"Kanker misterius" teori konspirasi dan fakta

Majalah Mens Obsession - Edisi 02/2017
13 April 2018

Majalah Mens Obsession - Edisi 02/2017

Tapi seiring waktu berjalan, kecurigaan FEBRUARI 2017 | | 45 atas kanker yang diidap Chavez ini mulai merebak dan menjadi isu dunia. / Foto : Istimewa

Mens Obsession
Bibir Hugo Chavez bergerakgerak pelan seperti menguntai kata, “saya tidak ingin mati. Mohon jangan biarkan aku mati. Ia memberi isyarat dengan bibirnya,” tutur Jenderal Jose Ornella kepada Associated Press mendeskripsikan detik-detik kematin Chaves di sore hari tepat pada tanggal 5 Maret 2013.

Maut pun menjemput sang “El Comandante” itu saat matahari kembali ke peraduan. Sesaat kemudian, rumah sakit mengonfirmasi kematian Presiden Venezuela berusia 58 tahun ini karena kanker.

Memang, menjelang kematiannya, pemimpin populis Amerika Latin tersebut sedang berjuang melawan kanker setelah berhasil menjalani operasi pengangkatan tumor ganas di Kuba. Dua kali dia dioperasi. Salah satunya mengangkat sebuah tumor yang dijadikan tempat tumbuh sel kanker.

Tapi seiring waktu berjalan, kecurigaan atas kanker yang diidap Chavez ini mulai merebak dan menjadi isu dunia. Muncul teori konspirasi bahwa kanker ini adalah penyakit buatan yang diciptakan musuh politik Chavez yang ingin menumbangkannya.

Benarkah kanker bisa direkayasa dan dijadikan ‘senjata’? Memang, sampai saat ini belum bisa dibuktikan kesahihan tuduhan tersebut. Tapi cerita ini tetap menjadi menarik. Terlebih tanggal 4 Februari diperingati sebagai World Cancer Day (WCD).

Majalah Mens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI