Jarot Subana, ikuti mengawal pembangunan

Majalah Mens Obsession - Edisi 05/2018
21 Mei 2018

Majalah Mens Obsession - Edisi 05/2018

Pengalaman dan keahlian serta leadership seorang Jarot Subana ternyata mampu membawa anak perusahaan pelat merah berkode emiten WSBP sebagai penguasa pasar precast dan ready mix di tanah air. / Foto : Sutanto/Dok. Pribadi

Mens Obsession
Turut membidani lahirnya WSBP, Jarot Subana sejatinya bukanlah orang baru di anak perusahaan PT Waskita Karya Tbk tersebut. Pria kelahiran, Yogyakarta, 29 Januari 1967 itu merintis karier di Waskita Karya sejak menamatkan kuliah D III Teknik Sipil Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta dan S-1 Teknik Sipil Universitas Yos Sudarso (UNIYOS), Surabaya.

Ditemui di ruang kerjanya, pria yang memiliki hobi bermain golf itu mengisahkan bekerja di perusahaan konstruksi sudah menjadi cita-citanya sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA). Sebenarnya, orang tua menginginkan Jarot menjadi guru, terlebih sang ayah adalah seorang guru.

Namun, Jarot remaja menolak masuk sekolah pendidikan guru (SPG) dan memilih sekolah di SMA. Selama sekolah, ia kerap melihat pekerjaan proyek pembangunan di daerahnya. Ia tertarik menyaksikan para pekerja lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum yang tampak gagah menggunakan helm. “Saya terinspirasi dari situ, menjadi pekerja proyek,” ungkapnya saat disambangi Men’s Obsession di kantornya yang asri, bilangan Cawang, Jakarta Timur.

Untuk mewujudkan cita-cita bekerja di proyek, selepas SMA Jarot memilih mengambil kuliah jurusan teknik sipil di UGM. Terbesit dibenaknya kala itu, ia ingin meniti karier sebagai pekerja proyek lapangan di luar Pulau Jawa, khususnya di daerah Indonesia bagian timur. Lulus kuliah tahun 1991, setahun berselang ia resmi bergabung dengan Waskita Karya.

Cita-citanya menjadi pekerja proyek lapangan di Indonesia bagian timur terkabul. Setelah menjalani training di Waskita, Jarot langsung dikirim ke Bali. Tak lama, ia dikirim ke Flores, Nusa Tenggara Timur untuk mengerjakan proyek pasca terjadinya bencana alam di wilayah itu sekitar tahun 1993.

Majalah Mens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI