Joker yang Menertawakan Kita

Inilah Koran - Edisi 10 Oktober 2019

Inilah Koran - Edisi 10 Oktober 2019
Saya ke Senayan City, dan masuk ke Cinema XXI. Luar biasa! Dari delapan layar atau studio yang tersedia, semuanya memutar film Joker. Film main setiap setengah jam sekali, bergantian di masing-masing studio atau layar. Saya belum mengecek di studio lain, serupa atau tidak.

Kok bisa? Monopoli? Persaingan bebas? Tersungkurnya UU Perfiman? Tak ada film nasional yang sedang laris? Permintaan penonton membeludak? Atau apa? Satu alasan yang jelas: aspek bisnis. Keuntungan ekonomis. Pemutaran total film Joker...
Baca artikel selengkapnya di edisi 10 Oktober 2019

Inilah Koran dapat dibaca gratis dalam masa terbatas di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya koran edisi ini

Kamis, 10 Oktober 2019


Artikel lainnya