Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti

SMA/SMK Kelas XII - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018

Buku siswa ini menjabarkan kompetensi minimal yang harus dilakukan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam kurikulum 2013, peserta didik diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya.

Pendidikan Hindu dan Budi Pekerti adalah mata pelajaran yang membekali peserta didik pengetahuan tentang dimensi ruang-waktu perjalanan Pendidikan Agama Hindu dan Budi pekerti, keterampilan dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasainya secara konkret, abstrak dan religius serta bersikap menghargai jasa para leluhur dan orang-orang suci yang telah meletakan pondasi membangun di negara kesatuan NKRIbeserta segala bentuk warisan ajarannya baik yang nyata maupun yang tidak nyata.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: I Nengah Mudana / I Gusti Ngurah Dwaja
Editor: Mastiur Hasibuan, SH

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786024270667
Terbit: Juni 2018, 314 Halaman

Ikhtisar

Buku siswa ini menjabarkan kompetensi minimal yang harus dilakukan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam kurikulum 2013, peserta didik diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya.

Pendidikan Hindu dan Budi Pekerti adalah mata pelajaran yang membekali peserta didik pengetahuan tentang dimensi ruang-waktu perjalanan Pendidikan Agama Hindu dan Budi pekerti, keterampilan dalam menyajikan pengetahuan yang dikuasainya secara konkret, abstrak dan religius serta bersikap menghargai jasa para leluhur dan orang-orang suci yang telah meletakan pondasi membangun di negara kesatuan NKRIbeserta segala bentuk warisan ajarannya baik yang nyata maupun yang tidak nyata.

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Kurikulum 2013 dirancang agar peserta didik tidak hanya bertambah pengetahuannya, tetapi meningkat juga keterampilannya dan semakin mulia kepribadiannya. Ada kesatuan utuh antara kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Keutuhan ini perlu tercermin dalam pembelajaran agama. Melalui pembelajaran pengetahuan agama diharapkan akan terbentuk keterampilan beragama dan terwujud sikap beragama siswa.

Tentu saja sikap beragama yang berimbang, mencakup hubungan manusia dengan Penciptanya dan hubungan manusia dengan sekitarnya. Untuk memastikan keseimbangan ini, pelajaran agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan budi pekerti. Hakikat budi pekerti adalah sikap atau perilaku seseorang dalam hubungannya dengan Tuhan, diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa, serta alam sekitar. Jadi, pendidikan budi pekerti adalah usaha menanamkan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan perilaku generasi bangsa agar mereka memiliki kesantunan dalam berinteraksi.

Nilai-nilai moral/karakter yang ingin kita bangun antara lain adalah sikap jujur, disiplin, bersih, penuh kasih sayang, punya kepenasaran intelektual, dan kreatif. Di sini pengetahuan agama yang dipelajari para siswa menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka. Sekadar contoh, diantara nilai budi pekerti dalam Hindu dikenal dengan Tri Marga (bakti kepada Tuhan, orangtua, dan guru; karma, bekerja sebaik-baiknya untuk dipersembahkan kepada orang lain dan Tuhan; Jnana, menuntut ilmu sebanyak-banyaknya untuk bekal hidup dan penuntun hidup) dan Tri Warga (dharma, berbuat berdasarkan atas kebenaran; artha, memenuhi harta benda kebutuhan hidup berdasarkan kebenaran, dan karma, memenuhi keinginan sesuai dengan norma-norma yang berlaku).

Kata kuncinya, budi pekerti adalah tindakan, bukan sekedar pengetahuan yang harus diingat oleh para siswa, maka proses pembelajarannya seharusnya mengantar mereka dari pengetahuan tentang kebaikan, lalu menimbulkan komitmen terhadap kebaikan, dan akhirnya benar-benar melakukan kebaikan.

Buku ini menjabarkan usaha minimal yang harus dilakukan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013, siswa diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan menyesuaikan daya serap siswa dengan ketersediaan kegiatan pada buku ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan sosial dan alam.

Sebagai edisi pertama, buku ini sangat terbuka dan perlu terus dilakukan perbaikan dan penyempurnaan. Untuk itu, kami mengundang para pembaca memberikan kritik, saran dan masukan untuk perbaikan dan penyempurnaan pada edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami ucapkan terima kasih.

Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Penulis

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Daftar gambar
Bab 1: Weda sebagai sumber hukum Hindu
     A. Perkembangan Hukum Hindu
     B. Sumber-sumber hukum Hindu
     C. √áloka kitab suci yang menjelaskan sumber Hukum Hindu
     D. Hubungan Hukum Hindu dengan Budaya, Adat-Istiadat, dan Kearifan Daerah Setempat
Bab 2: Sejarah perkembangan kebudayaan Hindu di Dunia
     A. Kebudayaan Prasejarah dan Sejarah Agama Hindudi Dunia
     B. Teori-Teori Masuknya Agama Hindu ke Indonesia
     C. Bukti-Bukti Monumental Peninggalan Prasejarah dan Sejarah Perkembangan Agama Hindu di Dunia
     D. Pelestarian Peninggalan Budaya Agama Hindu di Indonesia
     E. Kontribusi Kebudayaan Hindu dalam Pembangunan Nasional dan Pariwisata Indonesia Menuju Era Globalisasi.
Bab 3: Tantra, Yantra, dan Mantra
     A. Ajaran Tantra, Yantra, dan Mantra
     B. Fungsi dan Manfaat Tantra, Yantra, dan Mantra dalam Kehidupan dan Penerapan Ajaran Hindu
     D. Cara Mempraktikkan Ajaran Tantra, Yantra, dan Mantra
Bab 4: Ashtangga yoga dan moksha
     A. Ajaran Ashtangga Yoga
     B. Bagian-Bagian Ashtangga Yoga
     C. Hambatan dan Tantangan dalam Penerapan Ashtangga Yoga
     D. Manfaat Ajaran Ashtangga Yoga untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani
     E. Penerapan Ashtangga Yoga dalam Mencapai Moksha
     F. Ashtangga Yoga sebagai Dasar Pembentukan Budi Pekerti Luhur dalam Zaman Globalisasi
Bab 5: Dasa yama bratha dan nyama bratha
     A. Ajaran Dasa Yama bratha dan Dasa Nyama bratha
     B. Bagian-Bagian Dasa Yama Bratha dan Dasa Nyama Bratha
     C. Tujuan dan Manfaat Ajaran Dasa Yama Bratha dan Dasa Nyama Bratha dalam Pembentukan Kepribadian yang Luhur
     D. Contoh Penerapan Dasa Yama Bratha dan Dasa Nyama Bratha dalam Kehidupan
Daftar pustaka
Glosarium
Indeks
Profil Penulis
Profil Penelaah
Profil Editor