Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti

SMA/SMK Kelas XII - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018

Buku ini berisi delapan bab. Secara terperinci bab-bab dimaksud membahas alam semesta dalam perspektif Agama Buddha, Alam Kehidupan, Meditasi pandangan terang, penuh kesadaran dalam kehidupan sehari-hari, problematika kehidupan manusia, aborsi dan pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan tauran, dan bab terakhir tentang korupsi.

Proses pembelajaran yang disajikan berbasis aktivitas peserta didik yang bervariasi, dan mengomunikasikan. Pembelajaran ini akan mengondisikan berkembangnya potensi peserta didik, baik ranah kognitif, afektif, maupun psikomotor secara simultan.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Nurwito, S.Ag., M.Pd., MAP / Katman
Editor: Eka Setiawati, S. Kom, MAk

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786024270742
Terbit: Juni 2018, 242 Halaman

Ikhtisar

Buku ini berisi delapan bab. Secara terperinci bab-bab dimaksud membahas alam semesta dalam perspektif Agama Buddha, Alam Kehidupan, Meditasi pandangan terang, penuh kesadaran dalam kehidupan sehari-hari, problematika kehidupan manusia, aborsi dan pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba dan tauran, dan bab terakhir tentang korupsi.

Proses pembelajaran yang disajikan berbasis aktivitas peserta didik yang bervariasi, dan mengomunikasikan. Pembelajaran ini akan mengondisikan berkembangnya potensi peserta didik, baik ranah kognitif, afektif, maupun psikomotor secara simultan.

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Kurikulum 2013 dirancang sebagai kendaraan untuk mengantarkan siswa menuju penguasaan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pendekatan ini selaras dengan pandangan dalam agama Buddha bahwa belajar tidak hanya untuk mengetahui atau mengingat (pariyatti) tetapi juga untuk melaksanakan (patipatti) dan mencapai penembusan (pativedha). “Meskipun seseorang banyak membaca Kitab Suci, tetapi tidak berbuat sesuai dengan Ajaran, orang yang lengah itu sama seperti gembala yang menghitung sapi milik orang lain, ia tidak akan memperoleh manfaat kehidupan suci.” (Dhp.19). Untuk memastikan keseimbangan dan keutuhan ketiga ranah tersebut, pelajaran agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan budi pekerti.

Hakikat budi pekerti adalah sikap atau perilaku seseorang dalam hubungannya dengan diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa, serta alam sekitar. Jadi, pendidikan budi pekerti adalah usaha menanamkan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan perilaku generasi bangsa agar mereka memiliki kesantunan dalam berinteraksi. Nilai-nilai moral yang ingin kita bangun antara lain adalah sikap jujur, disiplin, bersih, penuh kasih sayang, punya kepenasaran intelektual, dan kreatif. Di sini pengetahuan agama yang dipelajari para siswa menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka. Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam Buddha dikenal dengan jalan utama menghilangkan penderitaan dan mendatangkan kebahagiaan hidup: pertama, Sila: Samma Vacca (ucapan benar), Samma Kammanta (perbuatan benar), Samma Ajiva (penghidupan benar); kedua, Samadhi: Samma Vayama (daya upaya benar), Samma Sati (perhatian benar), Samma Samadhi (kosentrasi benar); dan Panna: Samma Ditthi (pengertian benar) dan Samma Sankhapa (pikiran benar).

Kata kuncinya, budi pekerti adalah tindakan, bukan sekedar pengetahuan yang harus diingat oleh para siswa, maka proses pembelajarannya seharusnya mengantar mereka dari pengetahuan tentang kebaikan, lalu menimbulkan komitmen terhadap kebaikan, dan akhirnya benar-benar melakukan kebaikan. Dalam ungkapan Buddha-nya, “Pengetahuan saja tidak akan membuat orang terbebas dari penderitaan, tetapi ia juga harus melaksanakannya” (Sn. 789).

Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas XII ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Tidak berhenti dengan memahami, tetapi pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial. Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Urutan pembelajaran dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan demikian, materi buku ini bukan untuk dibaca, didengar, ataupun dihafal oleh siswa maupun guru, melainkan untuk menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-temannya dalam memahami dan menjalankan ajaran agamanya.

Buku ini sangat terbuka terhadap masukan dan akan terus diperbaiki untuk penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca untuk memberikan kritik, saran dan masukan guna perbaikan dan penyempurnaan edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Penulis

Daftar Isi

Sampul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab 1: Alam semesta dalam perspektif agama Buddha
     A. Pengertian Alam Semesta
     B. Sistem Dunia
     C. Awal Terbentuknya Alam Semesta
     D. Kehancuran Alam Semesta
     E. Kehidupan Manusia dengan Alam Semesta
Bab 2: Alam Kehidupan
     A. Pengertian Alam Kehidupan
     B. Pembagian 31 Alam Kehidupan
     Bab 3: Meditasi pandangan terang
     A. Pengertian Meditasi
     B. Macam Meditasi
     C. Syarat-syarat Meditasi Pandangan Terang
     D. Objek Meditasi Pandangan Terang
     E. Rintangan dan Kekeliruan dalam Meditasi Pandangan Terang
     F. Praktik Meditasi Pandangan Terang
Bab 4: Praktik didup penuh kesadaran
     A. Pengertian Meditasi Hidup Penuh Kesadaran
     B. Teknik Hidup Penuh Kesadaran (Mindfulness)
     C. Manfaat Meditasi Hidup Penuh Kesadaran
Bab 7: Problematika Kehidupan Sosial Manusia
     A. Pengertian Masalah
     B. Masalah dan Cara Mengatasinya
     C. Peranan Agama
     D. Tujuan Hidup Umat Buddha
     E. Batasan, Macam, dan Sumber Masalah Sosial
     F. Ajaran yang menjamin keberhasilan
Bab 6 Hindari Aborsi dan Pergaulan Bebas
     A. Pengertian
     B. Macam-Macam Aborsi
     C. Sebab Aborsi
     D. Akibat Aborsi
     E. Aborsi dan Agama Buddha
Bab 7: Hindari penyalahgunaan narkoba dan tawuran
     A. Pengertian
     B. Jenis Narkoba Menurut Efeknya
     C. Tujuan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
     D. Sebab Penyalahgunaan Narkoba
     E. Dampak Penyalahgunaan Narkoba
     F. Pandangan Agama Buddha tentang Penyalahgunaan Narkoba
     G. Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba
     H. Meditasi
     Bab 8: Hindari karupsi
     A. Pengertian Korupsi
     B. Syarat Perbuatan Disebut Korupsi
     C. Sebab Terjadinya Korupsi
     D. Melawan perkembangan korupsi
     E. Akibat dari korupsi
     F. Cara Mengatasi Korupsi
Daftar pustaka
Glosarium
Profil Penulis
Profil Penalaah