Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Buku Guru Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti

SMA/SMK Kelas XII - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018

Jadi, pendidikan budi pekerti adalah usaha menanamkan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan perilaku generasi bangsa agar mereka memiliki kesantunan dalam berinteraksi. Nilai-nilai moral yang ingin kita bangun antara lain adalah sikap jujur, disiplin, bersih, penuh kasih sayang, punya kepenasaran intelektual, dan kreatif. Di sini pengetahuan agama yang dipelajari para siswa menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka.

Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam Buddha dikenal dengan jalan utama menghilangkan penderitaan dan mendatangkan kebahagiaan hidup: pertama, Sila: Samma Vacca (ucapan benar), Samma Kammanta (perbuatan benar), Samma Ajiva (penghidupan benar); kedua, Samadhi: Samma Vayama (daya upaya benar), Samma Sati (perhatian benar), Samma Samadhi (kosentrasi benar); dan Panna: Samma Ditthi (pengertian benar) dan Samma Sankhapa (pikiran benar).

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Nurwito, S.Ag., M.Pd., MAP / Katman
Editor: Eka Setiawati, S. Kom, MAk

Penerbit: Buku Sekolah Elektronik (BSE)
ISBN: 9786024270780
Terbit: Juni 2018, 346 Halaman

Ikhtisar

Jadi, pendidikan budi pekerti adalah usaha menanamkan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan perilaku generasi bangsa agar mereka memiliki kesantunan dalam berinteraksi. Nilai-nilai moral yang ingin kita bangun antara lain adalah sikap jujur, disiplin, bersih, penuh kasih sayang, punya kepenasaran intelektual, dan kreatif. Di sini pengetahuan agama yang dipelajari para siswa menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka.

Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam Buddha dikenal dengan jalan utama menghilangkan penderitaan dan mendatangkan kebahagiaan hidup: pertama, Sila: Samma Vacca (ucapan benar), Samma Kammanta (perbuatan benar), Samma Ajiva (penghidupan benar); kedua, Samadhi: Samma Vayama (daya upaya benar), Samma Sati (perhatian benar), Samma Samadhi (kosentrasi benar); dan Panna: Samma Ditthi (pengertian benar) dan Samma Sankhapa (pikiran benar).

Pendahuluan / Prolog

Kata pengantar
Kurikulum 2013 dirancang sebagai kendaraan untuk mengantarkan siswa menuju penguasaan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pendekatan ini selaras dengan pandangan dalam agama Buddha bahwa belajar tidak hanya untuk mengetahui atau mengingat (pariyatti) tetapi juga untuk melaksanakan (patipatti) dan mencapai penembusan (pativedha). ”Meskipun seseorang banyak membaca Kitab Suci, tetapi tidak berbuat sesuai dengan Ajaran, orang yang lengah itu sama seperti gembala yang menghitung sapi milik orang lain, ia tidak akan memperoleh manfaat kehidupan suci.” (Dhp.

19). Untuk memastikan keseimbangan dan keutuhan ketiga ranah tersebut, pelajaran agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan budi pekerti. Hakikat budi pekerti adalah sikap atau perilaku seseorang dalam hubungannya dengan diri sendiri, keluarga, masyarakat dan bangsa, serta alam sekitar.

Jadi, pendidikan budi pekerti adalah usaha menanamkan nilai-nilai moral ke dalam sikap dan perilaku generasi bangsa agar mereka memiliki kesantunan dalam berinteraksi. Nilai-nilai moral yang ingin kita bangun antara lain adalah sikap jujur, disiplin, bersih, penuh kasih sayang, punya kepenasaran intelektual, dan kreatif. Di sini pengetahuan agama yang dipelajari para siswa menjadi sumber nilai dan penggerak perilaku mereka.

Sekadar contoh, di antara nilai budi pekerti dalam Buddha dikenal dengan jalan utama menghilangkan penderitaan dan mendatangkan kebahagiaan hidup: pertama, Sila: Samma Vacca (ucapan benar), Samma Kammanta (perbuatan benar), Samma Ajiva (penghidupan benar); kedua, Samadhi: Samma Vayama (daya upaya benar), Samma Sati (perhatian benar), Samma Samadhi (kosentrasi benar); dan Panna: Samma Ditthi (pengertian benar) dan Samma Sankhapa (pikiran benar).

Kata kuncinya, budi pekerti adalah tindakan, bukan sekedar pengetahuan yang harus diingat oleh para siswa, maka proses pembelajarannya seharusnya mengantar mereka dari pengetahuan tentang kebaikan, lalu menimbulkan komitmen terhadap kebaikan, dan akhirnya benar-benar melakukan kebaikan.

Dalam ungkapan Buddha-nya, ”Pengetahuan saja tidak akan membuat orang terbebas dari penderitaan, tetapi ia juga harus melaksanakannya” (Sn. 789). Buku Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti Kelas XII ini ditulis dengan semangat itu. Pembelajarannya dibagi-bagi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya. Tidak berhenti dengan memahami, tetapi pemahaman tersebut harus diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian sesuai dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah sosial.

Untuk itu, sebagai buku agama yang mengacu pada kurikulum berbasis kompetensi, rencana pembelajarannya dinyatakan dalam bentuk aktivitas-aktivitas. Urutan pembelajaran dinyatakan dalam kegiatan-kegiatan keagamaan yang harus dilakukan siswa. Dengan demikian, materi buku ini bukan untuk dibaca, didengar, ataupun dihafal oleh siswa maupun guru, melainkan untuk menuntun apa yang harus dilakukan siswa bersama guru dan teman-temannya dalam memahami dan menjalankan ajaran agamanya.

Buku ini sangat terbuka terhadap masukan dan akan terus diperbaiki untuk penyempurnaan. Oleh karena itu, kami mengundang para pembaca untuk memberikan kritik, saran dan masukan guna perbaikan dan penyempurnaan edisi berikutnya. Atas kontribusi tersebut, kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan kita dapat memberikan yang terbaik bagi kemajuan dunia pendidikan dalam rangka mempersiapkan generasi seratus tahun Indonesia Merdeka (2045).

Penulis

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Pendahuluan: Bagian I: Petunjuk umum
     A. Kurikulum 2013
     B. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     C. Kaitan antara KI, KD, dan Pembelajaran
     D. Struktur KI dan KD Pelajaran Pendidikan Agama Buddhadan Budi Pekerti dan Budi Pekerti
     E. Strategi dan Model Umum Pembelajaran
     F. Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Buddhadan Budi Pekerti
     G. Pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan BudiPekerti Kelas XII
     H. Penilaian Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti
     I. Teknik dan Bentuk Penilaian
     J. Format Buku Teks Pelajaran Pendidikan Agama Buddhadan Budi Pekerti
Bagian II: Petunjuk khusus proses pembelajaran
     A. Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran
     B. Pelaksanaan Pembelajaran
     C. Penilaian Hasil dan Proses Pembelajaran
     D. Pengawasan Proses Pembelajaran
BAB I: Alam semesta dalam perspektif agama Buddha
BAB II: Alam kehidupan
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
BAB III: Meditasi pandangan terang
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
BAB IV:
Praktik Hidup Penuh Kesadaran
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
BAB V:
Problematika Kehidupan Sosial Manusia
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
BAB VI:
Hindari Aborsi dan Pergaulan Bebas
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
BAB VII:
Hindari Penyalahgunaan Narkoba dan Tawuran
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
BAB VIII:
Hindari Korupsi
     I. Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
     II. Peta Konsep
     Uji Kompetensi 1
     Uji Kompetensi 2
Daftar Pustaka
Glosarium
Profil Penulis
Profil Penalaah
Profil Editor
Profil Illustrator