Mitos & fakta seputar kehamilan

Majalah Family Guide - Edisi 41/2017
15 Maret 2018

Majalah Family Guide - Edisi 41/2017

Saat sedang berbadan dua, Anda mungkin akan dibombardir oleh keluarga dan kerabat dengan hal-hal tabu, berikut saran dan informasi tentang kehamilan yang masih belum jelas benar tidaknya.

Family Guide
Mitos kehamilan memang sudah ada sejak dulu kala. Kehamilan selalu diliputi oleh hal-hal yang menjurus tahayul. Mulai dari mengidam yang aneh-aneh, hingga trik untuk menentukan jenis kelamin si jabang bayi. Mari cari tahu mengenai mitos dan fakta seputar kehamilan agar tidak keliru dalam penerapannya!

1. Ngidam Jamak sekali ibu hamil mengalami yang namanya ngidam makanan. Biasanya asam, asin, manis dan pedas adalah cita rasa yang disukai ibu hamil. Dunia medis tidak mengenal istilah ngidam, sebab ngidam bukan berasal dari janin atau akibat perubahan hormonal pada ibu hamil.

Jadi ngidam hanyalah mitos, dan tidak memengaruhi kondisi bayi yang dilahirkan. Menurut Andrei Rebarber, MD, wakil direktur divisi kesehatan Ibu dan Anak di New York University Medical Center, New York, kemungkinan ngidam terjadi karena tubuh menginformasikan nutrisi apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.

2. Perut ibu hamil lebih rendah artinya mengandung bayi laki-laki, wajah berjerawat artinya hamil bayi perempuan. Tentu ini adalah anggapan keliru. Tampilan perut ibu tentunya tergantung pada tipe tubuhnya, dan tidak mencerminkan gender bayi dalam kandungan. Wanita bertubuh tinggi dan wanita bertubuh kurus, perutnya akan terlihat lebih tinggi.

3. Ibu hamil harus makan untuk dua orang. Faktanya ibu hamil hanya butuh tambahan 300 kalori/hari untuk perkembangan dan pertumbuhan janin. Jumlah tersebut setara dengan satu gelas susu. Justru ibu hamil yang makan dua kali lebih banyak dari biasanya, mengalami kenaikan berat badan berlebih akan mudah mengalami komplikasi.

Majalah Family Guide dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Edisi lainnya    Baca Gratis
DARI EDISI INI