Bimbim tinggalkan rokok dan bir

Majalah Intisari - Edisi 652
11 Januari 2017

Majalah Intisari - Edisi 652
Intisari
Bagi generasi yang tumbuh besar pada era 1990-an pasti kenal betul dengan sosok Bimbim. Dia terkenal antikemapanan. Jangankan rokok, alkohol dan narkoba seolah sudah menjadi sahabat hidup. Tapi itu dulu. Sekarang, setelah lepas dari kecanduan alkohol dan narkoba, rokok pun ditinggalkan drummer grup band Slank ini. Bagaimana bisa Lepas dari belenggu rokok sejak 2009? Bimbim mengaku butuh perjuangan berat untuk melakukannya. Bahkan, pria bernama Bimo Setiawan Al Machzumi ini berujar, perjuangannya lebih berat ketimbang berhenti mengonsumsi narkoba. “Butuh tekad dan usaha yang lebih keras untuk bisa lepas dari candu rokok. Pasalnya sederhana saja. Rokok terkesan sepele. Justru karena sepele, orang jadi susah untuk berhenti merokok,” papar ayah dua anak ini.

Dalam perjuangannya berhenti merokok, Bimbim tak pernah mengikuti tips-tips yang bertebaran di buku-buku dan internet. Sebelum memutuskan berhenti pun dia sama sekali tak mengurangi intensitas rokoknya.”Gue itu orangnya revolusioner, bisa berubah dengan cepat. Kalau pengen berhenti ya berhenti saja,” kata Bimbim.

Masa-masa transisi itu dilaluinya dengan penuh perjuangan. Salah satunya lewat proses adaptasi.

Misalnya, di saat latihan atau pentas Bimbim terpaksa menempelkan pensil ke mulut sebagai pengganti rokok.

Majalah Intisari dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI