Medical tourism pasien iya.. plesiran juga iya..

Majalah Money&I - Edisi 113
30 Juli 2019

Majalah Money&I - Edisi 113

National University Hospital Singapore

Money&I
Berwisata ke sebuah negara sekarang tidak lagi hanya untuk menikmati keindahan kota atau mengunjungi event tertentu, melainkan untuk urusan kesehatan. Dikenal dengan istilah Medical Tourism, ternyata tren ini sudah tidak terdengar asing di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Medical tourism sendiri bisa diartikan sebagai perjalanan seseorang ke luar negeri untuk tujuan mendapatkan perawatan kesehatan, baik general check up, treatment, maupun rehabilitasi. Dalam industri kesehatan, pasien akan cenderung mencari pelayanan yang lebih aman, nyaman dan tentu saja berkualitas.

Pasien dari negara berkembang biasanya mencari pelayanan medis ke negara maju untuk mendapatkan kualitas pelayanan dengan teknologi yang lebih canggih. Sedangkan pasien yang datang dari negara maju menuju ke negara berkembang biasanya mencari pelayanan yang lebih ekonomis.

Menurut sumber dari ‘Patients Beyond Borders’ yang dikutip dari laman bookimed.com, lebih dari 14 juta orang menerima pengobatan di luar negeri setiap tahun. Dan jumlah pasien yang lebih memilih perawatan di luar negeri akan terus meningkat setiap tahunnya.

Tren Medical Tourism ini dimulai karena ketidakpuasan masyarakat atas pelayanan medis di negaranya, sehingga memutuskan untuk mencari alternatif di negara lain Keunikan sekaligus keunggulan negara berkembang adalah memperkenalkan prosedur pelayanan non-bedah seperti yoga, ayurveda, homeopathy, naturopathy, dan meditasi sebagai pilihan yang baik untuk membentuk kesehatan fisik dan mental.

Pelayanan seperti ini ditemukan di negara-negara berkembang seperti Malaysia, Thailand dan India. MedicalTravell.com merumuskan 10 negara di tahun 2019, yang menjadi destinasi wisata kesehatan dengan kualitas yang baik dengan harga yang relatif rendah. Data ini diterbitkan setelah melakukan survei kepada pengunjung website dengan judul “Health Care Index for Country 2019“.

Majalah Money&I dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI