dan moral dari pendidikan agama. Pendidikan agama hendaknya mewarnai output pendidikan di Indonesia sebagai Negara Pancasila.

Untuk itu, belajar bukan sekadar untuk tahu, melainkan dengan belajar seseorang menjadi tumbuh dan berubah. Tidak sekadar belajar lalu berubah, dan menjadi semakin dekat dengan Allah. Sebagaimana tertulis dalam Mazmur 119:73, “Tangan-Mu telah menjadikan aku dan membentuk aku, berilah aku pengertian, supaya aku dapat belajar perintah-perintah-Mu”. Tidak sekadar belajar lalu berubah, tetapi juga mengubah keadaan.

Rancangan kurikulum yang dirangkai dalam Kompetensi Inti sebagai pengikat Kompetensi Dasar membantu peserta didik untuk bertumbuh dan berkembang secara utuh dan holistic dari segi pengetahuan, keterampilan maupun sikap terhadap diri sendiri, sesama terlebih kepada Tuhan yang diimaninya. Kecerdasan tidak hanya diukur dari tingginya pengetahuan namun tingginya iman dan sikap terhadap sesam dan Tuhan menjadi tolok ukur yang sama pentingnya dengan pe ngetahuan.

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti diharapkan mampu menolong peserta didik untuk membangun solidaritas dan toleransi dalam pergaulan sehari-hari tanpa memandang perbedaan suku, bangsa, agama maupun kelas sosial, pro aktif mewujudkan keadilan, kebenaran, demokrasi, HAM, dan perdamaian; memelihara lingkungan hidup, mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam berpikir dan bertindak. Sekaligus memiliki ciri khas sebagai anak dan remaja Kristen Indonesia yang cinta tanah air dan bangsa.

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti bukan sekadar menyampaikan pesan moral apalagi hanya sekadar mengetahui tata cara hubungan antara manusia dengan Tuhan, melainkan harus menyajikan isi kurikulum yang transformatif dan terinternalisasi dalam diri peserta didik. Artinya, mengubah serta membarui cara pandang dan sikap peserta didik serta mengarahkan peserta didik untuk memahami panggilan Tuhan menjadi berkat bagi sesama dan dunia.

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti pada semua jenjang dan kelas di sajikan dalam bentuk pemahaman konsep mengenai Allah Pencipta, pemelihara, penyelamat, dan pembaharu yang diimplementasikan dalam bentuk pelaksanaan nilai-nilai kristiani dalam praktik kehidupan. Didalamnya tercantum berbagai aktivitas belajar yang dilakukan peserta didik dalam rangka mencapai kompetensi serta mengembangkan kreativitas dan inovasi pengetahuan, kete rampilan dan sikap.

Buku ini merupakan edisi ketdua sebagai penyempurnaan dari edisi sebelumnya. Buku ini sangat terbuka untuk terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Jakarta, Januari 2017

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Bab 1 : Pendahuluan
     A. Latar belakang
     B. Tujuan
     C. Ruang lingkup
Bab 2 : Pengembangan Kurikulum 2013
     A. Prinsip pengembangan Kurikulum
     B. Kompetensi inti
     C. Kompetensi dasar
Bab 3 : Hakikat dan tujuan Pendidikan Agama Kristen (PAK)
     A. Hakikat Pendidikan Agama Kristen
     B. Fungsi dan tujuan Pendidikan AgamaKristen
     C. Landasan Teologis
Bab 4 : Pelaksanaan pembelajaran dan penilaian Pendidikan Agama Kristen (PAK)
     A. Pendidikan Agama Kristen sebagai kurikulum nasional
     B. Pelaksanaan kurikulum PAK
     C. Pembelajaran PAK
     D. Penilaian
     E. Lingkup kompetensi
Bab 5 : Penjelasan tiap bab buku siswa
     Penjelasan bab 1 : Hidup beriman
     Penjelasan bab 2 : Hidup berpengharapan
     Penjelasan bab 3 : Memilih untuk tidak berputus asa
     Penjelasan bab 4 : Dampak dari hidup beriman dan pengharapan
     Penjelasan bab 5 : Roh Kudus penopang hidup orang beriman
     Penjelasan bab 6 : Yesus telandaku
     Penjelasan bab 7 : Belajar dari para martir
     Penjelasan bab 8 : Setia beribadah, berdoa, dan membaca Alkitab
     Penjelasan bab 9 : Tantangan iman masa kini
     Penjelasan Bab 10 : Hidup berkelimpahan
     Penjelasan bab 11 : Mengapa bersyukur
     Penjelasan bab 12 : Bersyukur bukan sekedar pasrah
     Penjelasan bab 13 : Memilih untuk bersyukur
     Penjelasan bab 14 : Bersyukur dalam situasi sulit
     Benjelasan bab 15 : Allah tetap bekerja
Penutup
Daftar pustaka
Profil penulis
Profil penelaah
Profil editor