Buku Komisi Pemberantasan Korupsi juga dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Wuuush

Wuuush

Wuush! Para kumbi berterbangan karena tanpa sengaja kumbi rob menyalakan kipas angin. Aduh jangan mendarat ke kotak bekal Aldo! eh banyak sekali bekalnya. Apa bisa habis ya?

Kumbi, keluarlah dari rumah Leo! Ibu Leo sedang sakit. Lihat saja dari jauh apa yang dilakukan Leo. Hei, itu pasar kaget. Mendarat saja di sana. Aneka barang di jual, tapi bolehkah semua di beli?

Atau turunlah di taman bacaan. Ada aji yang punya rencana membeli komik dengan uang kas Tias tanpa izin. Wah Wah... Ups, ada kumbi yang terbawa ke kebun durian dan bertemu monster DurDur! Monster apa itu? Ayo baca cerita-ceruta ini bersama keluarga kumbi.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Tim Penulis KPK

Penerbit: Komisi Pemberantasan Korupsi
ISBN: 9786029488043
Terbit: Desember 2012, 40 Halaman

Ikhtisar

Wuush! Para kumbi berterbangan karena tanpa sengaja kumbi rob menyalakan kipas angin. Aduh jangan mendarat ke kotak bekal Aldo! eh banyak sekali bekalnya. Apa bisa habis ya?

Kumbi, keluarlah dari rumah Leo! Ibu Leo sedang sakit. Lihat saja dari jauh apa yang dilakukan Leo. Hei, itu pasar kaget. Mendarat saja di sana. Aneka barang di jual, tapi bolehkah semua di beli?

Atau turunlah di taman bacaan. Ada aji yang punya rencana membeli komik dengan uang kas Tias tanpa izin. Wah Wah... Ups, ada kumbi yang terbawa ke kebun durian dan bertemu monster DurDur! Monster apa itu? Ayo baca cerita-ceruta ini bersama keluarga kumbi.

Pendahuluan / Prolog

Sepatah kata pimpinan KPK
Anak-anak Indonesia, buku ini akan melatih kalian untuk berani berbuat jujur, bertanggung jawab, dan disiplin. Mulailah dari diri sendiri agar kalian dapat membangun integritas karena integritas adalah bekal meraih cita-cita. Selamat membaca. Abraham Samad - Ketua-

Daftar Isi

Cover
Sepatah kata pimpinan KPK
Secukupnya saja
     Aldo ingin membawa bermacam-macam bekal
     Aldo mengeluarkan semua makanannya
     “Aduh, perutku sakit. Kepalaku juga pusing
Susu untuk ibu
     Rasanya Leo maumeleleh
     Tulisan Ibu di secarik kertas
     Selimut tebal membungkus tubuh Ibu
     Ibu memang sakit!
     bagaimana kalausegelas susu hangat?
     Leo merasa lega
Kepasar kaget
     Hari ini kami sekeluarga ke pasar kaget
     Aku, Kak Rama, dan Nia cemberut
     Ibu membeli kue-kue untuk camilan agar kami riang
Rencana Aji
     Mata Aji berkilat melihat uang sewa buku
     Sebagian uang kita belikan komik, yuk!
     Sore itu hujan deras
     Sayang, uang tabunganbelum cukup untuk memperbaiki atap
     Peminjam kan tidak cuma butuh buku, tapi juga tempat membaca yang nyaman
Monster durdur
     Sudah dua musim, pohon durian
     Anak-anak tidak mau ketinggalan
     Jangan sampai Dibyo tahu, ya!
     Malam itu, penduduk dikejutkan bunyi-bunyian anehdi kebun
     Kelelawar dari negeri tetangga
Ucapan terima kasih
Semua bisa berintegritas, semua bisa memberantas korupsi