Bayi di pegang pegang jadi sakit?

Majalah Intisari - Edisi 682
5 Juli 2019

Majalah Intisari - Edisi 682

bayi

Intisari
Kita perlu sadar dahulu bahwa kekebalan bayi dan anak memang belum matang. Namun penyakit menular lewat beragam cara, tidak semuanya menular lewat sentuhan atau dipegang-pegang. Pada dasarnya, penyakit dapat menular lewat sentuhan, oral, pernapasan, dan lain-lain.

Penyakit menular lewat sentuhan di antaranya seperti cacar air. Sentuhan dengan orang yang terkena cacar air rentan membuat yang menyentuhnya tertukar cacar. Namun, eksim tidak ditularkan karena sentuhan. Eksim diturunkan secara genetik. Jika bayi didiagnosis terkena dermatitis atopic, maka itu jadi bagian reaksi alergi. Dengan cetusan tertentu, keadaannya bisa menjadi-jadi. Namun pada dasarnya, bawaan eksim itu sudah ada di bayi tersebut.

Contoh, bayi sensitif dengan minyak telon, maka minyak telon adalah cetusannya. Jika dioleskan minyak telon, kulit bayi otomatis jadi merah-merah. Penyakit yang menular via oral misalnya diare. Kalau bayi disentuh orang yang sedang diare, tidak akan tertular. Memang, jika bayi menyentuh sesuatu yang kotor lalu masuk mulut, bisa muncul diare. Tetapi itu disebabkan sterilitas yang tidak terjaga.

Penyakit yang menular via pernapasan misalnya infeksi saluran pernapasan atas. Penyakit ini dapat menular kalau orang yang berinteraksi dengan bayi memiliki napas yang bermuatan virus, sehingga bayi rentan tertular. Untuk menjaga bayi dari tertular kuman dan penyakit, jaga kebersihan tangan dan kebersihan diri sebelum berinteraksi dengan bayi. Orangtua dan kerabat keluarga bayi bisa membersihkan tangan dengan tisu basah atau hand sanitizer sebelum menyiapkan makanan sang bayi.

Terlebih setelah membersihkan popok bayi, cuci tangan dengan bersih. Jadi bukan berarti si bayi yang disemprot-semprot hand sanitizer. Dengan kata lain, hand hygiene lebih ditekankan kepada orang-orang yang berinteraksi dengan si bayi. Untuk berinteraksi dengan bayi, jangan dicium-cium. Terlebih jika kita sedang tidak enak badan.

Majalah Intisari dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI