Jelang MotoGP Assen, Belanda, dendam Marc Marquez!

Tabloid Motor Plus - Edisi 903
22 Juni 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 903

Api yang mulai padam bisa berkobar kembali. Masih ada bara-bara api yang tertimbun dan siap membesar. Mungkin itu kondisi hubungan Marc Marquez dengan Valentino Rossi. Meski keduanya mulai berdamai, bisa jadi seri Assen, Belanda kembali menyulut peperangan dua pembalap lintas generasi. Tapi, perangnya di lintasan aja ya! He,he,he. / Foto : Repsol Ypf

Motor Plus
Api yang mulai padam bisa berkobar kembali. Masih ada bara-bara api yang tertimbun dan siap membesar. Mungkin itu kondisi hubungan Marc Marquez dengan Valentino Rossi. Meski keduanya mulai berdamai, bisa jadi seri Assen, Belanda kembali menyulut peperangan dua pembalap lintas generasi. Tapi, perangnya di lintasan aja ya! He,he,he.

Nampaknya pertarungan Marquez dan Rossi bakal kembali terjadi di sirkuit Assen. Kedua pembalap siap tempur. Penampilannya sama-sama apik di dua race terakhir. Misi keduanya juga sama-sama besar. Marquez yang mengeluhkan banyak masalah di motor pasti ingin mempertahankan posisi satu di klasemen. Sedangkan Rossi, berusaha mendekatkan poin klasemen setelah dua kali gagal finish.

Jika melihat ke belakang, baik Honda dan Yamaha punya catatan baik di sirkuit Assen. Selama 10 tahun terakhir, Yamaha 6 kali menang, Honda 3 kali menang dan 1 gelar sisanya dipegang Ducati. Untuk pembalap, Rossi masih menjadi raja Assen dengan 9 kemenangan di berbagai kelas. Sedangkan Marquez dan Jorge Lorenzo, sama-sama punya 4 kemenangan di Assen selama karirnya di Grand Prix.

Sirkuit Assen yang punya karakter rolling speed yang memadukan tikungan cepat dan parabolik di atas kertas menguntungkan Yamaha. Sebab, sasis lentur Yamaha selalu unggul di sirkuit ini. Tapi, Yamaha enggak boleh besar kepala. Di sesi tes pra musim lalu Honda sudah tes berbagai part baru termasuk sasis. Kabarnya, sasis ini juga lebih bagus buat melibas tikungan.

“Banyak hal baru yang sudah kami coba di sesi tes lalu. Tentu saya sangat bersemangat dan punya harapan tinggi dari hasil tes kemarin. Namun, saya juga tahu kalau semuanya tidak selalu bekerja dengan baik dan saya tidak bisa selalu puas,” ucap Marquez. Tahun lalu, sirkuit ini punya andil paling besar dalam perselisihan Rossi dan Marquez. Senggolan di chicane sebelum garis finish membuat Marquez sangat marah.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI