Bitcoin, investasi atau spekulasi?

Majalah Intisari - Edisi 664
9 Maret 2018

Majalah Intisari - Edisi 664

Bitcoin sebagai salah satu perintis virtual money adalah sejenis uang maya yang untuk memperolehnya kita harus mencarinya di dunia maya dengan algoritma khusus yang membuat seseorang bisa mendapatkannya tapi tentu saja tidak mudah. / Foto : bitcoin_pexels

Intisari
Sebuah tawaran via SMS masuk melalui telepon selular saya: “Ikuti workshop investasi terbaik tahun ini. Mata uang virtual dengan kenaikan lebih dari 3x lipat hanya dalam 1 tahun” Bitcoin adalah salah satu virtual money atau mata uang virtual yang sedang naik daun akhir-akhir ini.

Walaupun ada banyak jenisnya di dunia online sana, namun sebagai salah satu yang tertua, keberadaan, dan fenomena mata uang dengan logo huruf B besar itu sungguh fenomenal. Dimulai dengan nilai AS$0 ketika dikeluarkan seputaran akhir 2008 – awal 2009, dan saat ini (07 Desember 2017) seharga AS$14.972,34 (sekitar Rp200 jutaan).

Bisa dibayangkan bagaimana mata uang virtual ini telah membuat orang yang memilikinya menjadi jutawan bahkan miliuner hanya dalam hitungan tidak sampai 10 tahun. Sehingga tidaklah mengherankan banyak yang ingin mengambil kesempatan untuk bisa memilikinya. Pertanyaannya jelas yaitu apakah Bitcoin ini sebuah investasi ?

Apa itu virtual money Bitcoin? Sebelum kita lebih jauh membahas tentang layaknya Bitcoin disebut sebagai investasi, mungkin ada baiknya kita mengenal lebih jauh tentang virtual money dan lebih khusus lagi Bitcoin.

Virtual money, adalah mata uang maya atau tidak riil di mana mata uang tadi memiliki fungsi sama seperti uang namun tidak memiliki bentuk seperti halnya uang kertas atau koin. Nah, apakah ini sama seperti kartu debit? Hampir sama.

Hanya saja, kalau kartu debit atau kartu ATM lebih cocok kita sebut sebagai uang kartu atau card money yang memiliki fungsi seperti uang namun tidak dalam bentuk fisik sama dengan uang. Sedangkan virtual money karena tidak berbentuk benda, maka dia juga hanya bisa ditransaksikan di dunia maya saja. Walaupun bisa digunakan untuk pembelanjaan atau pembayaran barang di dunia nyata.

Majalah Intisari dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI