Buku Kemdikbud juga dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Teknik Tata Kelola Logistik

Teknik Tata Kelola Logistik

Komitmen dan kebijakan pemerintah di bidang maritim dan pelabuhan beberapa hal telah dituangkan dalam arah kebijakan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015- 2019 yaitu :

1. Memperkuat jati diri sebagai negara maritim melalui: penyelesaian tata batas dan batas landas kontinen di luar 200 mil laut, penamaan pulau-pulau dan pendaftarannya; pengaturan dan pengendaliaan ALKI; serta penguatan lembaga pengawasan laut.

2. Pemberantasan tindakan perikanan liar melalui peningkatan koordinasi dalam penanganan pelanggaran tindak pidana.

3. Membangun konektivitas nasional (tol laut) dengan meningkatkan pembangunan sistem transportasi multimoda; serta melakukan upaya keseimbangan antara transportasi yang berorientasi nasional dengan transportasi yang berorientasi lokal dan kewilayahan.

4. Pengembangan ekonomi maritim dan kelautan dengan percepatan pengembangan ekonomi kelautan; meningkatkan dan mempertahankan kualitas, daya dukung dan kelestarian fungsi lingkungan laut; meningkatkan wawasan, budaya bahari, pengutan SDM dan Iptek Kelautan; serta meningkatkan harkat dan taraf hidup nelayan serta masyarakat pesisir.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Tim Kemendikbud

Penerbit: Kemdikbud
ISBN: 9786025517204
Terbit: Desember 2017, 144 Halaman

Ikhtisar

Komitmen dan kebijakan pemerintah di bidang maritim dan pelabuhan beberapa hal telah dituangkan dalam arah kebijakan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015- 2019 yaitu :

1. Memperkuat jati diri sebagai negara maritim melalui: penyelesaian tata batas dan batas landas kontinen di luar 200 mil laut, penamaan pulau-pulau dan pendaftarannya; pengaturan dan pengendaliaan ALKI; serta penguatan lembaga pengawasan laut.

2. Pemberantasan tindakan perikanan liar melalui peningkatan koordinasi dalam penanganan pelanggaran tindak pidana.

3. Membangun konektivitas nasional (tol laut) dengan meningkatkan pembangunan sistem transportasi multimoda; serta melakukan upaya keseimbangan antara transportasi yang berorientasi nasional dengan transportasi yang berorientasi lokal dan kewilayahan.

4. Pengembangan ekonomi maritim dan kelautan dengan percepatan pengembangan ekonomi kelautan; meningkatkan dan mempertahankan kualitas, daya dukung dan kelestarian fungsi lingkungan laut; meningkatkan wawasan, budaya bahari, pengutan SDM dan Iptek Kelautan; serta meningkatkan harkat dan taraf hidup nelayan serta masyarakat pesisir.

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Puji dan syukur senantiasa kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat serta hidayahnya sehingga kami dapat selesai menyusun buku ini. Buku ini ditulis dengan beberapa alasan yang melatar belakanginya antara lain lulusan SMK yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar baik itu dari jumlah maupun jenis kompetensi yang dimiliki.

Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen menghasilkan lulusan dengan jumlah yang sudah jenuh untuk diserap oleh pasar kerja dimana data tahun 2016 memperlihatkan jumlah lulusan dari Bisnis dan Manajemen adalah 348.954 lulusan sedangkan kebutuhan terhadap lulusan tersebut berjumlah 119.255 kebutuhan. Sehingga terjadi oversupply sebesar 229.699.

Disisi lain Kompetensi Keahlian Teknik Tata Kelola Logistik khususnya yang mendukung program kemaritiman kita seperti Logistik Pelabuhan mendapatkan perhatian yang sangat sedikit dari SMK kita. Hingga saat ini jumlah SMK yang membuka Kompetensi Keahlian Teknik Tata Kelola Logistik belum ada. Hal ini dapat dimaklumi karena kompetensi keahlian ini baru dikeluarkan dalam spektrum pendidikan SMK sejak akhir tahun 2016.

Kebutuhan ini sudah ditangkap oleh Bapak Presiden RI Joko Widodo sebagai sesuatu yang sudah sangat mendesak. Hal ini dapat dilihat dari beberapa kebijakan beliau yang menekankan program peningkatan pelayanan logistik khususnya di pelabuhan laut. Sehingga beliau mencanangkan apa yang disebut Nawacita .

Sebagian isi dari program Nawacita tersebut yaitu memperkuat jati diri bangsa sebagai negara maritim, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya, serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Untuk mendukung pelaksanaan amanat Bapak Presiden RI diatas, maka kami mengeluarkan buku ini. Ucapn terimakasih kami haturkan kepada berbagai pihak dalam menyelesaikan buku ini. Semoga buku tentang penguatan di bidang logistik pelabuhan ini bermanfaat bagi pendidik dan siswa yang berminat untuk mengenal logistik pelabuhan.

Tidak ada gading yang tak retak, kami menerima semua komentar, kritik, saran dan pesan-pesan yang dapat membangun kami untuk lebih baik ke depannya.

Daftar Isi

Sampul
Kata pengantar
Daftar isi
Pendahuluan : kebijakan pemerintah di bidang maritim dan pelabuhan
     1.1. Kebijakan pemerintah di bidang maritim dan pelabuhan
     1.2. Konektifitas antar wilayah
     1.3. Nawacita-Tol laut
     1.4. Penyerapan pasar efek Tol laut
     1.5. Persiapan sumber daya manusia (SDM)
     1.6. Spektrum keahlian
     1.7. Revitalisasi SMK
     1.8. Bidang keahlian bisnis dan manajemen : Market data, student body (kuantitas), student absorption (achievement)
Bab II : Teknik tata kelola logistik untuk pelabuhan
     2.1. Tren di bidang logistik pelabuhan
     2.2. Logistik
     2.3. Pelabuhan
     2.4. Supply-chain (rantai pasok)
Bab III : Peminatan kompetensi tehknik tata kelola logistik
     3.1. Peran SMK bidang keahlian bisnis dan manajemen
     3.2. Strategi makro konversi untuk direktorat pembinaan SMK KEMDIKBUD/DINAS PENDIDIKAN
          3.2.1. Regulasi
          3.2.2. Sosialiasi
          3.2.3. Transisi bidang keahlian bisnis dan manajemen
     3.3. Panduan studi kelayakan konversi untuk sekolah
          3.3.1. Kompetensi dan kurikulum
          3.3.2. Sarana dan prasarana dan standarisasi layout (tata letak)
          3.3.3. Potensi lapangan pekerjaan alumni SMK bidang pelabuhan dan  logistik
Bab IV : Strategi Pembiayaan
     4.1. Konversi jurusan bisnis manajemen dan konsekuensinya
     4.2. Simulasi pembiayaan
          4.2.1. Simulasi pembiayaan perizinin
          4.2.2. Simulasi pembiayaan ruang pembelajaran khusus (RPK)
     4.3. Potensi-potensi sumber pembiayaan
Bab V : Strategi pengandaan guru
     5.1. Strategi jangka pendek
     5.2. Strategi jangka panjang
Bab VI : Key peformance indicator (KPI) dan master plan
     6.1. Key performance indicator (KPI)
     6.1.1. Kinerja dan kualitas
     6.1.2. Penilaian kinerja