Regulasi balap motor 2017, banyak masukan mekanik dari tim

Tabloid Motor Plus - Edisi 908
27 Juli 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 908

Acungan jempol sepertinya pantas diberikan pada pengurus PP IMI (Ikatan Motor Indonesia) terpilih saat ini. / Foto : yudi

Motor Plus
Acungan jempol sepertinya pantas diberikan pada pengurus PP IMI (Ikatan Motor Indonesia) terpilih saat ini. Setidaknya, ada perubahan nyata yang mereka jalankan dalam program kerjanya. Seperti regulasi untuk balap motor 2017 akan segera diterbitkan pada bulan Agustus mendatang. Tentu ini kabar baik bagi para pelaku balap. Persiapan untuk balap tahun depan bisa lebih matang. Kita doakan saja agar jalannya balap nasional tahun depan juga bisa lebih baik dari tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya. Amin! Ngomong soal regulasi balap motor 2017, Medya Saputra yang saat ini menjabat Ketua Bidang Olahraga Sepeda Motor mengatakan telah menggodok regulasi untuk balap motor musim depan. Bisa dibilang sudah hampir 90% matang. Tinggal mengolah beberapa regulasi teknis lagi yang masih diperdebatkan.

“Kita memang sudah melakukan rapat Pleno terkait regulasi, kalender dan segala sesuatu tentang balap tahun depan. Tapi, kita belum bisa menjabarkan semuanya sekarang. Sebab, masih ada beberapa hal yang harus didiskusikan ulang. Takutnya malah jadi simpang siur kalau dikeluarkan sekarang, kemudian ada perubahan. Mudah-mudahan awal Agustus kita bisa share semuanya,” ucap Medya.

Meski belum resmi, ada beberapa bocoran yang Em- Plus dapatkan. Seperti kelas MP3 yang tahun ini berjalan dengan motor Bebek 110 cc sudah pasti akan hijrah ke motor 150 cc di tahun depan. Kewajiban menggunakan motor injeksi juga akan diterapkan pada empat kelas utama musim depan. Yakni untuk kelas MP1, MP2, MP5 dan MP6. “Kalau kelas wajib injeksi itu sudah ada di Buku Kuning. Sudah pasti harus dijalankan tahun depan. Rapat nanti kita akan bicarakan ulang beberapa hal teknis kecil, tapi penting. Seperti diameter klep, regulasi ubah sudut klep dan lain-lain. Pokoknya biar balapan tahun depan berjalan lebih imbang. Biar ramai dan tidak ada yang terlalu mendominasi,” tambah pria yang sebelumnya menjabat Ketua Pengprov IMI Bengkulu.

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI