Minty vintage minimalis

Majalah Idea - Edisi 169
6 Juni 2017

Majalah Idea - Edisi 169

Kursi jengki inilah yang menjadi ilham untuk pemilihan gaya vintage minimalis. Agar kekinian, bantalan kursi diganti kovernya. Walau kursinya lawas, tetap memikat. / Foto : adeline Krisanti

Idea
Kecenderungan mengganti semua barang menjadi yang baru saat mendesain rumah, biasa dilakukan oleh beberapa orang. Namun, berbeda dengan pasangan ini, Nanda Purnama dan Anto NS. Berawal dari tidak ingin menyianyiakan kursi lawas yang dimilikinya, Nanda menerapkan gaya vintage minimalis untuk huniannya. “Perabotan lawas memang sudah ada sebelum kami pindah ke rumah yang sekarang,” ujar Nanda ketika ditanya alasan menerapkan gaya vintage minimalis.

Lebih dari itu, Nanda mengatakan bahwa tema vintage juga bukan tema musiman. “kapan pun diaplikasikan, vintage tidak akan terlihat ketinggalan zaman. Tinggal dimodifikasi supaya tampilannya lebih menarik tanpa meninggalkan kesan vintage-nya. Dimix dengan tema apa pun, fleksibel dan aman,” tambah Nanda.

Namun, tidak semua ruang di rumah Nanda menerapkan gaya ini. kamar anak, ruang makan, dan dapur memilki tema sendiri. Nanda bercerita, kamar si buah hati memiliki konsep yang berbeda, yaitu konsep monokrom hitam-putih sesuai permintaan khusus dari sang anak. Sedangkan, gaya Skandinavian dipilih untuk diaplikasikan di ruang makan dan dapur. Ini dimaksudkan agar terkesan lapang dan bersih.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI