Jelang MotoGP silverstone kering atau basah

Tabloid Motor Plus - Edisi 913
31 Agustus 2016

Tabloid Motor Plus - Edisi 913

Kering atau basah. Salah satunya, bisa memberikan keuntungan bagi tiap pembalap. / Foto : Repsol YPF, Ducati

Motor Plus
Kering atau basah. Salah satunya, bisa memberikan keuntungan bagi tiap pembalap. Jika kering, Jorge Lorenzo bisa menjadi ancaman bagi Marc Marquez dan juga Valentino Rossi untuk memperebutkan poin tertinggi di sirkuit Silverstone, Inggris (03-04/9). Sebab sejak tahun 2010 ketika MotoGP kembali ke Silverstone, boleh dibilang kalau Lorenzo menjadi penguasa sirkuit sepanjang 5,9 km itu. 2010, 2012 dan 2013 Lorenzo mampu menancapkan bendera Lorenzo’s Land di trek yang terakhir menggelar MotoGP di tahun 1986 tersebut.

Tetapi prestasi itu dengan catatan, semua kemenangannya diraihnya dalam kondisi trek kering. Catatan terbaik X Fuera (panggilan Lorenzo) di kondisi trek basah, hanya berada di posisi 4 (2015). Begitu juga dengan Marquez! Dalam kondisi trek kering, dirinya bisa menguasai jalannya lomba. The Baby Alien ini mampu menjadi juara MotoGP Silverstone di tahun 2014 ketika harus bertarung keras dengan Lorenzo yang hanya finish ditempat kedua dengan selisih waktu 0,732 detik. Kondisi ini, seakan pembalasan untuk Lorenzo yang di tahun 2013 justru finish lebih dulu diurutan pertama dan meninggalkan dirinya hanya 0,081 detik.

Namun ketika trek menjadi basah, Rossi punya peluang untuk Jelang MotoGP Silverstone memperkecil jarak poin dari Marquez serta memperlebar jarak dari Lorenzo. Sebab dengan kondisi trek yang basah akibat hujan, The Doctor mampu menginjakkan kakinya di podium tertinggi MotoGP tahun lalu. Baik Rossi atau Marquez, keduanya baru satu kali menjuarai MotoGP Silverstone. Eits, tapi jangan lupakan tim Ducati ketika trek basah! Baik itu tim satelit ataupun factory, keduanya bisa memberikan ancaman lebih bagi tiga rider yang tengah memperebutkan mahkota juara dunia MotoGP 2016. Begitu juga dengan Cal Crutchlow yang mampu meraih kemenangan MotoGP pertamanya di sirkuit Brno ketika digelar dalam kondisi trek basah. Apalagi, kali ini digelar di rumahnya sendiri. Eh, maksudnya di tanah kelahirannya, Inggris! So, kepada siapakah cuaca akan memihak?

Tabloid Motor Plus dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI