Tempat nongkrong asyik

Majalah Idea - Edisi 175
22 November 2017

Majalah Idea - Edisi 175

Dari sebuah rumah tua yang nyaris rusak, kafe ini berubah menjadi tempat nongkrong asyik bagi anak muda Yogyakarta. / Foto : Kurniawan Adi Nugroho

Idea
Sesuatu yang tampak tak berharga seringkali diabaikan bahkan dihancurkan. Padahal, jika dilihat dari sisi lain, yang tak berharga ini ternyata mempuyai nilai lebih. Inilah yang mampu dilihat dari kacamata seorang Lukkie Putranto, arsitek, ketika berkunjung ke sebuah rumah tua yang sudah nyaris rusak secara fisik maupun strukturnya.

Posisi rumah berada di salah satu jalan strategis di Yogyakarya, diapit oleh dua kampus besar yakni Universitas Kristen Duta Wacana dan Universitas Gajah Mada. Lokasi inilah yang menjadi salah satu alasan untuk mengubah wajah rumah tua tersebut menjadi sebuah tempat usaha, yang selanjutnya diberi nama NOE Coffee & Kitchen.

Sebuah kafe yang dulunya hanya berupa bangunan tua yang siap dibongkar. Namanya bangunan tua, pasti banyak kerusakan di mana-mana. Inilah juga yang menjadi tantangan tersendiri bagi Lukkie sebagai arsitek.

“Banyak tantangan untuk mengolah rumah tua menjadi sebuah coffee shop yang nyaman secara arsitektural. Saya harus semaksimal mungkin memanfaatkan keadaan awal rumah sehingga mau tidak mau pilihan konsepnya jatuh ke rustic industrial,” ucap Lukkie.

Menurut Lukkie, dengan konsep tersebut, ia ingin kafe NOE ini dapat tampil apa adanya, bahkan dapat mengekspos “kerusakan” bangunan ini sebagai point of interest-nya. Penerapan konsep desain rustic industrial terlihat dari adanya dinding batu bata.

Tak seperti interior kafe kebanyakan, batu bata tersebut berasal dari dinding asli yang “dikupas” dan diberi lapisan anti jamur supaya warna alami batu batanya tampak mengilap. Pengakuan Lukkie, pengupasan dinding tersebut dilakukan karena dinding bangunan lama yang sudah termakan usia sehingga mudah sekali lembap dan menggelembung ketika dicat ulang.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI