Ruang usaha, definisi baru area kerja

Majalah Idea - Edisi 158
1 Juli 2016

Majalah Idea - Edisi 158

Demi kepraktisan dan efisiensi, kantor ini mendefinisikan ulang konsep area kerja.

Idea
Sebuah kantor umumnya dihuni para karyawan dari sebuah perusahaan. Namun tidak demikian halnya dengan kantor yang satu ini. Di area seluas sekitar 90 m², sejumlah orang dari perusahaan berbeda-beda berbagi ruang. Tidak ada yang merasa saling terganggu, karena masing-masing bekerja secara profesional. Yang utama adalah pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, di mana pun area kerjanya.

Adalah ReWork, perusahaan penyedia coworking space, yang memanfaatkan ruang di Citiloft untuk dijadikan area kerja yang dapat disewa. Para pelanggannya dapat menyewa sebuah meja kursi untuk dirinya sendiri, sekelompok meja untuk tim, bahkan ruang tersendiri untuk sebuah perusahaan. Waktu sewanya pun fl eksibel. Ada yang harian, mingguan, juga bulanan. “Offi ce sewa seperti ini sangat praktis, karena masing-masing perusahaan tidak perlu menyediakan fasilitas yang jika disiapkan sendiri akan menyita banyak waktu,” ujar Vanessa Hendriadi, founder dan CEO ReWork.

Fasilitas yang dimaksud antara lain akses internet, pantri, serta offi ce boy. Di ReWork, semua fasilitas itu lengkap disediakan dan siap digunakan penyewa. Di samping meja dan kursi kerja, para penyewa dapat memanfaatkan kamar kecil, ruang rapat, ruang Skype, serta mendapat jatah ruang penyimpanan di locker. Walaupun para pekerja di sini lebih banyak bekerja menggunakan laptop dan internet, sebuah printer pun disediakan untuk mencetak dokumen.

Semua fasilitas ini terletak di sebuah ruang nyaman dengan jendela kaca memenuhi sebuah dinding, menampilkan suasana kota Jakarta dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Letak ReWork yang strategis di tengah kota membuatnya semakin diminati sebagai tempat bekerja. Desainer interior Oky Putranto dipercaya mengolah ruang yang menggabungkan 2 unit apartemen yang dilengkapi mezanin ini. Konsep soft industrial dipilih sebagai tema yang mewakili semangat bekerja. “Ada sentuhan-sentuhan industrial, namun dipadu dengan elemen modern,” jelas Oky tentang soft industrial.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI