Bank tertua atau tua mengantisipasi FIntech

Majalah Eksekutif - Edisi 461
2 April 2018

Majalah Eksekutif - Edisi 461

Di awal berdirinya, bank semacam ini hanya mengerjakan hal-hal yang sifatnya relatif sederhana. Tapi dengan perkembangan waktu, bank-bank ini juga harus mengikuti pola hidup manusia modern yang semakin komplek dan rumit.

Eksekutif
Di awal berdirinya, bank semacam ini hanya mengerjakan hal-hal yang sifatnya relatif sederhana. Tapi dengan perkembangan waktu, bank-bank ini juga harus mengikuti pola hidup manusia modern yang semakin komplek dan rumit. Misalnya saja, membantu nasabahnya melakukan transaksi tanpa batas (lintas negara dan lintas benua) dan lintas waktu.

Kini, bank juga dituntut untuk menerapkan teknologi mutakhir untuk mengantisipasi hadirnya teknologi aplikasi berbasis keuangan (fintech). Apakah mereka siap? Proses sedang berjalan. Yang jelas, pPerbankan merupakan salah satu sendi perekonomian masyarakat modern saat ini. Menilik sejarahnya, peran bank terus berkembang mulai dari peran sederhana untuk menyimpan uang dan pemberi dana hingga peran yang lebih rumit.

Pernahkan Anda dengar De Javasche Bank? Ya, nama itu adalah cikal bakal Bank Indonesia. Bagi negara kita, Bank Indonesia merupakan bank tertua yang pernah ada di Indonesia. De Javasche Bank didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda pada 1828. Nah, ternyata usia bank ini tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan bank-bank berikut ini:

1. Barca Monte de Paschi, Siena, Italia Bank. Bank ini berdiri pada 1472 yang mulanya ditujukan untuk membantu warga miskin. Misi filantropi yang oleh warga sekitar disebut dengan monte pio diharapkan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi di kota tersebut.

Pemilihan namanya juga terhitung sangat prinsipil, paschi sendiri berkaitan erat dengan pertanian dan mengembala ternak yang menjadi mata pencaharian kebanyakan warga Siena. Saat ini, terdapat tiga ribu kantor cabang dengan 4,5 nasabah yang tersebar di seluruh Italia.

Majalah Eksekutif dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI