Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Teknik Upholstery

Teknik Upholstery: SMK Kelas XI - Semester 3 - Kurikulum 2013

Teknik Upholstery

Pada zaman penjajahan teknologi upholsterymulai berkembang di Indonesia dengan alasan bahan bakubanyak terdapat di Indonesia seperti: sabut kelapa, kapuk, rami, ijuk, kulit hewan dan kavu. Industri perabot tumbuh dengan pesat didukung oleh material lain yang masih harus dipasok oleh negara lain seperti: per atau pegas, paku/peralatan upholstery dan kain cover serta bahan-bahan finishing.Setelah Indonesia menjadi pernerintahan Republik, proses kemerdekaan membuat situasi perekonomian kacau, tidak terlepas industri bahan bakuupholstery gulung tikar, sehinqqa mengakibatkan sulitnya bahan-bahan didapat. Melihat situasi yang demikian sekarang bisa dirasakan perkembangan bahan bakuupholsterysampai di tingkat bahan baku olahan seperti: webbing dari karet, foam dan kain coverimitasi yang menyerupai bahan alami.Untuk mengenal dan memahami teknologi upholsteryperlu pengkajian yang seksama dari berbagai buku panduan.Dengan harapan buku ini mudah untuk ditelaah dan dipergunakan sebagai tuntunan untuk melakukan sesuatu yang benar baik kualitas maupun nilai estetikanya.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Tim BSE

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Terbit: Desember 2013, 126 Halaman

Ikhtisar

Pada zaman penjajahan teknologi upholsterymulai berkembang di Indonesia dengan alasan bahan bakubanyak terdapat di Indonesia seperti: sabut kelapa, kapuk, rami, ijuk, kulit hewan dan kavu. Industri perabot tumbuh dengan pesat didukung oleh material lain yang masih harus dipasok oleh negara lain seperti: per atau pegas, paku/peralatan upholstery dan kain cover serta bahan-bahan finishing.Setelah Indonesia menjadi pernerintahan Republik, proses kemerdekaan membuat situasi perekonomian kacau, tidak terlepas industri bahan bakuupholstery gulung tikar, sehinqqa mengakibatkan sulitnya bahan-bahan didapat. Melihat situasi yang demikian sekarang bisa dirasakan perkembangan bahan bakuupholsterysampai di tingkat bahan baku olahan seperti: webbing dari karet, foam dan kain coverimitasi yang menyerupai bahan alami.Untuk mengenal dan memahami teknologi upholsteryperlu pengkajian yang seksama dari berbagai buku panduan.Dengan harapan buku ini mudah untuk ditelaah dan dipergunakan sebagai tuntunan untuk melakukan sesuatu yang benar baik kualitas maupun nilai estetikanya.

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Didasari bahwa keberadaan buku-buku teknik pada umumnya dan buku-buku teknikupholstery sangat kurang di Indonesia. Kebanyakan buku-buku panduan dalam bahasa asing, untuk itu pembaca dituntut untuk menguasai bahasa mereka, sehingga bisa mentransfer ilmu itu secara benar.Buku ini sebagai pedoman petunjuk praktis bagi peserta latih dan upholsterer yangingin mendalami dan meningkatkan kualitas pengetahuan dan teknologi upholstery.Perkembangan upholstery sebagai wahana pemenuhan kebutuhan fisik dan non fisik manusia dipengaruhi oleh perkembangan sosial manusia.

Perkembangan sosial manusia Indonesia mengalami berbagai bentuk sesuai dengan situasi pemerintahan saat itu. Pada zaman kerajaan dan berbagai kerajaan yang ada mereka memiliki hubungan ekonomi di berbagai negara maju, sehingga terjadi pertukaran nilai budaya, khususnya terjadi masuknya meubeler dari luaryang didominasi oleh kalangan atas saja,namun demikian masuknya teknologi meubeler umumnya dan teknologi upholstery masih sangat kurang. Pada zaman penjajahan teknologi upholsterymulai berkembang di Indonesia dengan alasan bahan bakubanyak terdapat di Indonesia seperti: sabut kelapa, kapuk, rami, ijuk, kulit hewan dan kavu. Industri perabot tumbuh dengan pesat didukung oleh material lain yang masih harus dipasok oleh negara lain seperti: per atau pegas, paku/peralatan upholstery dan kain cover serta bahan-bahan finishing.

Setelah Indonesia menjadi pernerintahan Republik, proses kemerdekaan membuat situasi perekonomian kacau, tidak terlepas industri bahan bakuupholstery gulung tikar, sehinqqa mengakibatkan sulitnya bahan-bahan didapat. Melihat situasi yang demikian sekarang bisa dirasakan perkembangan bahan bakuupholsterysampai di tingkat bahan baku olahan seperti: webbing dari karet, foam dan kain coverimitasi yang menyerupai bahan alami.Untuk mengenal dan memahami teknologi upholsteryperlu pengkajian yang seksama dari berbagai buku panduan.Dengan harapan buku ini mudah untuk ditelaah dan dipergunakan sebagai tuntunan untuk melakukan sesuatu yang benar baik kualitas maupun nilai estetikanya.

Daftar Isi

Sampul
Pengantar
Bab 1 : Pendahuluan
     A. Deskripsi
     B. Prasyarat
     C. Petunjuk penggunaan
     D. Tujuan akhir
     E. Cek kemampuan awal
Bab 2 : Pembelajaran
     A. Deskripsi
     B. Kegiatan belajar
          Kegiatan belajar 1. Peralatan upholstery
               a. Tujuan pembelajaran
               b. Uraian materi
          Kegiatan belajar 2. Perlengkapan upholstery
               a. Tujuan pembelajaran
               b. Uraian materi
          Kegiatan belajar 3. Mesin-mesin upholstery
               a. Tujuan pembelajaran
               b. Uraian materi
          Kegiatan belajar 4. Material upholstery
               a. Tujuan pembelajaran
               b. Uraian materi
          Kegiatan belajar 5. Konstruksi rangka upholstery
               a. Tujuan pembelajaran
               b. Uraian materi
          Kegiatan belajar 6. Belajar viukuran standard kursi
               a. Tujuan pembelajaran
               b. Uraian materi
          Kegiatan belajar 7. Simple padded seat
Daftar pustaka