Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Teknik Bubut 2

Teknik Bubut 2: SMK Kelas X - Semester 2 - Kurikulum 2013

Teknik Bubut 2

Bubut adalah suatu proses permbubutan atau pengerjaan dengan cara menghilangkan/pengambilan tatal dari bahan/benda kerja. Membubut adalah suatu proses pemotongan benda kerja dimana benda kerja yang akan dipotong dicekam dan berputar pada sumbunya sementara alat potong digerakkan secara linear ke arah benda kerja tersebut sehingga terjadi pemotongan. Metode ini digunakan pertama kali untuk pembuatan mangkuk dangkal pada tahun 1200 SM, ditemukan di sebuah kuburan di Mycenae.

Di China, orang duduk di mesin bubut dan membuat gerakan bolak-balik (reciprocating) dengan pedal ysng digerakkan oleh kaki secara bergantian kaki kiri dan kanan pada papan yang dikaitkan pada tali yang dililitkan pada mesin spindle bubut, sehingga membuat kedua tangan bebas untuk memegang dan mengarahkan pahat pemotong. Orang Barat lebih memilih untuk berdiri di mesin bubut. Mereka mengembangkan mesin bubut tiang dimana hanya satu kaki yang dibutuhkan untuk membuat gerakan bolak-balik.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Tim BSE

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
Terbit: Desember 2013, 121 Halaman

Ikhtisar

Bubut adalah suatu proses permbubutan atau pengerjaan dengan cara menghilangkan/pengambilan tatal dari bahan/benda kerja. Membubut adalah suatu proses pemotongan benda kerja dimana benda kerja yang akan dipotong dicekam dan berputar pada sumbunya sementara alat potong digerakkan secara linear ke arah benda kerja tersebut sehingga terjadi pemotongan. Metode ini digunakan pertama kali untuk pembuatan mangkuk dangkal pada tahun 1200 SM, ditemukan di sebuah kuburan di Mycenae.

Di China, orang duduk di mesin bubut dan membuat gerakan bolak-balik (reciprocating) dengan pedal ysng digerakkan oleh kaki secara bergantian kaki kiri dan kanan pada papan yang dikaitkan pada tali yang dililitkan pada mesin spindle bubut, sehingga membuat kedua tangan bebas untuk memegang dan mengarahkan pahat pemotong. Orang Barat lebih memilih untuk berdiri di mesin bubut. Mereka mengembangkan mesin bubut tiang dimana hanya satu kaki yang dibutuhkan untuk membuat gerakan bolak-balik.

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan kekuatan, rahmat, dan hidayah-Nya sehingga Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dapat menyelesaikan penulisan modul dengan baik. Modul ini merupakan bahan acuan dalam kegiatan belajar mengajar peserta didik pada Sekolah Menengah Kejuruan bidang Seni dan Budaya (SMK-SB).

Modul ini akan digunakan peserta didik SMK-SB sebagai pegangan dalam proses belajar mengajar sesuai kompetensi. Modul disusun berdasarkan kurikulum 2013 dengan tujuan agar peserta didik dapat memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan di bidang Seni dan Budaya melalui pembelajaran secara mandiri.

Proses pembelajaran modul ini menggunakan ilmu pengetahuan sebagai penggerak pembelajaran, dan menuntun peserta didik untuk mencari tahu bukan diberitahu. Pada proses pembelajaran menekankan kemampuan berbahasa sebagai alat komunikasi, pembawa pengetahuan, berpikir logis, sistematis, kreatif, mengukur tingkat berpikir peserta didik, dan memungkinkan peserta didik untuk belajar yang relevan sesuai kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD) pada program studi keahlian terkait. Disamping itu, melalui pembelajaran pada modul ini, kemampuan peserta didik SMK-SB dapat diukur melalui penyelesaian tugas, latihan, dan evaluasi. Modul ini diharapkan dapat dijadikan pegangan bagi peserta didik SMK-SB dalam meningkatkan kompetensi keahlian.

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Glosarium
Unit 1 : Mesin bubut teknik satu senter
     A. Ruang lingkup pembelajaran
     B. Tujuan unit 1
     C. Kegiatan belajar
     D. Penyajian materi
     E. Rangkuman
     F. Penilaian
Unit 2 : Alat-alat kerja bubut teknik satu senter
     A. Ruang lingkup pembelajaran
     B. Tujuan unit 2
     C. Kegiatan belajar
     D. Penyajian materi
     E. Rangkuman
     F. Penilaian
Unit 3 : Cara menggunakan dan mengasah pahat bubut satu senter
     A. Ruang lingkup pembelajaran
     B. Tujuan unit 3
     C. Kegiatan belajar
     D. Penyajian materi
     E. Rangkuman
     F. Penilaian
Unit 4 : Pembuatan produk dengan teknik bubut satu senter
     A. Ruang lingkup pembelajaran
     B. Tujuan unit
     C. Kegiatan belajar
     D. Penyajian materi
     E. Rangkuman
     F. Penilaian
Unit 5 : Keselamatan dan kesehatan kerja dalam kerja bubut satu senter
     A. Ruang lingkup pembelajaran
     B. Tujuan unit 5
     C. Kegiatan belajar
     D. Penyajian materi
     E. Rangkuman
     F. Penilaian
Daftar pustaka