Silvano Galbusera datang memberi Rossi kemenangan

Tabloid Motor Plus - Edisi 902
15 Juni 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 902

Keputusan Valentino Rossi mengganti Jeremy Burgess dengan Silvano Galbusera sebagai kepala mekanik di tahun 2013 menjadi keputusan brilian. / Foto : Yamaha Racing

Motor Plus
Keputusan Valentino Rossi mengganti Jeremy Burgess dengan Silvano Galbusera sebagai kepala mekanik di tahun 2013 menjadi keputusan brilian. Masuknya Galbusera berhasil membuat perubahan besar dan mendatangkan podium lagi bagi The Doctor. Malah, tahun lalu Rossi nyaris amankan gelar juara dunia kesepuluhnya di Grand Prix. “Bagi saya, bisa bekerjasama dengan Rossi seperti mimpi yang menjadi nyata. Sampai sekarang saya tidak tahu kenapa Rossi memilih saya. Sebelumnya, kita pernah bertemu ketika Rossi latihan menggunakan motor Yamaha WSBK pasca cedera kaki di Mugello tahun 2010. Mungkin dia banyak mencari informasi ke Massimo Meregalli (Team Director) yang pernah bekerja bersama saya di WSBK,” ucap Galbusera.

Secara karir, sebelum bergabung dengan Rossi, Galbusera sebenarnya tidak punya pengalaman tentang MotoGP. Karirnya lebih gemilang di World Superbike Championship (WSBK). Sejak tahun 1995, Galbusera diminta memegang proyek WSBK untuk Yamaha oleh Davide Brivio yang kala itu juga masih bekerja untuk Yamaha. Hasil kerja kerasnya membawa Ben Spies menjadi juara dunia WSBK di tahun 2009.

Namun, di tahun 2012 Galbusera pindah ke BMW mengikuti jejak Marco Melandri. “Pertama kerja bersama Rossi, saya melihat dia bagai sebuah komputer. Dia bisa mengingat berbagai hal tentang motornya ketika di lintasan. Itu sangat membantu untuk seorang mekanik. Karena dia bisa menjelaskan dengan rinci dimana kelebihan dan kekurangan motornya ketika balap,” ucap Galbusera yang berusia 59 tahun. Untuk membawa kembali The Doctor ke jalur podium, Galbusera mengaku banyak melakukan ubahan pada sistem pengereman. Ubahan ini dimaksudkan agar Rossi bisa mengerem jauh lebih dekat ke tikungan dan juga merasa nyaman. Sebab, menurut Galbusera salah satu keunggulan Rossi adalah kemampuan late braking-nya. Selain itu, geometri Yamaha YZR-M1 juga 90% berbeda dibandingkan tahun 2013.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI