Buku Citra Aditya hanya dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Sperma Buat Ratri: Kumpulan Cerpen

Sperma Buat Ratri

Puji syukur aku panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas terbitnya kumpulan cerpen bertema "Sperma Buat Ratri" ini yang aku persembahkan untuk semua perempuan Indonesia dan para lelaki atau other gender, untuk lebih memahami kisi dan sisi kehidupan seorang perempuan bersama pernak-pernik permasalahan yang dihadapinya. Dan kesemuanya terangkum dalam ke-13 cerpen yang ada dalam buku ini. Semoga kiranya imajinasiku yang tertuang dalam karya fiksi ini bisa memberikan pembelajaran hidup lebih baik untuk para pembaca sekalian dan semoga terselip hikmah pada alinea problematika yang tertuang di setiap cerita yang berbeda.

Ria Jumriati

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Ria Jumriati
Editor: Retno Widiyani

Penerbit: Citra Aditya
ISBN: 97941494210
Terbit: Desember 2006, 192 Halaman

Ikhtisar

Puji syukur aku panjatkan ke hadirat Allah Swt. atas terbitnya kumpulan cerpen bertema "Sperma Buat Ratri" ini yang aku persembahkan untuk semua perempuan Indonesia dan para lelaki atau other gender, untuk lebih memahami kisi dan sisi kehidupan seorang perempuan bersama pernak-pernik permasalahan yang dihadapinya. Dan kesemuanya terangkum dalam ke-13 cerpen yang ada dalam buku ini. Semoga kiranya imajinasiku yang tertuang dalam karya fiksi ini bisa memberikan pembelajaran hidup lebih baik untuk para pembaca sekalian dan semoga terselip hikmah pada alinea problematika yang tertuang di setiap cerita yang berbeda.

Ria Jumriati

Ulasan Editorial

Buku ini kiranya bermanfaat bagi siapa saja yang ingin lebih memahami kisi dan sisi kehidupan seorang perempuan bersama pernak-pernik permasalahan yang dihadapinya

PT Citra Aditya Bakti

Pendahuluan / Prolog

Sekapur Sirih
Terima kasihku kepada Bapak Ir. Iwan Tanuatmadja yang telah memberikan ruang untuk bakatku ini, dengan membantu proses penerbitannya lewat PT Citra Aditya Bakti. Dan untuk pijakan sanubariku, Suprapto, yang selalu memperkuat sayap kebebasanku bersama anugerah dua malaikat kecil pembawa bahagia di bumiku. Serta sembah sujudku dan peluk cinta tak terbatas untuk Ayah Bundaku (alm.) H. Abdul Rahman Tunru dan H. Marwiyah untuk kehidupan terbaik yang telah diberikannya untukku. Terakhir, terima kasih untuk semua pembaca buku ini semoga kiranya bisa menambah wawasan dan bermanfaat.

Ria Jumriati

Penulis

Ria Jumriati - RIA JUMRIATI─Penulis kelahiran 18 Desember 1972 ini sehari-hari bekerja sebagai Marketing Communication Secretary di sebuah perusahaan sawasta di Jakarta. Ibu dari Fahreza Helaputra Pratomo dan Rivaldo Putra Aditya ini telah memiliki kegemaran menulis sejak ia duduk di bangku SMP dengan menerbitkan buku kumpulan puisi dan cerpen yang hanya beredar di kalangan teman sekolahnya.

Seiring merambatnya tahun menulis semakin dirasakannya sebagai kebutuhan, namun energi menulisnya pernah padam lalu mengalami tumpul imajinasi hingga bertahun-tahun lamanya ketika hampir semua karyanya ditolak oleh redaksi. Namun, keinginan untuk terus menulis tak pernah benar-benar mati. Menjelang tahun 2002 barulah kegiatan itu ditekuninya kembali dan akhirnya beberapa karyanya pernah dimuat di Majalah Femina, Goodhouse Keeping, Tabloid Jelita, Majalah Muslimah Alia, Majalah Venus, Swara Cantika, dan Koran Sinar Harapan. Salah satu karyanya yang berjudul “Mata Sang Bidadari” yang khusus dipersembahkan bagi Ibundanya berhasil masuk sebagai 6 karya terbaik dalam “Lomba Penulisan Cerpen” bertema “Matamu Ceritamu” di Tabloid Wanita Indonesia, serta pernah meraih Juara I dalam Lomba Catatan Harian Ibu oleh Tabloid Ibu dan Anak pada tahun 2004 tahun lalu. Dan dari semua karya fiksinya itu, ia mencoba menerbitkannya dalam sebuah ‘Kumpulan Cerpen’ berjudul ‘Sperma Buat Ratri’.

Daftar Isi

Daftar Isi
1.  Sperma Buat Ratri
2.  Biyung
3.  Bunda
4.  Aku Bertajuk Susi
5.  Bulan Sepenggal Kilau
6.  Sebuah Dunia untuk Nathan
7.  Raissa
8.  Selingkuh
9.  Ibu Hera
10.  A Ling
11.  Perempuan dalam Mimpiku
12.  Halimun dalam Bias Mentari
13.  Kunci Kallamatya

Kutipan

Bagian 1 Sperma Buat Ratri
Dokter muda itu memandang wajah Ratri penuh tanya. Berkali-kali dibacanya medical record pasiennya itu. Terdengar desahan panjangnya.

"Apa yang membuat Nona mengambil keputusan ini?" selidikinya. Ratri mengangkat wajahnya tegang.

"Tidak ada. Saya cuma mau punya anak, dan itu bukan tindakan yang melanggar hukum kan, Dok?" Ada kesan tersinggung di irama suara Ratri. Sejenak Bimo pun tersenyum mencairkan suansana.

"Memang tidak melanggar hukum, tapi menjalani inseminasi buatan dengan cara injeksi sperma dari donor bank sperma adalah hal yang patut saya pertanyakan untuk orang seperti Nona. Berstatus single dengan usia yang masih terbilang muda."

"Sekali lagi saya tegaskan, Dok! Tidak ada alasan apa pun, kecuali kehadiran seorang anak di kehidupan saya. Dan saya merasa tak perlu memberikan alasan detail megenai hal lainnya. Toh, saya membutuhkan dokter hanya sebagai orang yang tepat untuk prosedur dan tindakan medis yang diharuskan untuk hal ini," jelasnya masih tegang. Sekali lagi dokter muda itu hanya tersenyum.