Tampilkan di aplikasi

Buku Mitra Edukasi Negeri hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Dukungan Sosial, Stres, dan Kecanduan Smarthphone pada Remaja

1 Pembaca
Rp 75.000 40%
Rp 45.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 135.000 13%
Rp 39.000 /orang
Rp 117.000

5 Pembaca
Rp 225.000 20%
Rp 36.000 /orang
Rp 180.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi penerbit

Perpustakaan
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. myedisi library

Kecanduan smartphone merupakan kegiatan menggunakan ponsel yang berlebihan dan tidak terkendali . kecanduan menafsirkan arti dari ketergantungan diikuti masalah sosial, kecanduan tidak terbatas hanya pada obat-obatan atau zat tetapi sudah merambah pada internet, game, penggunaan ponsel dan perilaku lainnya. Beberapa studi terdahulu mendefinisikan kecanduan smartphone sebagai keadaan kompulsif yang mengganggu fungsi fisiologis, psikologis, dan atau sosial karena pengunaan smartphone yang tidak terkendali.

Penggunaan smartphone yang berlebih dapat menimbulkan gejala fisik, seperti sakit kepala, kelelahan, nyeri pada leher, bahu, lengan, punggung, jari tangan bahkan mata terasa kering. Selain itu, penggunaan smartphone yang tidak terkendali dapat memengaruhi emosional seseorang, seperti sikap tidak sabar, cerewet, tidak dapat menahan diri tanpa smartphone, dan mudah marah saat diganggu ketika sedang menggunakan smartphone. Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan sulitnya berkonsentrasi saat di kelas teori maupun kelas klinis, menurunkan prestasi akademik, memengaruhi problem solving, dan hubungan interpersonal. Kecanduan smartphone berkorelasi negatif dengan prestasi belajar mahasiswa Serta berpengaruh terhadap konsentrasi belajar

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Fitra Yeni, S,Kp, M.A

Penerbit: Mitra Edukasi Negeri
ISBN: 9786238079865
Terbit: Mei 2023 , 91 Halaman

BUKU SERUPA













Ikhtisar

Kecanduan smartphone merupakan kegiatan menggunakan ponsel yang berlebihan dan tidak terkendali . kecanduan menafsirkan arti dari ketergantungan diikuti masalah sosial, kecanduan tidak terbatas hanya pada obat-obatan atau zat tetapi sudah merambah pada internet, game, penggunaan ponsel dan perilaku lainnya. Beberapa studi terdahulu mendefinisikan kecanduan smartphone sebagai keadaan kompulsif yang mengganggu fungsi fisiologis, psikologis, dan atau sosial karena pengunaan smartphone yang tidak terkendali.

Penggunaan smartphone yang berlebih dapat menimbulkan gejala fisik, seperti sakit kepala, kelelahan, nyeri pada leher, bahu, lengan, punggung, jari tangan bahkan mata terasa kering. Selain itu, penggunaan smartphone yang tidak terkendali dapat memengaruhi emosional seseorang, seperti sikap tidak sabar, cerewet, tidak dapat menahan diri tanpa smartphone, dan mudah marah saat diganggu ketika sedang menggunakan smartphone. Penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menyebabkan sulitnya berkonsentrasi saat di kelas teori maupun kelas klinis, menurunkan prestasi akademik, memengaruhi problem solving, dan hubungan interpersonal. Kecanduan smartphone berkorelasi negatif dengan prestasi belajar mahasiswa Serta berpengaruh terhadap konsentrasi belajar

Pendahuluan / Prolog

Pendahuluan
Perkembangan abad ke-21 yang masif diiringi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut berbagai perubahan semua aspek kehidupan, termasuk kesehatan. Salah satu bagian penting layanan kesehatan yaitu perawat. Peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya seiring dengan peningkatan kebutuhan tenaga kesehatan khususnya perawat. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perawat di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 511.191 orang atau 22% dari total tenaga kesehatan, jumlah ini naik 16% dari tahun sebelumnya. Saat ini lulusan pendidikan keperawatan semakin menjamur, kadang tanpa diiringi dengan peningkatan kualitas proses pendidikan sehingga menjadi kendala dalam menghasilkan calon tenaga kesehatan yang profesional (Martini & Ose, 2022).

Indonesia terus mengalami peningkatan jumlah penduduk, tercatat pada tahun 2021 jumlah penduduk Indonesia berada pada angka 272,6 juta jiwa, penduduk terbanyak berada pada usia 20-24 tahun sebanyak 11,5 juta jiwa, diikuti terbanyak ke dua pada rentang usia 15-19 tahun sebanyak 11,4 juta jiwa (BPS, 2022). Dengan angka kepadatan penduduk tersebut, Indonesia menjadi pasar yang cukup besar untuk teknologi digital (Pratama, 2018 dikutip dari Irfan et al., 2020).

Pada tahun 2016 terdapat 65,2 juta pengguna smartphone dan pada tahun 2019 sebanyak 92 juta pengguna (Databoks, 2022). Berdasarkan hasil publikasi Emarketer jumlah angka pengguna smartphone di Indonesia mengalami kenaikan yang cukup signifikan sekitar 37,1% dari tahun 2016-2019 dan terus mengalami peningkatan (Irfan et al., 2020). Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan jumlah pengguna smartphone hingga tahun 2022 telah mencapai 167 juta atau 89% dari total penduduk Indonesia. Sebesar 70,98% dari 70,9 juta pengguna smartphone di Indonesia adalah mahasiswa (Kominfo, 2017). Sumatera Barat mengalami peningkatan jumlah pengguna smartphone, tercatat pada tahun 2020 terdapat 61,83% pengguna dan tahun 2021 naik menjadi 65,34% pengguna (BPS, 2021).

Daftar Isi

Front Cover
Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
Bab I Pendahuluan
Bab II Konsep Kecanduan Smartphone
     A. Konsep Kecanduan Smartphone
     B. Pengukuran
Bab III Stress dan Dukungan Sosial
     A. Konsep Stres
     B. Konsep Dukungan Sosial
Bab IV Pengukuran dukungan sosial dan stres
A. Pengukuran dukungan sosial
B. Kuesioner Dukungan Sosial
Bab V Penutup
Daftar Pustaka
Sinopsis
Riwayat Penulis
Cover Belakang