Saat jam tangan menyelamatkan hidupmu

Majalah Intisari - Edisi 656
31 Mei 2017

Majalah Intisari - Edisi 656

TAG Heuer akan menjual jam tangan pintarnya, Connected Modular 45. Seharga AS$1.500 (sekitar Rp20 juta). / Foto : insideevs.com

Intisari
Ketika jam tangan pintar dari merek ponsel pintar berbenah, Garmin yang sudah mengeluarkan banyak variasi jam tangan pintar khusus kebugaran, belum lama ini meluncurkan jam tangan pintar mereka, Fenix 5. Pengganti Fenix 3 ini memiliki banyak pembaruan. Salah satunya adalah ukuran lingkar jam yang menyesuaikan dengan tangan orang Asia.

Survei yang dilakukan Strategy Analytics menyebutkan bahwa Asia Pasifi k merupakan pasar yang menggiurkan. Sedikit berbeda pendekatan dengan jam tangan dari industri ponsel, semisal Android Wear, layar Fenix 5 tak secerah dan sejelas Android Wear yang mengadopsi teknologi active-matrix organic light-emitting diode (AMOLED) di layarnya.

“Meskipun AMOLED mampu menampilkan konten lebih indah, layar jenis ini sangat haus akan tenaga. Ketika digunakan di bawah teriknya sinar Matahari, satusatunya cara supaya antarmuka pengguna (user interface) bisa tetap terlihat adalah dengan meningkatkan kecerahan,” kata Ivan Lai selaku Product Regional Manager South Asia & India Garmin saat peluncuran Fenix 5. Nah, teknologi yang dipakai Fenix adalah Chroma Display yang tak terpengaruh oleh cahaya Matahari dalam hal visibilitas layar. Jadinya cocok dipakai di ruang terbuka.

Majalah Intisari dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI