Menjaga kolestrol agar tetap seimbang

Majalah Mens Obsession - Edisi 11/2017
13 April 2018

Majalah Mens Obsession - Edisi 11/2017

Untuk itu kita perlu menjaga pola hidup sehat entah itu dari makanan ataupun olahraga untuk menghindari kolesterol tinggi. / Foto : istimewa

Mens Obsession
Pada keadaan normal seseorang mempunyai kadar kolesterol 160- 200 mg dan dapat dikatakan dalam fase yang berbahaya apabila melebihi 240 mg atau kolesterol tinggi yang dapat mengakibatkan stroke. Untuk itu kita perlu menjaga pola hidup sehat entah itu dari makanan ataupun olahraga untuk menghindari kolesterol tinggi.

Sebenarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi secara normal. Selain itu, kolesterol juga membantu tubuh memproduksi vitamin D, sejumlah hormon, dan asam empedu untuk mencerna lemak.

Di dalam darah, kolesterol dibawa oleh protein. Gabungan keduanya disebut dengan lipoprotein. Dua jenis utama lipoprotein adalah lipoprotein dengan kepadatan rendah (LDL) yang biasa disebut dengan kolesterol jahat dan lipoprotein dengan kepadatan tinggi (HDL) yang biasa disebut dengan kolesterol baik.

“Jadi tidak semua lemak itu jahat. Lemak juga kita butuhkan untuk metabolisme sel. Contoh dari buah alpukat misalnya itu banyak lemak yang baik dan kita harus makan itu juga, bukan berarti tidak boleh,” ujar dr. Vito A. Damay, SJP., M.Kes saat diwawancara Majalah Men’s Obsession beberapa waktu lalu.

Selain itu LDL juga bertugas mengangkut kolesterol dari organ hati ke selsel yang membutuhkan. Namun jika jumlah kolesterol tersebut melebihi kebutuhan, maka dapat mengendap pada dinding-dinding arteri dan menyebabkan penyakit.

Di lain sisi, HDL, sebagai kebalikan dari LDL, bertugas mengangkut kolesterol kembali ke dalam organ hati. Di dalam hati, kolesterol akan dihancurkan atau dikeluarkan oleh tubuh melalui kotoran.

Majalah Mens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI