Phubbing semakin mengancam!

Majalah Mens Obsession - Edisi 06/2018
20 Juni 2018

Majalah Mens Obsession - Edisi 06/2018

Sejatinya, phubbing ini sudah muncul sejalan dengan perkembangan gadget di dunia. / Foto : Istimewa

Mens Obsession
Pernahkah Anda melihat dalam sebuah meeting ada salah seorang peserta yang sibuk dengan smartphone nya tanpa memedulikan orang-orang di sekitarnya? Atau, seseorang yang berjalan di tempat umum sembari memainkan gadget tersebut? Begitulah perilaku pengidap phubbing. Phubbing adalah akronim dari “phone snubbing“ atau dapat dikiaskan sebagai ketergantungan manusia modern dengan piranti canggih telekomunikasi alias gadget.

Munculnya istilah phubbing itu diawali oleh Alex Haigh, mahasiswa Australia yang magang di perusahaan periklanan terkenal McCann di Australia. Ia kemudian direkrut menjadi pegawai tetap di sana. Film berjudul A Word is Born merekam keseluruhan proses penciptaan istilah baru ini dan menjadi iklan untuk Macquarie Dictionary Australia.

Bulan Mei 2012, McCann Melbourne bersama Macquarie Dictionary, mengundang para lexicographers (editor/penyusun kamus), penulis buku dan puisi untuk memperkenalkan kata phubbing di media dengan kampanye Stop Phubbing. Dampak phubbing cukup berat dan dirasakan belakangan ini, di antaranya bisa merusak hubungan sosial masyarakat saat ini.

Pakar hubungan dari The Hart Centre Australia, Julie Hart, menegaskan, phubbing dapat menumpulkan beberapa faktor dalam hubungan antar individu. Bahkan menurut penelitian itu, efek phubbing sangat fatal karena faktanya 46 persen pasangan melakukan phubbing dan 22 persen di antaranya mengatakan, perilaku ini telah menyebabkan ketegangan di dalam hubungan.

Majalah Mens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI