Buku Komisi Pemberantasan Korupsi juga dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Modo Tak Mau Menari

Modo Tak Mau Menari

Kumbi berkunjung ke Nusa Tenggara Timur. Oh, tarian apa itu? Kumbi belum pernah melihatnya. Ia ingin mencoba. “Gerakkan kakimu mengikuti irama musik. Mudah, kan?” kata teman barunya. Wah, menari Rangkuk Alu itu capai juga. Walau capai, Kumbi suka. Eh, mengapa Modo tidak ikut menari? Kata Modo, giginya sakit. Pantas saja ia diam dari tadi. Apa ada ulat di gigi Modo? Osyi ingin memeriksanya. Kuda memberi Modo teh panas.

Anjing menyuruh Modo mengunyah daun sirih. Kata Kadal, daun cengkih lebih mujarab. Rusa menyuruh Modo mengompres pipinya dengan es batu. "Diaaam! saut Mado" Sebenarnya mado tidak sakit gigi, mengapa dia tidak mau menari? Yu simak ceritanya.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Tim Penulis KPK

Penerbit: Komisi Pemberantasan Korupsi
Terbit: Januari 2016, 35 Halaman

Ikhtisar

Kumbi berkunjung ke Nusa Tenggara Timur. Oh, tarian apa itu? Kumbi belum pernah melihatnya. Ia ingin mencoba. “Gerakkan kakimu mengikuti irama musik. Mudah, kan?” kata teman barunya. Wah, menari Rangkuk Alu itu capai juga. Walau capai, Kumbi suka. Eh, mengapa Modo tidak ikut menari? Kata Modo, giginya sakit. Pantas saja ia diam dari tadi. Apa ada ulat di gigi Modo? Osyi ingin memeriksanya. Kuda memberi Modo teh panas.

Anjing menyuruh Modo mengunyah daun sirih. Kata Kadal, daun cengkih lebih mujarab. Rusa menyuruh Modo mengompres pipinya dengan es batu. "Diaaam! saut Mado" Sebenarnya mado tidak sakit gigi, mengapa dia tidak mau menari? Yu simak ceritanya.

Pendahuluan / Prolog

Pengantar
Hai, teman-teman! Masih ingat kami dari seri Tunas Integritas? Aku Kumbi, sahabat ANAK JUJUR. Kami tinggal di negeri Kumbinesia. Yuk, bertualang bersama kami!

Daftar Isi

Sampul
Pengantar
Modo tak mau menari
Kumbi berkunjung ke Nusa Tenggara Timur
Gerakkan kakimu mengikuti irama musik
menari Rangkuk Alu itu capai juga
mengapa Modotidak ikut menari?
Pantas saja ia diam dari tadi
Semua ingin membantu
Apa ada ulat di gigi Modo?
Kuda memberi Modo teh panas
Kata Kadal, daun cengkih lebih mujarab
Aduh, ribut sekali!
Diaaam!
Ternyata Modo pura-pura sakit gigi
Sebetulnya Modo tidak
Mengapa kamu berbohong, Modo?
Hanya aku yang tak bisa menari
Menari Rangkuk Alu itu mudah sekali
Ternyata Modo tetap tidak bisa
Aku tahu!
Mungkin Modo bisa memainkan
Wah, bermain musik itu menyenangkan