Tanya - jawab seputar diet

Majalah Intisari - Edisi 682
5 Juli 2019

Majalah Intisari - Edisi 682

Mancatat porsi makanan sesuai pola diet sangat penting untuk dilakukan. / Foto : FREEPIK

Intisari
Q: Lemak apa yang harus dikurangi dalam program penurunan berat badan? A: Lemak jenuh. Ganti mentega dan makanan olahan dengan lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal yang lebih sehat seperti minyak zaitun, ikan laut dalam, tahu, avokad, dan sejumlah kacang. Meskipun mengurangi lemak jenuh tak lantas membuat berat berkurang, namun manfaatnya untuk kesehatan secara keseluruhan.

Q: Kapan waktu tepat minum air agar penurunan berat badan lebih cepat? A: Sebelum makan. Minum air sebelum makan membuat perut terasa kenyang sehingga kita makan sedikit. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang minum dua cangkir air sebelum makan berat badannya turun lebih banyak dibandingkan dengan yang tidak.

Q: Jika kita makan siang terlalu banyak, apakah kita boleh melewatkan makan malam? A. Tidak! Jangan melewatkan waktu makan jika ingin berat badan turun. Anda akan merasa lebih lapar dan cenderung kalap ngemil, yang berpotensi asupan kalori lebih dari yang disarankan. Melewatkan jadwal makan juga membuat kita kurang berenergi dan akhirnya malas berolahraga. Padahal olahraga penting dalam upaya penurunan berat badan. Begitu juga dengan sarapan. Mereka yang sarapan biasanya lebih ramping badannya dibandingkan dengan mereka yang memulai hari dengan perut kosong.

A: Berapa lama makan sebelum perut kenyang?
Q: Antara 15 dan 20 menit. Makanlah perlahan-lahan jika ingin menurunkan berat badan. Sebab, ada jeda ketika mulut mengunyah dan otak merespon perut terasa penuh. Dalam sebuah penelitian, wanita yang makan perlahan-lahan memasukkan lebih sedikit kalori dan minum lebih banyak air dibandingkan ketika ia makan dengan terburuburu.

Majalah Intisari dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI