Kisah menarik di balik peristiwa proklamasi

Majalah Family Guide - Edisi 50
9 Juli 2018

Majalah Family Guide - Edisi 50

Banyak kisah menarik seputar peristiwa bersejarah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang jarang atau bahkan tidak kita ketahui sebelumnya.

Family Guide
Siapa sangka bahwa ternyata di balik peristiwa bersejarah kemerdekaan RI menyimpan banyak kisah menarik yang bahkan tidak diajarkan di sekolah. Mulai dari naskah asli yang nyaris terbuang, foto dokumentasi yang dikubur di bawah pohon, hingga nasib bendera pusaka yang terpaksa dibongkar. Penasaran? Mari kita telusuri kembali peristiwa yang terjadi 73 tahun lalu itu.

1. Naskah yang Terselamatkan. Naskah proklamasi kemerdekaan disusun bersama oleh Soekarno, M. Hatta, dan Achmad Soebardjo. Namun konsepnya ditulis tangan sendiri oleh Bung Karno di atas lembaran kertas dengan menggunakan pena. Setelah konsep disepakati, Bung Karno lalu memberikan kertas itu kepada Sayuti Melik untuk diketik.

Sayuti Melik adalah seorang wartawan yang dekat dengan Bung Karno. Usai mengetik, Sayuti Melik meremas dan membuang naskah proklamasi tulisan tangan tersebut ke keranjang sampah. Untunglah BM Diah menyelamatkan naskah tersebut. Selama 49 tahun, BM Diah menyimpan naskah asli proklamasi itu, sebelum akhirnya diserahkan kepada pemerintah pada tanggal 29 Mei 1992. Sekarang naskah tulisan tangan Bung Karno disimpan di Arsip Nasional. Sedangkan naskah yang diketik Sayuti disimpan di Ruang Kemerdekaan, Museum Nasional.

2. Mesin Ketik Jerman. Di rumah kediaman Laksamana Maeda tidak ada mesin ketik dengan huruf latin, yang ada hanyalah mesin ketik berhuruf hiragana (huruf Jepang). Pegawai Maeda bernama Satsuki Mishima kemudian pergi ke kantor militer Jerman untuk meminjam mesin ketik. Akhirnya didapatkan mesin ketik milik Mayor Dr. Kandeler, komandan Angkatan Laut Nazi (Kriegmarine) Jerman. Pasukan NAZI itu datang ke Teluk Jakarta dengan kapal selam karena terdesak dari perang lautan Eropa.

Majalah Family Guide dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Edisi lainnya    Baca Gratis
DARI EDISI INI