Martha Puri Natasande, inspirasi dari dan untuk sekitar

Majalah Idea - Edisi 179
2 April 2018

Majalah Idea - Edisi 179

Puri di meja kerjanya yang dihiasi beragam pernik karyanya.

Idea
Martha Puri Natasande tidak pernah menyangka keinginannya untuk memiliki pernik yang berbeda dari orang lain, membawanya menjadi salah seorang wanita inspiratif di bidang kerajinan tangan. Sosok Puri, panggilan akrab perempuan kelahiran Jakarta, 19 Mei 1985 ini, menginspirasi banyak orang untuk mengasah hobi dan bakat kerajinan tangan yang dimiliki.

Terbukti, antusiasme peserta workshop bertajuk Latihan Pegang Kuas yang diselenggarakannya begitu besar. Belum lagi pesanan kerajinan tangan di bawah label Ideku Handmade miliknya yang mencapai ribuan buah setiap harinya dan dipesan dari berbagai tempat, hingga mancanegara. Semua pesanan itu benar-benar dibuat dengan tangan satu per satu oleh Puri dan karyawannya. Berikut hasil bincang-bincang IDEA bersama perempuan inspiratif ini!

Bagaimana awal mula Ideku Handmade? Awalnya bikin untuk hobi saja. Dari kecil aku suka bikin kerajinan tangan, misalnya menghias toples. Kerajinan itu biasanya aku bagikan sebagai kado buat teman. Kemudian saat baru lulus kuliah, sekitar akhir tahun 2008, sepupuku menyarankan buat jual kerajinan tanganku.

Awalnya masih ragu, siapa sih yang mau beli benda kerajinan seperti ini. Tapi akhirnya aku coba mulai dari foto sendiri pakai handphone lalu di-upload di situs Multiply. Ternyata keesokan harinya ada orang yang pesan toples hias aku. Rasanya senang banget!

Dari situ akhirnya aku lanjutin dan produknya jadi lebih beragam, mulai dari souvenir ulang tahun, bantal, hiasan dinding, dan sebagainya. Sekarang per hari bisa mengerjakan 1.000 buah kerajinan tangan, dibantu 10 orang karyawan. Pesanan juga datang dari beragam tempat di Indonesia, ada juga pesanan dari London dan Australia.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI