Kamar mandi, investasi hidup sehat & nyaman

Majalah Idea - Edisi 184
3 September 2018

Majalah Idea - Edisi 184

Dari hitung-hitungan biaya pembuatannya, sebagian orang menganggap kamar mandi adalah ruang yang menempati urutan kedua konsumsi biayanya, setelah dapur. / Foto : Tim iDEA

Idea
Dari hitung-hitungan biaya pembuatannya, sebagian orang menganggap kamar mandi adalah ruang yang menempati urutan kedua konsumsi biayanya, setelah dapur.

Alasannya, sekalipun berukuran kecil, kamar mandi membutuhkan banyak elemen untuk memenuhi tuntutan fungsi dan estetikanya. Ada perangkat saniter, ada sistem pemipaan, sistem pengudaraan dan pencahayaan, dan elemen lain untuk estetika interiornya.

Karena fungsi kamar mandi adalah untuk membersihkan badan dan membuang kotoran, sedikit saja ada permasalahan di salah satu elemen dapat berimbas besar dan akan sangat mengganggu kenyamanan tinggal bagi penghuninya dan kenyamanan rumah secara keseluruhan.

Bahkan, keamanan dan kesehatan penghuni rumah pun terancam, saat terjadi ketidakberesan di ruang ini. Karenanya, banyak orang rela mengeluarkan biaya tak sedikit demi kamar mandinya.

Pertimbangannya, karena pembuatan kamar mandi tak hanya memenuhi fungsi saat ini, namun fungsi jangka panjang bagi keberlangsungan sebuah rumah. Fakta lain tentang peran kamar mandi muncul saat ini. Gaya hidup masyarakat modern memberi andil pada meningkatnya peran ruang privat ini.

Keletihan fisisk dan psikis menghadapi rutinitas kerja, membuat seseorang memerlukan tempat pelampiasan untuk mendapatkan pemulihan. Ketika rumah menjadi tujuan pelampiasan ini, maka kamar mandi adalah salah satu ruang yang banyak dipilih untuk memenuhinya.

Tak hanya rasa segar yang menyembuhkan segala letih fisik dan psikis, namun proses penemuan diri dapat terjadi di kamar mandi. Kamar mandi menjadi ruang paling privat bagi seseorang melebihi kamar tidur.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI