Bedah fitur & teknologi All New Honda CBR250RR, tercanggih di kelasnya

Tabloid Motor Plus - Edisi 908
27 Juli 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 908

Setelah ditunggu sekian lama, akhirnya Senin (25/7) kemarin bertempat di Ciputra Artpreneur, Kuningan, Jakarta Selatan, PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan jagoan terbaru mereka di kelas sport 250 cc. / Foto : Tim Motor Plus

Motor Plus
Bobot Lebih Ringan Meski sudah dirilis data spesifikasinya, tapi mengenai bobot bersih motor berkapasitas mesin 249,7 cc DOHC dengan 4 klep per silinder ini, belum dicantumkan. Namun pihak PT Astra Honda Motor (AHM) mengklaim bahwa berat All New Honda CBR250RR, lebih enteng dibanding generasi sebelumnya, yang bermesin single cylinder. “Memang lebih ringan dari CBR250R. Namun selisihnya berapa, saya mesti buka datanya dulu di kantor,” bilang Handy Hariko, Senior Manager Technical Training Departemen AHM saat ditemui EM-Plus dalam acara peluncuran perdana motor ini di gedung Ciputra Artpreneur Kuningan, Jakarta Selatan.

Padahal, bila menggendong mesin dengan jumlah silinder lebih banyak, umumnya bobot motor akan lebih berat. “Ini karena meski mengusung mesin dua silinder inline, dimensi mesinnya dibikin kompak dan mirip kayak mesin satu silinder. Sehingga bobotnya lebih ringan dari mesin dua silinder kebanyakan,” tukas Handy lagi. Tak cuma itu, kombinasi frame tubular dari pipa baja dengan pemakaian lengan ayun tipe gull-arm dari bahan aluminium melalui proses Gravity Dies Casting (GDC). “Mampu membuat bobot keseluruhan jadi terpangkas banyak,” seloroh Wedijanto Widarso, GM Technical Service Division AHM. Sok Depan Upsidedown Ini salah satu teknologi unggulan di All New CBR250RR yang belum dimiliki kompetitornya. Yakni sok depan sudah mengusung jenis inverted fork alias upside down dari Showa. Diamater as sok-nya 37 mm. Sementara suspensi belakangnya model lengan ayun berperedam kejut tunggal alias monosok, dengan sistem Pro-Link. Kunci Kontak Immobilizer Saat melihat sekilas ke arah dasbor, sempat ada yang mengganjal di hati EM-Plus. Terutama pada rumah kunci kontaknya yang terlihat biasa-biasa saja tanpa pengaman tambahan macam shutter key atau sebagainya. “Jangan salah, anak kuncinya itu model geriginya sudah di sisi tengah batang kuncinya, bukan di pinggir kayak kunci kontak motor-motor lama.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI