Si kelopak mata yang harus terus dijaga

Majalah Intisari - Edisi 649
19 Oktober 2016

Majalah Intisari - Edisi 649

Mengapa bintitan bisa terjadi? Mengapa kelopak mata berkedut? Apa boleh buat, gangguan pada kelopak mata kadang masih jadi misteri bagi sebagian orang. Hati-hati, gangguan sepele bisa berakibat buruk terhadap bola mata.

Intisari
Seperti kelopak bunga yang berfungsi untuk melindungi mahkota bunga, kelopak mata juga punya peranan yang sama. Ia merupakan garda depan yang memproteksi bola mata dari berbagai terpaan lingkungan luar. Seperti mencegah mata terkena benturan langsung (trauma), menyingkirkan benda asing, serta mengatur sinar yang masuk dalam mata. Fungsinya pada mata memang amat istimewa. Sebab kelopak mata juga yang berperan untuk meratakan lapisan air mata sehingga mata tidak kering. Setiap kali kelopak mata berkedip, itulah saat di mana proses pemerataan air mata pada bola mata.

Pada kelopak mata, juga ada kelenjar keringat (meibom) untuk memproduksi minyak yang sangat penting dalam proses penguapan air mata. Selain itu juga, ia berfungsi dalam hal estetika. Kelopak mata yang indah, sehat, dan tidak kendur tentu mempengaruhi penampilan. Bukan karena mengintip Anda pernah dengar tentang mata bintitan atau timbilan? Banyak yang bilang, pembengkakan pada kelopak mata itu terjadi karena kebiasaan mengintip. Pastilah itu tidak benar. Sebab bintitan atau dalam bahasa medis disebut hordeolum ini biasanya terjadi karena bakteri dan infeksi.

Namanya bakteri Staphylococca, sejenis flora normal yang hidup di mata. Gangguan pada kelopak mata ini, kata dr. Lukman Edward, Sp. M (K), dokter spesialis mata konsultan infeksi dan imunologi RS Pondok Indah-Pondok Indah Jakarta, merupakan infeksi yang terjadi pada kelenjar meibom berkaitan dengan si bakteri tadi. Hordeolum terbagi menjadi dua jenis, yaitu hordeolum internal dan hordeolum eksternal. Kalau hordeolum internal biasanya terjadi di dalam kelopak mata. Pembengkakan kelopak mata tetap terlihat dari luar mata, namun sebenarnya benjolannya terdapat dalam kelopak mata. Sekilas tampak seperti seriawan di dalam mata. Kalau hordeolum eksternal, cenderung terjadi di sekitar bulu mata. Jumlah benjolan juga terkadang lebih dari satu.

Majalah Intisari dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI